MASAKINI.CO – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) menetapkan standar zakat fitrah tahun 1447 Hijriah, melaluii rapat yang dilaksanakan pada Rabu (4/3/2026), di Aula Kankemenag setempat.
Berdasarkan keputusan bersama, penetapan kadar zakat fitrah ini merujuk pada Fatwa MPU Aceh Nomor 13 Tahun 2014 tentang Kadar Zakat Fitrah dan Ketentuannya, dengan ketetapan sebagai berikut:
1. Zakat fitrah adalah zakat yang wajib dibayarkan oleh setiap pribadi Muslim atau orang tua/wali pada bulan Ramadan sebelum pelaksanaan Salat Idul Fitri.
2. Zakat fitrah ditunaikan dalam bentuk makanan pokok (beras) sebanyak 1 sha’ atau setara 2,8 kg per jiwa.
3. Berdasarkan mazhab Hanafi, zakat fitrah dapat ditunaikan dalam bentuk nilai/harga dari kurma kering, gandum sya’ir, anggur kering, atau gandum bur, yang setara dengan 3,8 kg per jiwa.
4. Diharapkan kepada para amil zakat agar menyalurkan zakat fitrah sesuai dengan ketentuan syariat Islam.
Kepala Kantor Kementerian Agama Abdya, Marwan Z dalam sambutannya berharap, agar keputusan ini dapat menjadi pedoman bersama bagi masyarakat dalam menunaikan zakat fitrah secara tertib, tepat kadar, dan tepat sasaran.
“Keputusan ini diharapkan menjadi pedoman yang jelas bagi masyarakat dalam menunaikan zakat fitrah sesuai ketentuan syariat. Zakat yang ditunaikan dengan benar dan tepat akan menghadirkan keberkahan serta membawa kemaslahatan bagi umat, khususnya bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan menjelang Idul Fitri,” tegas Marwan.
Marwan juga berharap pada peran amil zakat di setiap gampong untuk memastikan penyaluran zakat fitrah berjalan tertib, tepat sasaran, dan sesuai ketentuan syara’.
”Kami berharap amil zakat di setiap gampong menyalurkan zakat fitrah secara tertib, tepat sasaran, dan sesuai syariat,” tutupnya.










Discussion about this post