MASAKINI.CO – Sejumlah wilayah di Aceh berpotensi dilanda hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai angin kencang pada 16 hingga 18 Agustus 2026. Kondisi tersebut dipengaruhi adanya belokan angin dan konvergensi yang mendukung aktivitas konvektif di wilayah Aceh.
Forecaster on Duty Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda (SIM) Aceh, Indah, mengatakan kondisi atmosfer tersebut juga diperkuat suhu muka laut yang hangat di Samudra Hindia barat Sumatera. Sehingga meningkatkan penguapan dan menambah kandungan uap air di atmosfer sehingga mendukung pembentukan awan hujan di Aceh.
“Untuk tanggal 16 Agustus 2026, wilayah yang berpotensi hujan sedang-lebat yang dapat disertai angin kencang yakni Aceh Tenggara, Aceh Timur, Aceh Utara dan Gayo Lues,” ujar Indah, Minggu (16/8/2026).
Sementara pada 17 Agustus 2026, potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai angin kencang diprakirakan terjadi di Aceh Barat, Aceh Tamiang, Aceh Tenggara, Aceh Timur, Bener Meriah, Bireuen, Gayo Lues, Kota Langsa, Pidie dan Pidie Jaya.
Sedangkan pada 18 Agustus 2026, kondisi serupa berpotensi terjadi di Aceh Barat Daya, Aceh Selatan, Aceh Singkil, Simeulue dan Nagan Raya.
Selain hujan, sejumlah wilayah juga berpotensi mengalami angin kencang. Pada 16 Agustus, wilayah yang berpotensi dilanda angin kencang meliputi Banda Aceh, Aceh Besar, Aceh Jaya, Sabang dan Pidie.
Potensi angin kencang juga masih diprakirakan terjadi pada 17 dan 18 Agustus di wilayah Banda Aceh, Aceh Besar, Aceh Jaya dan Sabang.
Indah mengimbau masyarakat untuk mewaspadai hujan yang dapat terjadi dengan intensitas sedang hingga lebat dan datang secara tiba-tiba, terutama pada sore hingga malam hari. Kondisi tersebut dapat dipengaruhi pemanasan intens yang terjadi pada siang hari.
“Masyarakat diimbau selalu berhati-hati saat beraktivitas di luar ruangan terutama saat berkendara dalam keadaan cuaca buruk yang dapat disertai angin kencang, banjir dan tanah longsor,” ujarnya.
Masyarakat yang berada di wilayah berpotensi terdampak juga diminta tetap memperhatikan perkembangan informasi cuaca dari BMKG serta meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya cuaca ekstrem.










Discussion about this post