MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Kamis, Oktober 8, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Nasional

BRIN Perkuat Pendekatan One Health untuk Cegah Wabah Usai Bencana

Ahlul Fikar by Ahlul Fikar
24 Agustus 2026
in Nasional
0

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memperkuat pendekatan One Health sebagai strategi mendeteksi dan mengendalikan ancaman penyakit tular vektor dan zoonosis sejak dini, terutama pada situasi pascabencana. | Foto: Dok BRIN

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memperkuat pendekatan One Health sebagai strategi mencegah munculnya wabah penyakit setelah bencana alam. Langkah ini dilakukan karena kondisi pascabencana dinilai dapat meningkatkan risiko penyebaran penyakit akibat perubahan lingkungan, sanitasi, hingga meningkatnya interaksi manusia dengan hewan.

Kepala Pusat Riset Kesehatan Masyarakat dan Gizi BRIN, Wahyu Pudji Nugraheni, mengatakan penanganan ancaman penyakit tidak dapat dilakukan hanya dari sisi kesehatan manusia, tetapi harus melibatkan aspek kesehatan hewan dan lingkungan.

RelatedPosts

MK Tak Temukan Bukti Ijazah Luar Negeri Gibran, Tapi Tak Bisa Didiskualifikasi 

Harga BBM Indonesia Disebut Lebih Murah dari Sejumlah Negara Asia Tenggara

Pemerintah Setujui RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Masuk Pembicaraan Tingkat II

“Kesehatan manusia tidak dapat dipisahkan dari kesehatan hewan dan lingkungan. Pencegahan dan pengendalian penyakit membutuhkan surveilans, riset, kesiapsiagaan, dan kolaborasi lintas sektor,” ujar Wahyu, mengutip infopublik.id Senin (24/8/2026).

Menurutnya, bencana seperti banjir, gempa, maupun longsor dapat memicu perubahan ekosistem yang berdampak pada meningkatnya potensi penyakit tular vektor dan zoonosis. Kondisi sanitasi yang buruk serta munculnya habitat baru bagi pembawa penyakit menjadi faktor yang perlu diantisipasi.

BRIN menilai pencegahan tidak cukup dilakukan setelah kasus penyakit muncul. Surveilans dan riset harus diperkuat untuk membaca perubahan risiko sejak awal sehingga pemerintah dapat menyiapkan langkah mitigasi lebih cepat.

Peneliti Ahli Utama Pusat Riset Kesehatan Masyarakat dan Gizi BRIN, Ristiyanto, menjelaskan perubahan lingkungan pascabencana dapat memengaruhi penyebaran penyakit melalui peningkatan populasi vektor seperti nyamuk, lalat, dan tikus.

Karena itu, integrasi data penelitian, pemantauan lapangan, serta kebijakan berbasis bukti menjadi bagian penting dalam menghadapi ancaman wabah.

Dalam forum tersebut, sejumlah pihak turut membahas strategi penguatan One Health, termasuk Kementerian Kesehatan, BNPB, akademisi Universitas Syiah Kuala Aceh, serta organisasi profesi kesehatan.

Ketua Umum Perkumpulan Entomologi Kesehatan Indonesia (PEKI), Suwito, menekankan wilayah pengungsian menjadi salah satu area yang harus mendapat perhatian karena berpotensi menjadi tempat berkembangnya vektor penyakit.

BRIN berharap pendekatan One Health dapat memperkuat kesiapsiagaan nasional dalam menghadapi bencana sekaligus mencegah peningkatan kasus penyakit melalui kerja sama antara pemerintah, peneliti, akademisi, dan masyarakat.

Tags: BRINOne HealthPascabencanapencegahan wabah
Previous Post

Diduga Gelapkan Uang Transaksi Kios Rp68,6 Juta, Pemuda Asal Pidie Jaya Diamankan Polisi

Next Post

5.183 Mahasiswa Baru UIN Ar-Raniry Ikuti PBAK

Related Posts

Bantuan Rumah Rusak Berat Pascabencana Disetujui Presiden Naik Jadi Rp70 Juta

by Redaksi
6 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Bantuan Stimulan Rumah Rusak Berat (RSRB) bagi masyarakat terdampak bencana mendapat persetujuan prinsip untuk dinaikkan dari Rp60 juta...

HUT ke-81 TNI di Aceh Digelar Sederhana, Prajurit Masih Tangani Pascabencana

by Redaksi
5 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Peringatan HUT ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Aceh digelar sederhana di Lapangan Blang Padang, Banda Aceh, Senin...

Pemerintah Pusat Percepat Pemulihan Sekolah Terdampak Bencana

by Ahmad Mufti
23 September 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah pusat mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi fasilitas pendidikan yang terdampak bencana di Aceh. Upaya tersebut mencakup perbaikan sekolah,...

Next Post

5.183 Mahasiswa Baru UIN Ar-Raniry Ikuti PBAK

Kupiah Meukeutop Aceh Tembus Forum Bisnis Digital, Meusyeuhu Buka Peluang Pasar Lebih Luas

Discussion about this post

CERITA

PFI Malang Rekam Cerita di Balik Pangan Lewat Pameran Foto

25 September 2026

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

16 September 2026

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co