MASAKINI.CO – Pep Guardiola mengambil keputusan berbeda dengan tidak menempatkan Erling Haaland sebagai penyerang utama saat menghadapi Wolverhampton Wanderers pada hari Sabtu siang. Wasit Farai Hallam yang memimpin laga perdana di Liga Primer, kemudian memutuskan tidak memberikan penalti meskipun telah memeriksa monitor VAR.
Omar Marmoush yang menggantikan Haaland membukakan skor pada menit keenam, setelah menerima umpan tepat sasaran dari Matheus Nunes ke dalam kotak penalti lawan.
Antoine Semenyo, salah satu pemain baru yang datang pada bulan Januari, menambah gol kedua menjelang akhir babak pertama. Bernardo Silva memberikan umpan bagi pemain berkebangsaan Ghana itu, yang menggiring bola lalu mengirimkan tendangan kiri ke sudut bawah gawang yang tidak dapat dijangkau Jose Sa.
Pada menit ke-35, Marmoush hampir mencetak gol kedua setelah menerima umpan panjang dari Khusanov, mengolahnya dengan terampil dan mengalahkan bek Kolombia Yerson Mosquera. Namun tembakan dekatnya hanya menyentuh tiang gawang dan tertangkap penjaga.
Sebelum kesempatan emas Marmoush itu, terjadi dugaan tangan di kotak penalti oleh Mosquera. Tumbukan bola dari serangan pemain Mesir itu mengenai lengan kiri bek tersebut, membuat penonton di Stadion Etihad bersuara mendesak dan VAR Darren England serta Samuel Barrott meminta wasit memeriksa ulang.
Setelah meninjau ulang, wasit yang masih kurang berpengalaman itu tidak mengubah keputusan awalnya. Ia menjelaskan kepada semua pihak di stadion: “Setelah tinjauan, bola mengenai lengan pemain Wolves yang berada dalam posisi alami, jadi keputusan di lapangan tetap berlaku,” mengutip
Givemesport, Minggu (25/1/2026).
Liga Primer kemudian mengungkapkan melalui platform X, bahwa keputusan tidak memberikan penalti kepada Manchester City dipertahankan sesuai dengan penjelasan dari wasit.










Discussion about this post