MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Oktober 7, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Nasional

BMKG Waspadai Karhutla Berlanjut, Empat Provinsi Jadi Prioritas

Redaksi by Redaksi
21 Agustus 2026
in Nasional
0

Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani dalam rapat bersama Komisi V DPR RI, Kamis (20/8/2026). | Foto: BMKG

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mewaspadai kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berpotensi terus terjadi hingga akhir Agustus 2026. Minimnya pertumbuhan awan dalam 10 hari ke depan membuat sejumlah wilayah Indonesia masih berada dalam kondisi kering.

Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani mengatakan, berdasarkan analisis hotspot hingga 19 Agustus 2026, terdapat empat provinsi dengan jumlah titik panas signifikan dan menjadi prioritas penanganan.

RelatedPosts

Laba BSI Tembus Rp5,3 Triliun hingga Agustus 2026

Bantuan Rumah Rusak Berat Pascabencana Disetujui Presiden Naik Jadi Rp70 Juta

Densus 88 Tangkap 12 Tersangka Terorisme di 6 Provinsi, Ada Temuan Latihan Menembak

Keempat wilayah tersebut yakni Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Papua Selatan, dan Kalimantan Timur. Kalimantan Barat tercatat sebagai wilayah dengan jumlah hotspot terbanyak.

“Kalimantan Barat jumlah hotspot-nya paling banyak. Kedua Kalimantan Tengah, selanjutnya Papua Selatan, dan juga Kalimantan Timur,” ujar Faisal dalam rapat bersama Komisi V DPR RI, Kamis (20/8/2026).

BMKG memprediksi pertumbuhan awan hingga 29 Agustus 2026 masih minim di sebagian besar wilayah Indonesia, terutama Jawa, Bali, Nusa Tenggara, sebagian Kalimantan, Maluku, dan sebagian Papua.

Kondisi tersebut membuat potensi karhutla masih terbuka, terutama karena musim hujan diperkirakan baru mulai memasuki sejumlah wilayah pada pertengahan Oktober 2026.

“Ini relatif kering dan masih berpotensi berlanjut di wilayah-wilayah tersebut,” kata Faisal.

Untuk menekan risiko karhutla, BMKG bersama kementerian dan lembaga terkait terus menyiapkan operasi modifikasi cuaca (OMC). Namun, pelaksanaan hujan buatan sangat bergantung pada keberadaan awan yang dapat dimodifikasi.

Faisal mengatakan OMC telah dilakukan melalui sejumlah posko, antara lain di Pekanbaru, Palangkaraya, dan Pontianak. Sebagian operasi dihentikan sementara karena kondisi atmosfer belum menyediakan awan yang cukup.

“Kalau tidak ada potensialnya, tidak bisa,” tegas Faisal menjawab pertanyaan Ketua Komisi V DPR RI Lasarus mengenai pelaksanaan hujan buatan.

Khusus Kalimantan Barat, BMKG memperkirakan terdapat peluang pelaksanaan OMC pada 23–27 Agustus 2026. Potensi awan yang muncul pada periode tersebut akan dioptimalkan untuk mendukung penanganan karhutla.

Sementara Kalimantan Tengah menghadapi kondisi yang lebih sulit. Hingga akhir Agustus, BMKG belum melihat potensi awan hujan yang cukup untuk dimodifikasi menjadi hujan di wilayah tersebut.

Selain penanganan karhutla, OMC juga diarahkan untuk kebutuhan lain, termasuk pengisian waduk di Jawa Barat serta Waduk Sepaku Semoi di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang mulai mengalami kekeringan.

BMKG juga menyiapkan pesawat patroli di enam provinsi yang menjadi wilayah utama rawan karhutla, yakni Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Sumatera Selatan, Jambi, dan Riau.

Pesawat tersebut dapat dialihkan menjadi pesawat OMC ketika patroli menemukan awan dengan potensi yang memungkinkan untuk dimodifikasi.

Faisal juga menjelaskan bahwa hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi pada peta BMKG menunjukkan adanya indikasi api di lokasi tersebut.

“Iya, itu hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi. Artinya ada api di sana,” jelasnya.

Menurut Faisal, karakter kebakaran di Papua Selatan dan Nusa Tenggara berbeda dengan wilayah yang memiliki lahan gambut. Kebakaran pada vegetasi savana dan semak memiliki karakter berbeda dibandingkan kebakaran di lahan gambut.

Pada lahan gambut, kebakaran dapat berlangsung tidak sempurna dan menghasilkan karbon monoksida (CO) serta gas beracun lainnya. Karena itu, BMKG menilai mitigasi karhutla perlu terus diperkuat selama periode kering, terutama sebelum musim hujan tiba.

Tags: bmkgKarhutla KalimantanKebakaran HutanTitik Panas di Indonesia
Previous Post

Harga Emas Perhiasan Hari Ini Naik Rp100 Ribu, Antam Stabil

Next Post

Satpol PP-WH Banda Aceh Tertibkan Pajangan Furniture yang Tutupi Trotoar di Merduati

Related Posts

Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Aceh, Tidak Berpotensi Tsunami

by Riska Zulfira
4 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,9 mengguncang wilayah Aceh Jaya, pada Minggu (4/10/2026) pagi. Gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan...

BMKG: Musim Hujan 2026/2027 Diprediksi Datang Lebih Lambat

by Ali L
3 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan pemerintah daerah dan masyarakat memperkuat kesiapsiagaan menghadapi musim hujan 2026/2027 yang...

Hujan Diprediksi Meningkat hingga Desember, Gubernur Aceh Minta Warga Siaga Banjir dan Longsor

by Riska Zulfira
17 September 2026
0

MASAKINI.CO – Aceh diprediksi menghadapi peningkatan intensitas curah hujan dalam tiga bulan ke depan. Kondisi tersebut membuat Gubernur Aceh Muzakir...

Next Post

Satpol PP-WH Banda Aceh Tertibkan Pajangan Furniture yang Tutupi Trotoar di Merduati

52 Armada Udara Dikerahkan Tangani Karhutla di Enam Provinsi Sumatra-Kalimantan

Discussion about this post

CERITA

PFI Malang Rekam Cerita di Balik Pangan Lewat Pameran Foto

25 September 2026

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

16 September 2026

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co