MASAKINI.CO – Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir, mendorong Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Aceh untuk memperkuat budaya olahraga masyarakat di tengah meningkatnya pola hidup kurang aktif yang dinilai memicu berbagai penyakit degeneratif.
Hal itu disampaikan M. Nasir saat membuka Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) KORMI Aceh Tahun 2026 di Hotel Ayani, Banda Aceh, Minggu (17/5/2026).
Menurut M. Nasir, tantangan gaya hidup modern membuat masyarakat semakin jarang beraktivitas fisik. Ia menyebut berdasarkan data Riskesdas 2023, hanya sekitar 32,8 persen masyarakat Indonesia yang rutin berolahraga setiap hari.
“Mayoritas masyarakat masih menjalani pola hidup sedentari atau kurang bergerak. Dampaknya terlihat dari meningkatnya penyakit seperti diabetes, hipertensi, hingga obesitas,” kata Nasir.
Karena itu, ia menilai olahraga masyarakat tidak boleh lagi dipandang sekadar aktivitas rekreasi, melainkan harus menjadi gerakan sosial yang mudah dijangkau seluruh lapisan masyarakat.
Nasir yang juga menjabat Ketua Umum KORMI Aceh mengatakan aktivitas sederhana seperti jalan kaki, bersepeda, senam bersama, hingga olahraga tradisional memiliki dampak besar terhadap kesehatan jika dilakukan secara rutin dan konsisten.
Ia juga meminta seluruh jajaran KORMI dan induk organisasi olahraga masyarakat (INORGA) di Aceh memperkuat konsolidasi organisasi serta menyusun program yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat saat ini.
“KORMI memiliki peran strategis dalam membangun masyarakat yang sehat, aktif, dan produktif,” ujarnya.
Menurutnya, penguatan olahraga masyarakat juga menjadi bagian dari dukungan terhadap Peraturan Presiden Nomor 86 Tahun 2021 tentang Desain Besar Olahraga Nasional menuju visi “Indonesia Bugar” tahun 2045.
Di sisi lain, Nasir mengungkapkan Aceh saat ini menempati posisi kedua nasional dalam Indeks Pembangunan Olahraga Tahun 2024 dengan skor 0,464. Capaian itu diharapkan menjadi motivasi untuk terus memperluas budaya olahraga di tengah masyarakat.
Rakerprov KORMI Aceh tersebut turut dihadiri Ketua Umum KORMI Nasional Adil Hakim, pengurus KORMI kabupaten/kota, serta jajaran INORGA se-Aceh.





Discussion about this post