MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Agustus 26, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Nasional

Gerhana Bulan Sebagian 28 Agustus Tak Terlihat dari Indonesia, BMKG Ungkap Penyebabnya

Riska Zulfira by Riska Zulfira
26 Agustus 2026
in Nasional
0

Ilustrasi Gerhana Bulan Sebagian | Foto: BMKG

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Fenomena Gerhana Bulan Sebagian akan menghiasi langit pada 28 Agustus 2026. Namun, masyarakat Indonesia dipastikan tidak dapat menyaksikan langsung peristiwa astronomis tersebut karena posisi wilayah Indonesia berada di luar area pengamatan gerhana.

Direktur Seismologi Teknik, Geofisika Potensial, dan Tanda Waktu BMKG, Teguh Rahayu, mengatakan ketidakterlihatan fenomena tersebut dari Indonesia disebabkan oleh waktu kejadian gerhana yang bertepatan dengan pagi hingga siang hari di wilayah Indonesia.

RelatedPosts

Mendikdasmen Resmikan Revitalisasi 59 Sekolah di Simeulue

BRIN Perkuat Pendekatan One Health untuk Cegah Wabah Usai Bencana

571 Ribu Murid Terdampak Karhutla, Kemendikdasmen Perluas Pembelajaran Jarak Jauh

Pada saat itu, posisi Bulan berada di bawah ufuk atau berada di sisi Bumi yang membelakangi wilayah Indonesia sehingga tidak dapat diamati dari seluruh wilayah Tanah Air.

“Kondisi ini menyebabkan Gerhana Bulan Sebagian tidak terlihat dari wilayah Indonesia,” ujar Teguh Rahayu dalam keterangannya, Rabu (26/8/2026).

Gerhana Bulan Sebagian kali ini dapat diamati oleh masyarakat di sebagian besar wilayah Amerika, Afrika, Eropa, serta Asia bagian Tengah dan Timur Tengah.

BMKG mencatat seluruh rangkaian fenomena tersebut berlangsung selama 5 jam 38 menit. Proses dimulai dari fase Gerhana Penumbra Mulai (P1) pada pukul 08.23.55 WIB, kemudian fase Gerhana Sebagian Mulai (U1) pukul 09.33.48 WIB.

Puncak gerhana terjadi pada pukul 11.14.04 WIB. Setelah itu, fase Gerhana Sebagian Berakhir (U4) berlangsung pukul 12.51.55 WIB dan seluruh rangkaian gerhana berakhir pada fase Gerhana Penumbra Berakhir (P4) pukul 14.01.41 WIB.

BMKG menjelaskan, Gerhana Bulan terjadi ketika Matahari, Bumi, dan Bulan berada dalam konfigurasi sejajar. Pada fase Bulan purnama, posisi Bumi berada di antara Matahari dan Bulan sehingga bayangan Bumi menutupi sebagian cahaya Matahari yang menuju permukaan Bulan.

Pada peristiwa 28 Agustus mendatang, sebagian permukaan Bulan akan memasuki bayangan inti Bumi atau umbra. Akibatnya, bagian Bulan yang terkena bayangan tersebut akan tampak lebih gelap saat mencapai puncak gerhana.

Bayangan umbra merupakan bagian bayangan Bumi yang paling gelap karena menghalangi cahaya Matahari secara penuh. Sementara penumbra merupakan bayangan luar yang lebih samar karena hanya menghalangi sebagian cahaya Matahari.

Meski tidak dapat disaksikan secara langsung dari Indonesia, masyarakat tetap dapat mengikuti fenomena tersebut melalui siaran langsung yang disediakan kanal resmi NASA.

BMKG juga memastikan pengamatan Gerhana Bulan aman dilakukan secara langsung dengan mata tanpa alat pelindung khusus. Fenomena ini berbeda dengan Gerhana Matahari yang membutuhkan perlindungan mata saat proses pengamatan.

Tags: 28 Agustus 2026bmkgfenomena astronomiGerhana Bulan SebagianIndonesia Tidak Terlihat
Previous Post

Jejak Motif Budaya Sabang, Dari Warisan Leluhur Menuju Nilai Ekonomi Baru

Next Post

Wagub Aceh Minta SKPA Terbuka ke Publik, Informasi Pemerintahan Harus Cepat dan Akuntabel

Related Posts

Lima Titik Panas Terdeteksi di Aceh, Hujan Lebat Disertai Angin Kencang Mengintai Sejumlah Wilayah

by Aininadhirah
23 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO - Pantauan titik panas di Aceh kembali menunjukkan adanya aktivitas kebakaran lahan di sejumlah wilayah. Sebanyak lima titik panas...

BMKG Petakan Kerusakan dan Kondisi Tanah Pascagempa M7,7 Flores

by Ali L
23 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mempercepat pemetaan dampak gempa bumi magnitudo 7,7 yang mengguncang kawasan Flores, Nusa...

BMKG Waspadai Karhutla Berlanjut, Empat Provinsi Jadi Prioritas

by Redaksi
21 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mewaspadai kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berpotensi terus terjadi hingga akhir...

Next Post

Wagub Aceh Minta SKPA Terbuka ke Publik, Informasi Pemerintahan Harus Cepat dan Akuntabel

Mendikdasmen Resmikan Revitalisasi 59 Sekolah di Simeulue

Discussion about this post

CERITA

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co