MASAKINI.CO – Ancaman longsor di kawasan Pondok Balik, Kecamatan Ketol, Aceh Tengah, kian mengkhawatirkan. Lubang raksasa yang muncul di wilayah tersebut terus meluas dan kini semakin dekat dengan permukiman warga, memaksa pemerintah daerah mencari langkah cepat untuk mencegah dampak yang lebih besar.
Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga, mengatakan pergerakan tanah di lokasi itu semakin parah dari hari ke hari. Berdasarkan hasil pemantauan dan rapat teknis yang dilakukan bersama tim terkait, kondisi longsoran dinilai tidak stabil dan berisiko tinggi.
“Setiap hari pergeserannya semakin berat. Ini tidak bisa ditangani secara biasa, harus ada kajian dari tenaga ahli untuk mengetahui penyebab dan cara penanganannya,” ujar Haili Yoga, Sabtu (31/1/2026).
Ia menjelaskan, longsor di kawasan Pondok Balik sebenarnya sudah terjadi sejak 2013. Namun, dalam beberapa waktu terakhir, luasan longsoran bertambah signifikan dan pergerakan tanah semakin sulit dikendalikan.
“Dulu sudah ada, tapi sekarang semakin melebar. Kalau tidak segera diantisipasi, kawasan ini bisa terbelah,” katanya.
Dampak paling nyata saat ini adalah terputusnya akses jalan utama di wilayah tersebut. Kondisi ini dinilai sangat berbahaya karena posisi longsoran terus mendekati kawasan permukiman.
“Sebelumnya masih sekitar 500 meter dari kampung. Sekarang sudah bergeser lagi. Kalau bertambah 500 meter, itu sudah masuk ke desa,” jelasnya.
Haili menegaskan, penanganan lubang raksasa tersebut tidak dapat ditangani sepenuhnya oleh pemerintah kabupaten karena membutuhkan kajian teknis dan anggaran besar. Oleh sebab itu, Pemkab Aceh Tengah berharap adanya keterlibatan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat.
“Ini cukup berat bagi kami di daerah. Harapan kami, pemerintah provinsi dan pusat bisa hadir bersama tim kabupaten untuk menangani persoalan ini secara serius agar tidak meluas ke wilayah lain,” kata Haili.










Discussion about this post