MASAKINI.CO – Bulan Ramadan dikenal sebagai waktu yang penuh berkah, di mana umat Muslim menjalankan ibadah puasa dari fajar hingga magrib.
Namun, meskipun tujuan puasa adalah menahan diri dari makan dan minum, banyak orang justru mengalami kenaikan berat badan selama bulan suci ini.
Kondisi ini biasanya dipengaruhi oleh banyak faktor, utamanya adalah cara dan kebiasaan kita saat berbuka. Berikut beberapa penyebab berat badan naik saat Ramadan.
Terlalu banyak mengonsumsi “yang manis-manis”
Dikutip dari laman resmi Universitas Airlangga, kita pasti sudah sangat familiar dengan statement bahwa berbuka itu sebaiknya diawali dengan yang manis manis, namun apa jadinya jika kadar “manis” yang kita konsumsi itu berlebihan? apa lagi jika “manis” yang kita konsumsi adalah pemanis buatan.
Dilansir dari halodoc.com, hal itu justru akan meningkatkan kadar insulin dalam tubuh secara ekstrem dan memperberat kerja pankreas. sebaiknya, makanan manis yang kita konsumsi adalah pemanis alami seperti kurma atau buah-buahan segar lainnya.
kuantitasnya pun tidak boleh berlebihan, 2-3 potong buah itu sudah cukup untuk mengoptimalkan kadar gula dalam tubuh dan mengembalikan energi.
Mengonsumsi gorengan langsung 3 biji atau bahkan lebih
Saat bulan Ramadan, pedagang gorengan banyak sekali ditemukan di pinggir-pinggir jalan saat sore hari, variannya pun bermacam-macam dan setiap orang bisa menikmati kelezatannya dengan harga yang murah.
Sebagaimana yang kita tahu, gorengan mengandung banyak sekali minyak sehingga dengan kita banyak gorengan akan meningkatkan kadar kolesterol jahat pada tubuh dan membuat berat badan tubuh naik karena akan banyak pula lemak yang tertimbun di dalam tubuh.
Terlalu banyak item makanan yang dikonsumsi dalam waktu berdekatan
Di bulan Ramadan, masyarakat pasti tidak asing dengan yang namanya takjil. Banyaknya ragam varian takjil yang dijajakan di waktu menjelang berbuka membuat orang-orang biasanya lapar mata. Banyak sekali item yang dibeli melebihi kapasitas perut untuk mencerna seluruh makanan tersebut, alhasil di waktu berbuka banyak orang yang masih tetap makan sekalipun perut sudah terasa “begah”.
Ketiga kebiasaan itulah yang menjadi dalang mengapa selama sebulan berpuasa ini berat badan kita justru melonjak naik. ada baiknya kita berbuka dengan yang sewajarnya dan yang secukupnya, karena segala sesuatu yang berlebihan memanglah tidak baik.
Tips Menjaga Berat Badan Selama Puasa
Jika kamu ingin mempertahankan berat badan tetap ideal selama bulan puasa, beberapa tips di bawah ini bisa kamu coba terapkan:
Hindari makan secara berlebihan saat waktu berbuka dan sahur. Sebaliknya, konsumsi makanan sesuai dengan kebutuhan kalorimu.
- Saat sahur dan berbuka, pilihlah makanan yang tinggi akan kandungan serat dan protein, agar rasa kenyang bisa bertahan lebih lama.
- Hindari mengonsumsi makanan yang tinggi gula, tinggi garam, dan makanan berlemak.
- Minum air putih minimal 8 gelas per hari, dengan pembagian 2 gelas saat berbuka puasa, 4 gelas sebelum tidur, dan 2 gelas di waktu sahur.
- Pastikan waktu tidur tercukupi setiap malamnya.
- Lakukan olahraga ringan, seperti yoga atau jalan santai, 30 menit sebelum waktu berbuka atau 1 jam setelah berbuka.










Discussion about this post