MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Kamis, Oktober 1, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

BMKG Akhiri Peringatan Tsunami Usai Gempa M7,7 Guncang NTT, Warga Diminta Tetap Waspada

Riska Zulfira by Riska Zulfira
16 Agustus 2026
in News
0

Jajaran BMKG saat memberikan keterangan pers melalui zoom di Jakarta, Sabtu (15/8/2026). | Foto: BMKG

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengakhiri peringatan dini tsunami setelah gempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo (M) 7,7 mengguncang wilayah sekitar Mbay, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026) pagi.

Deputi Bidang Geofisika BMKG Nelly Florida Riama mengatakan, gempa terjadi pukul 04.58.23 WIB dengan pusat gempa berada sekitar 30 kilometer timur laut Mbay, Nagekeo, pada kedalaman 15 kilometer.

RelatedPosts

BPTU-HPT Indrapuri Buka Ruang Kritik untuk Perbaiki Layanan Peternakan

Harga Emas Perhiasan Turun, Emas Pegadaian Justru Naik

Turun Lagi, Segini Harga Emas Hari Ini

BMKG langsung menerbitkan Peringatan Dini Tsunami (PDT) pertama pada pukul 05.00.39 WIB, atau sekitar dua menit setelah gempa terjadi. Saat itu, parameter awal gempa tercatat berkekuatan M7,0. Setelah dilakukan pemutakhiran data, kekuatan gempa diperbarui menjadi M7,7 pada pukul 05.09.56 WIB.

Setelah melakukan pemantauan terhadap kondisi muka laut selama lebih dari dua jam, BMKG akhirnya mengakhiri peringatan dini tsunami pada pukul 07.30.00 WIB.

“Keputusan pengakhiran peringatan dini tsunami dilakukan setelah hasil observasi muka laut di wilayah terdampak menunjukkan tidak adanya kenaikan muka air laut yang signifikan dan membahayakan,” kata Nelly, mengutip infopublik.id, Minggu (16/8/2026).

Selama periode peringatan, BMKG mencatat adanya perubahan tinggi muka laut di sejumlah wilayah. Ketinggian gelombang terpantau antara lain di Sikka sebesar 0,20 meter, Pelabuhan Kewapante-Sikka 0,38 meter, Flores Timur 0,25 meter, Labuan Bajo 0,36 meter, hingga Maurole-Ende mencapai 0,94 meter.

Selain memantau potensi tsunami, BMKG juga memperbarui peta tingkat guncangan akibat gempa. Guncangan terkuat dengan intensitas VII MMI dirasakan di Aesesa, Riung, dan Mbay. Pada tingkat tersebut, guncangan dapat membuat warga keluar rumah dan berpotensi menyebabkan kerusakan ringan pada bangunan dengan konstruksi baik.

Sementara itu, intensitas VI MMI dirasakan di Wolowae dan Kota Bajawa, sedangkan guncangan V MMI dirasakan di Kota Ende, Borong, dan Ruteng.

BMKG juga mencatat aktivitas gempa susulan masih terjadi setelah gempa utama. Hingga pukul 07.07 WIB, tercatat sebanyak 37 gempa susulan dengan magnitudo antara M3,6 hingga M6,2. Satu di antaranya dilaporkan dirasakan oleh masyarakat.

Meski peringatan tsunami telah berakhir, BMKG tetap melakukan pemantauan terhadap aktivitas gempa susulan dan kondisi muka laut. Masyarakat diminta tetap tenang, tidak mempercayai informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan, serta menghindari bangunan yang mengalami kerusakan akibat gempa.

BMKG juga mengimbau warga tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan yang masih berlangsung.

Tags: bmkggempa bumi IndonesiaGempa NTTGempa Susulankondisi laut NTTPeringatan Tsunamitsunami NTT
Previous Post

DLHK3 Kerahkan 75 Petugas Bersihkan Banda Aceh Pasca Kericuhan Hari Damai Aceh

Next Post

Sejumlah Wilayah Aceh Berpotensi Hujan dan Angin Kencang hingga 18 Agustus

Related Posts

Hujan Diprediksi Meningkat hingga Desember, Gubernur Aceh Minta Warga Siaga Banjir dan Longsor

by Riska Zulfira
17 September 2026
0

MASAKINI.CO – Aceh diprediksi menghadapi peningkatan intensitas curah hujan dalam tiga bulan ke depan. Kondisi tersebut membuat Gubernur Aceh Muzakir...

BMKG Ingatkan Polusi Udara Berpotensi Meningkat Saat El Nino Kuat 2026

by Riska Zulfira
30 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat terhadap potensi memburuknya kualitas udara selama fenomena El Nino kuat...

Gerhana Bulan Sebagian 28 Agustus Tak Terlihat dari Indonesia, BMKG Ungkap Penyebabnya

by Riska Zulfira
26 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Fenomena Gerhana Bulan Sebagian akan menghiasi langit pada 28 Agustus 2026. Namun, masyarakat Indonesia dipastikan tidak dapat menyaksikan...

Next Post
BMKG Imbau Waspada Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah Indonesia 15-21 Februari

Sejumlah Wilayah Aceh Berpotensi Hujan dan Angin Kencang hingga 18 Agustus

35 Paskibra Bireuen Dikukuhkan

Discussion about this post

CERITA

PFI Malang Rekam Cerita di Balik Pangan Lewat Pameran Foto

25 September 2026

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

16 September 2026

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co