MASAKINI.CO – Bubur Kanji Glee Taron kembali menjadi sajian istimewa saat Ramadan di Aceh Besar. Kuliner tradisional ini dikenal luas karena racikannya yang tidak biasa dan kaya bahan alami.
Berbeda dari bubur kanji pada umumnya, Kanji Glee Taron diramu dari 44 jenis dedaunan yang diambil langsung dari kawasan Glee Taron, Gampong Leu Ue. Dedaunan tersebut kemudian dipadukan dengan kacang, daun pepaya, jagung, serta aneka rempah pilihan yang menghasilkan rasa gurih, sedikit pahit yang khas, namun tetap seimbang di lidah.
Wakil Bupati Aceh Besar, Syukri A. Jalil, menegaskan keunikan bubur tersebut terletak pada komposisi bahannya yang lengkap dan alami.
“Bubur Kanji Glee Taron ini diracik dari 44 jenis daun yang diambil dari Glee Taron, kemudian dipadukan dengan kacang, daun pepaya, jagung, dan bumbu rempah lainnya. Inilah yang membuat cita rasanya khas dan berbeda,” ujarnya, Rabu (25/2/2026).
Menurutnya, perpaduan bahan alami tersebut menjadikan Kanji Glee Taron sangat cocok disantap saat berbuka puasa karena mampu menghangatkan tubuh sekaligus mengembalikan energi setelah seharian berpuasa.
Hingga kini, Kanji Glee Taron tetap bertahan sebagai salah satu ikon kuliner Ramadan di Aceh Besar. Kehadirannya bukan hanya soal rasa, tetapi juga tentang menjaga tradisi dan memanfaatkan kekayaan alam lokal yang diwariskan secara turun-temurun.








Discussion about this post