MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Oktober 14, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Pameran Genang Hidupkan Ingatan Bencana Sumatera Lewat Instalasi Seni

Redaksi by Redaksi
14 Oktober 2026
in News
0

Ragam karya yang dipamerkan dalam pameran GENANG yang diadakan oleh ICAIOS, Banda Aceh, Rabu (14/10/2026). | Foto: Alya Ulfa/masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Ingatan tentang bencana ekologis yang melanda Sumatera pada Oktober 2025 dihadirkan melalui pameran instalasi seni Genang di International Centre for Aceh and Indian Ocean Studies (ICAIOS), Darussalam, Banda Aceh, 14 Oktober hingga 13 November 2026.

Pameran ini menghadirkan beragam karya visual yang merepresentasikan dampak bencana, kehilangan yang dialami masyarakat, serta persoalan lingkungan.

RelatedPosts

BGN Tegaskan Penerima MBG Harus Terdata, Sekolah Diminta Perbarui Data Siswa

Emas UBS dan Galeri24 Turun, Harga Emas Perhiasan Justru Stab

Mualem Minta PLN Perpanjang Listrik Huntara Korban Banjir Aceh

Pengunjung diajak memahami pengalaman korban melalui dokumentasi kondisi pascabanjir, pakaian sebagai simbol kehilangan, hingga instalasi yang mengangkat persoalan sampah.

Panitia ICAIOS, Raida Adilah, menjelaskan nama Genang berasal dari kata “menggenang”, yang merujuk pada air yang menggenangi sejumlah wilayah di Sumatera pada Oktober 2025.

“Pameran ini berisikan karya-karya dari seniman hebat kita yang kemudian kita satukan di sini. Disusun sedemikian rupa dengan harapan pengunjung mengerti dan memahami dampak yang dialami korban-korban banjir saat itu,” ujar Raida, Rabu (14/10/2026).

Salah satu instalasi berupa lorong dengan lembaran kertas yang dipasang di langit-langit. Pengunjung diminta mencoret kertas tersebut menggunakan sebilah galah. Aktivitas ini menggambarkan sulitnya proses pemulihan dan pelepasan emosi yang dapat dialami korban bencana.

Instalasi lainnya berupa ruangan yang hanya diterangi lampu kuning, dengan sorotan mengarah pada lukisan pepohonan kering di dekat pemakaman. Karya tersebut membawa pesan tentang pembalakan liar, kehilangan nyawa, dan kehampaan.

Relawan ICAIOS, Afifah Ayuni, mengatakan setiap ruang dalam pameran dirancang dengan makna tersendiri, mulai dari aspek psikologis hingga pesan untuk menjaga lingkungan.

“Semua ruangan-ruangan di sini ada maknanya. Mulai dari segi psikologis hingga pesan untuk menjaga alam dengan cara tidak membuang sampah sembarangan,” ucap Afifah.

Menurut Afifah, pameran ini melibatkan anggota ICAIOS, mahasiswa, dan seniman yang turut mengamati kondisi pascabanjir. Melalui karya-karya tersebut, penyelenggara berharap pengunjung menyadari bahwa tindakan kecil terhadap lingkungan dapat membawa dampak besar bagi kehidupan banyak orang.

Penulis: Alya Ulfa

Tags: bencana ekologis SumateraICAIOS Banda Acehinstalasi senikerusakan lingkungankesadaran lingkungankorban banjirPameran Genang
Previous Post

BGN Resmikan 980 Dapur MBG di 16 Provinsi, Aceh Besar Jadi Pusat Kegiatan

Related Posts

Pemkab Pulau Buru Kirim 2.000 Botol Minyak Kayu Putih untuk Korban Bencana Aceh

by Redaksi
22 April 2026
0

MASAKINI.CO – Aksi solidaritas lintas daerah ditunjukkan Pemerintah Kabupaten Pulau Buru, Provinsi Maluku, dengan mengirimkan 2.000 botol minyak kayu putih...

7,8 Ton Daging Meugang dari Presiden Dibagikan ke Korban Banjir di Aceh Besar

by Riska Zulfira
19 Maret 2026
0

MASAKINI.CO - Sebanyak 7,8 ton daging meugang bantuan sapi dari Presiden Prabowo Subianto dibagikan kepada 905 kepala keluarga (KK) di...

AMPI Nilai Banjir Aceh Bukan Sekadar Bencana Alam, Dipicu Salah Kelola Lingkungan

by Redaksi
31 Januari 2026
0

MASAKINI.CO - Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) menilai banjir yang melanda sejumlah wilayah di Aceh bukan semata-mata bencana alam, melainkan...

Discussion about this post

CERITA

Kisah Abdul Majid, 21 Tahun Menyambung Alas Kaki demi Menghidupi Keluarga

14 Oktober 2026

PFI Malang Rekam Cerita di Balik Pangan Lewat Pameran Foto

25 September 2026

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

16 September 2026

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co