MASAKINI.CO – Mantan pelatih tambahan Manchester United, Steve McClaren, mengungkap penyebab perselisihan antara Cristiano Ronaldo dan Erik ten Hag. Buntut konflik itu, mengakhiri karir Ronaldo Januari 2023 sebelum ia bergabung dengan Al Nassr.
Ketegangan bermula dari sistem permainan yang ingin diterapkan Ten Hag, yang baru datang lima bulan sebelumnya. Pelatih Belanda tersebut ingin menjalankan strategi tekanan tinggi seperti di Ajax, dengan menuntut penyerang menjadi garda depan tekanan pertama, namun Ronaldo tidak menerima peran itu.
Dalam wawancara di podcast The Good, The Bad and The Football, McClaren mengungkap bahwa Ten Hag tidak mau mengalah. “Ada banyak perdebatan di lapangan latihan. Ia selalu bilang: ‘aku hanya ingin kamu lakukan ini, ini, dan ini. Itu cara Erik melatih: ‘Ronnie, ini tugasmu’,” ujarnya.
McClaren yang berusaha menjadi perantara menyampaikan pesan Ten Hag kepada Ronaldo: “Yang ingin dia lakukan hanyalah kamu jadi yang pertama menekan, berlari satu, dua kali, mungkin tiga jika kamu mau. Lalu pulih ke tengah jika kita dapat bola untuk mengirimkan umpan kepadamu,” mengutip abola, Rabu (18/2/2026).
Menurut McClaren, pesan Ten Hag sangat jelas: “Itu saja yang dia inginkan. Jika tidak bisa atau tidak mau melakukannya, kamu tidak akan bermain. Atau dia tidak akan memilihmu. Bukan kebanyakan pelatih yang akan tegas seperti itu, tapi Erik tetap konsisten,” pungkasnya.










Discussion about this post