MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Sabtu, Oktober 17, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

KPI Aceh: Stop Normalisasi Bahasa Kasar di Media Sosial  

Aininadhirah by Aininadhirah
16 Juli 2026
in News
0
10 Cara Mengurangi Scrolling Media Sosial Secara Berlebihan

Ilustrasi scrolling media sosial. | Foto : Istockphoto/gorodenkoff

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Aceh mengingatkan masyarakat agar tidak menormalisasi kebiasaan berbicara kasar atau teumeunak sebagai bagian dari budaya Aceh. Di tengah maraknya penggunaan bahasa kasar dalam komunikasi sehari-hari maupun ruang digital, masyarakat diminta tetap mengedepankan etika dalam berkomunikasi.

Ketua KPI Aceh, Muhammad Reza Fahlevi, mengatakan anggapan bahwa teumeunak merupakan budaya masyarakat Aceh merupakan pandangan yang tidak tepat. Menurutnya, kebiasaan tersebut tidak dapat dijadikan alasan untuk membenarkan penggunaan bahasa kasar.

RelatedPosts

Rumah Petani di Indrapuri Ludes Terbakar

Enam Anak Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penganiayaan Pelajar SMA Negeri 3 Banda Aceh

Kualitas Udara Banda Aceh Sedang, Warga Diimbau Batasi Aktivitas Luar Ruangan

“Bicara kasar (teumeunak) bukan budaya kita. Jadi jangan menganggap itu benar, meskipun dulu ada anggapan bahwa orang Aceh memang teumeunak,” kata Reza, Kamis (16/7/2026).

Ia menilai etika berbahasa perlu terus dijaga, terutama di ruang publik dan ruang digital yang kini menjadi bagian dari kehidupan masyarakat. Penggunaan bahasa yang santun dinilai penting untuk menciptakan komunikasi yang sehat dan saling menghormati.

Selain itu, Reza mengatakan fenomena konten yang mengandung penghinaan terhadap agama juga menjadi perhatian. Menurutnya, setiap agama yang diakui di Indonesia harus dihormati dan tidak dijadikan sasaran ujaran yang merendahkan.

“Menjelek-jelekkan agama juga tidak boleh, meskipun agama selain Islam. Setiap agama yang diakui di Indonesia tidak boleh saling menjelekkan,” ujarnya.

Ia berharap masyarakat semakin bijak dalam menyampaikan pendapat maupun membuat konten dengan tetap mengedepankan nilai-nilai kesopanan, saling menghormati, dan menjaga kerukunan di ruang publik maupun ruang digital.

Menurut Reza, budaya komunikasi yang santun menjadi salah satu kunci dalam membangun ruang publik yang sehat serta memperkuat nilai-nilai kebersamaan di tengah masyarakat.

Tags: bahasa kasarBudaya Acehetika berbahasaKPI AcehMuhammad Reza FahleviRuang Digitalteumeunak
Previous Post

Pemko Banda Aceh Serahkan Tiga Rumah Layak Huni, Tahun Ini Targetkan 71 Unit

Next Post

Pemko Banda Aceh Perkuat Kompetensi ASN Lewat Banda Aceh Academy

Related Posts

Lima Motif Ornamen Aceh Dipilih untuk Dikembangkan ke Produk Fesyen

by Redaksi
8 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Lima motif ornamen Aceh dipilih sebagai prioritas untuk dikembangkan ke produk fesyen. Sebelum diolah menjadi desain kontemporer, motif-motif...

Bahasa Aceh Mulai Ditinggalkan Generasi Muda, Bupati Aceh Besar Ingatkan Ancaman Hilangnya Identitas

by Redaksi
6 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Bupati Aceh Besar H Muharram Idris mengingatkan penggunaan bahasa Aceh di kalangan generasi muda perlu dijaga agar tidak...

Dana Kebudayaan Mulai Putar Ekonomi, Aceh Catat 224 Penerima IndonesiaRaya

by Riska Zulfira
22 September 2026
0

MASAKINI.CO – Pendanaan kebudayaan mulai menunjukkan dampak yang lebih luas dari sekadar membiayai produksi karya. Di Aceh, sebanyak 224 pelaku...

Next Post

Pemko Banda Aceh Perkuat Kompetensi ASN Lewat Banda Aceh Academy

10 Paket Jalan di Aceh Besar Mulai Dikerjakan, Pemkab Minta Kontraktor Jaga Kualitas

Discussion about this post

CERITA

Kisah Abdul Majid, 21 Tahun Menyambung Alas Kaki demi Menghidupi Keluarga

14 Oktober 2026

PFI Malang Rekam Cerita di Balik Pangan Lewat Pameran Foto

25 September 2026

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

16 September 2026

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co