MASAKINI.CO – Persiraja Banda Aceh resmi memasukkan 18 pemain muda berbakat asal Aceh ke dalam basis data talenta nasional milik PSSI. Langkah ini menjadi bagian dari upaya Persiraja membangun pembinaan pemain muda secara terarah agar mampu melahirkan pesepak bola profesional dari Aceh.
Manajer Persiraja, Gidong, mengatakan seluruh proses administrasi dan pendataan pemain telah selesai, Selasa (30/6/2026). Dengan demikian, para pemain hasil seleksi kini telah terdaftar dalam sistem identifikasi bakat nasional PSSI.
“Alhamdulillah, hari ini kami telah menyelesaikan seluruh proses pendataan pemain muda berbakat Aceh. Ini menjadi langkah awal Persiraja dalam menyiapkan pemain profesional melalui program Persiraja by Design,” ujar Gidong.
Ia menjelaskan, program tersebut merupakan hasil kerja sama Persiraja dengan PSSI melalui Akademi Nasional Garuda United. Tujuannya adalah mencari, mendata, dan membina pemain muda berbakat sejak usia dini agar memiliki kesempatan berkembang hingga level profesional.
Menurut Gidong, pembinaan yang dilakukan secara terencana akan membuka peluang lebih besar bagi pemain muda Aceh untuk berkarier di dunia sepak bola.
“Kami berharap dari program ini nantinya akan lahir kembali pemain asal Aceh yang bisa memperkuat Tim Nasional Indonesia,” katanya.
Sebanyak 18 pemain yang terpilih berasal dari berbagai Sekolah Sepak Bola (SSB), akademi, dan Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) Aceh. Mereka merupakan pemain kelompok usia kelahiran 2010, 2011, dan 2012 yang telah melalui proses seleksi.
Melalui program ini, Persiraja berharap pembinaan sepak bola usia muda di Aceh semakin terarah. Para pemain yang telah masuk dalam basis data PSSI akan memiliki kesempatan lebih besar untuk terus dipantau dan dikembangkan, sehingga ke depan dapat memperkuat Persiraja, klub profesional lainnya, bahkan Tim Nasional Indonesia.








Discussion about this post