MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Kamis, Oktober 1, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Tribute untuk Nyawöung Digelar di Banda Aceh, Musik Etnik Jadi Ruang Rawat Identitas Budaya

Redaksi by Redaksi
17 Mei 2026
in News
0

Flayer perhelatan budaya bertajuk Gema Tanah Rencong: Harmoni Etnik Aceh (Tribute to Nyawöung) pada 24–25 Mei 2026 di Taman Seni dan Budaya Aceh, Banda Aceh | Foto: Ist

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Komunitas Endatu Kreatif akan menggelar perhelatan budaya bertajuk Gema Tanah Rencong: Harmoni Etnik Aceh (Tribute to Nyawöung) pada 24–25 Mei 2026 di Taman Seni dan Budaya Aceh, Banda Aceh. Kegiatan tersebut menjadi upaya menghidupkan kembali semangat musik etnik Aceh sekaligus merawat warisan budaya melalui karya-karya legendaris grup musik Nyawöung.

Ketua Komunitas Endatu Kreatif, Rizqi Mubarak, mengatakan acara itu bukan sekadar pertunjukan musik, melainkan ruang budaya yang mempertemukan generasi lama dan generasi muda melalui karya seni Aceh.

RelatedPosts

BPTU-HPT Indrapuri Buka Ruang Kritik untuk Perbaiki Layanan Peternakan

Harga Emas Perhiasan Turun, Emas Pegadaian Justru Naik

Turun Lagi, Segini Harga Emas Hari Ini

“Ini bukan sekadar pertunjukan musik, tetapi sebuah perayaan budaya yang menghubungkan generasi lama dan baru. Kami ingin menghadirkan ruang di mana masyarakat bisa merasakan kembali semangat grup musik Nyawöung Aceh yang cukup legendaris,” kata Rizqi, Minggu (17/5/2026).

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari kategori Pemberdayagunaan Ruang Publik dalam Program Pemanfaatan Hasil Kelola Dana Abadi Kebudayaan Tahun 2025 Kementerian Kebudayaan RI.

Selama dua hari pelaksanaan, kegiatan akan diisi dengan festival musik etnik Aceh, seminar musik etnik kolaboratif, hingga pertunjukan utama bertema Tribute to Nyawöung. Konsep itu dirancang untuk menghadirkan harmoni musik tradisional dan kontemporer dalam satu panggung budaya.

Menurut Rizqi, Nyawöung memiliki posisi penting dalam perjalanan musik Aceh karena karya-karyanya tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga merekam semangat sosial masyarakat pada masanya.

“Nyawöung bukan sekadar hiburan, tetapi menjadi medium ekspresi, doa, dan perjuangan masyarakat Aceh pada masanya,” ujarnya.

Ia menyebut sejumlah karya seperti Saleum, Untong Kamoe Nyoe, dan Dodaidi masih hidup di tengah masyarakat sebagai simbol solidaritas dan identitas budaya Aceh.

Rizqi menilai, pelestarian musik etnik harus terus dilakukan agar generasi muda tidak kehilangan akar budaya di tengah derasnya arus modernisasi. Menurutnya, musik tradisional Aceh menyimpan nilai sejarah, pesan perdamaian, dan semangat kebersamaan yang masih relevan hingga saat ini.

“Musik menjadi bahasa jiwa masyarakat Aceh. Dari karya-karya itu, kita bisa melihat bagaimana seni hadir sebagai ruang penyembuhan di tengah situasi sulit,” katanya.

Kegiatan Gema Tanah Rencong: Harmoni Etnik Aceh (Tribute to Nyawöung) didukung Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia, Dana Indonesiana, LPDP, Harmoni Etnik Aceh, dan dipersembahkan oleh Komunitas Endatu Kreatif.

Tags: Budaya AcehEndatu KreatifGema Tanah RencongMusik Etnik AcehTribute to Nyawöung
Previous Post

Catat Tanggalnya! Ini Jadwal Puasa Dzulhijjah dan Puasa Arafah 2026

Next Post

Sekda Aceh Soroti Rendahnya Minat Olahraga, KORMI Diminta Perkuat Budaya Hidup Aktif

Related Posts

Dana Kebudayaan Mulai Putar Ekonomi, Aceh Catat 224 Penerima IndonesiaRaya

by Riska Zulfira
22 September 2026
0

MASAKINI.CO – Pendanaan kebudayaan mulai menunjukkan dampak yang lebih luas dari sekadar membiayai produksi karya. Di Aceh, sebanyak 224 pelaku...

Sanger Day Fest Jadi Ruang Pertemuan Tradisi Kopi dan Seni Modern Aceh

by Redaksi
15 September 2026
0

MASAKINI.CO – Kementerian Kebudayaan meninjau pelaksanaan Sanger Day Fest 2026 di Banda Aceh. Festival yang mengangkat tradisi kopi sanger itu...

Sanger Day Hadirkan 1.001 Gelas Gratis dan Buku “Sangerologi” di ACF 2026

by Aininadhirah
11 September 2026
0

MASAKINI.CO - Sebanyak 1.001 gelas sanger akan dibagikan secara gratis dalam agenda Sanger Day yang menjadi salah satu daya tarik...

Next Post

Sekda Aceh Soroti Rendahnya Minat Olahraga, KORMI Diminta Perkuat Budaya Hidup Aktif

Nongkrong hingga Dini Hari, Sepasang Remaja Dibina Satpol PP WH Banda Aceh

Discussion about this post

CERITA

PFI Malang Rekam Cerita di Balik Pangan Lewat Pameran Foto

25 September 2026

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

16 September 2026

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co