MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Sabtu, Oktober 10, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Nasional

Gerhana Bulan Sebagian 28 Agustus Tak Terlihat dari Indonesia, BMKG Ungkap Penyebabnya

Riska Zulfira by Riska Zulfira
26 Agustus 2026
in Nasional
0

Ilustrasi Gerhana Bulan Sebagian | Foto: BMKG

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Fenomena Gerhana Bulan Sebagian akan menghiasi langit pada 28 Agustus 2026. Namun, masyarakat Indonesia dipastikan tidak dapat menyaksikan langsung peristiwa astronomis tersebut karena posisi wilayah Indonesia berada di luar area pengamatan gerhana.

Direktur Seismologi Teknik, Geofisika Potensial, dan Tanda Waktu BMKG, Teguh Rahayu, mengatakan ketidakterlihatan fenomena tersebut dari Indonesia disebabkan oleh waktu kejadian gerhana yang bertepatan dengan pagi hingga siang hari di wilayah Indonesia.

RelatedPosts

Kapal Bermuatan 1.850 Ton Semen Tenggelam di Tuban, Satu Awak Masih Hilang

MK Tak Temukan Bukti Ijazah Luar Negeri Gibran, Tapi Tak Bisa Didiskualifikasi 

Harga BBM Indonesia Disebut Lebih Murah dari Sejumlah Negara Asia Tenggara

Pada saat itu, posisi Bulan berada di bawah ufuk atau berada di sisi Bumi yang membelakangi wilayah Indonesia sehingga tidak dapat diamati dari seluruh wilayah Tanah Air.

“Kondisi ini menyebabkan Gerhana Bulan Sebagian tidak terlihat dari wilayah Indonesia,” ujar Teguh Rahayu dalam keterangannya, Rabu (26/8/2026).

Gerhana Bulan Sebagian kali ini dapat diamati oleh masyarakat di sebagian besar wilayah Amerika, Afrika, Eropa, serta Asia bagian Tengah dan Timur Tengah.

BMKG mencatat seluruh rangkaian fenomena tersebut berlangsung selama 5 jam 38 menit. Proses dimulai dari fase Gerhana Penumbra Mulai (P1) pada pukul 08.23.55 WIB, kemudian fase Gerhana Sebagian Mulai (U1) pukul 09.33.48 WIB.

Puncak gerhana terjadi pada pukul 11.14.04 WIB. Setelah itu, fase Gerhana Sebagian Berakhir (U4) berlangsung pukul 12.51.55 WIB dan seluruh rangkaian gerhana berakhir pada fase Gerhana Penumbra Berakhir (P4) pukul 14.01.41 WIB.

BMKG menjelaskan, Gerhana Bulan terjadi ketika Matahari, Bumi, dan Bulan berada dalam konfigurasi sejajar. Pada fase Bulan purnama, posisi Bumi berada di antara Matahari dan Bulan sehingga bayangan Bumi menutupi sebagian cahaya Matahari yang menuju permukaan Bulan.

Pada peristiwa 28 Agustus mendatang, sebagian permukaan Bulan akan memasuki bayangan inti Bumi atau umbra. Akibatnya, bagian Bulan yang terkena bayangan tersebut akan tampak lebih gelap saat mencapai puncak gerhana.

Bayangan umbra merupakan bagian bayangan Bumi yang paling gelap karena menghalangi cahaya Matahari secara penuh. Sementara penumbra merupakan bayangan luar yang lebih samar karena hanya menghalangi sebagian cahaya Matahari.

Meski tidak dapat disaksikan secara langsung dari Indonesia, masyarakat tetap dapat mengikuti fenomena tersebut melalui siaran langsung yang disediakan kanal resmi NASA.

BMKG juga memastikan pengamatan Gerhana Bulan aman dilakukan secara langsung dengan mata tanpa alat pelindung khusus. Fenomena ini berbeda dengan Gerhana Matahari yang membutuhkan perlindungan mata saat proses pengamatan.

Tags: 28 Agustus 2026bmkgfenomena astronomiGerhana Bulan SebagianIndonesia Tidak Terlihat
Previous Post

Jejak Motif Budaya Sabang, Dari Warisan Leluhur Menuju Nilai Ekonomi Baru

Next Post

Wagub Aceh Minta SKPA Terbuka ke Publik, Informasi Pemerintahan Harus Cepat dan Akuntabel

Related Posts

Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Aceh, Tidak Berpotensi Tsunami

by Riska Zulfira
4 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,9 mengguncang wilayah Aceh Jaya, pada Minggu (4/10/2026) pagi. Gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan...

BMKG: Musim Hujan 2026/2027 Diprediksi Datang Lebih Lambat

by Ali L
3 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan pemerintah daerah dan masyarakat memperkuat kesiapsiagaan menghadapi musim hujan 2026/2027 yang...

Hujan Diprediksi Meningkat hingga Desember, Gubernur Aceh Minta Warga Siaga Banjir dan Longsor

by Riska Zulfira
17 September 2026
0

MASAKINI.CO – Aceh diprediksi menghadapi peningkatan intensitas curah hujan dalam tiga bulan ke depan. Kondisi tersebut membuat Gubernur Aceh Muzakir...

Next Post

Wagub Aceh Minta SKPA Terbuka ke Publik, Informasi Pemerintahan Harus Cepat dan Akuntabel

Mendikdasmen Resmikan Revitalisasi 59 Sekolah di Simeulue

Discussion about this post

CERITA

PFI Malang Rekam Cerita di Balik Pangan Lewat Pameran Foto

25 September 2026

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

16 September 2026

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co