MASAKINI.CO – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Aceh yang berlaku pada 6–8 Maret 2026.
Forecaster on Duty Stasiun Meteorologi SIM, Miftahul Jannah, menjelaskan bahwa meningkatnya suhu muka laut di perairan barat dan timur Aceh dapat meningkatkan potensi penguapan atau penambahan massa uap air di atmosfer. Kondisi tersebut berkontribusi terhadap pembentukan awan hujan di sejumlah wilayah Aceh.
Pada 6 Maret 2026, wilayah yang berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai angin kencang adalah Nagan Raya dan Subulussalam
Sementara itu, untuk 7 hingga 8 Maret 2026, tidak terdapat wilayah yang terdeteksi memiliki potensi cuaca ekstrem di Aceh.
BMKG mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap kemungkinan hujan yang dapat terjadi secara tiba-tiba, terutama pada sore hingga malam hari. Kondisi ini dipicu oleh pemanasan intens yang terjadi pada siang hari yang dapat memicu pembentukan awan hujan.
Masyarakat juga diminta untuk selalu berhati-hati saat beraktivitas di luar ruangan, terutama ketika berkendara dalam kondisi cuaca buruk yang berpotensi disertai angin kencang, banjir, dan tanah longsor.
Peringatan dini ini dikeluarkan di Banda Aceh pada 6 Maret 2026 oleh prakirawan Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda sebagai bagian dari upaya memberikan informasi cuaca kepada masyarakat guna meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi.










Discussion about this post