MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Jumat, Oktober 16, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Harga Cabai Merah Turun Jadi Rp65.000 per Kilogram, Petani Dibayangi Biaya Produksi

Redaksi by Redaksi
16 Oktober 2026
in News
0

Cabai merah memenuhi lapak pedagang di pasar, Aceh Besar, Kamis (16/10/2026). | Foto: Alya Ulfa/masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Harga cabai merah di Pasar Induk Lambaro, Aceh Besar, turun menjadi Rp65.000 per kilogram pada pekan ini dari sebelumnya Rp70.000 hingga Rp80.000 per kilogram. Di tengah penurunan harga tersebut, petani cabai masih menghadapi tingginya biaya produksi dan cuaca yang memengaruhi kualitas panen.

Pedagang cabai di Pasar Induk Lambaro, Lia, mengatakan penurunan harga terjadi setelah pasokan dari pemasok kembali meningkat. Pada pekan sebelumnya, terbatasnya pasokan membuat harga cabai merah melonjak hingga Rp80.000 per kilogram.

RelatedPosts

Banda Aceh Perkuat Mitigasi Bencana, Fokus pada Infrastruktur dan Kesiapsiagaan Warga

Delapan Pelanggar Syariat Islam Dicambuk di Banda Aceh, Empat di Antaranya 100 Kali

Harga Emas Perhiasan di Banda Aceh Bertahan Rp7,56 Juta per Mayam

“Cabai kemarin agak langka juga, dari pemasok ngirimnya sedikit. Sekarang sudah banyak, makanya harga cabai menurun. Turunnya pun bertahap, sedikit demi sedikit,” ujar Lia, Jumat (16/10/2026).

Selain cabai merah, harga cabai hijau di pasar tersebut saat ini berada di angka Rp55.000 per kilogram. Perubahan ketersediaan pasokan turut memengaruhi pergerakan harga komoditas tersebut.

Sementara itu, petani cabai di Indrapuri, Aceh Besar, Hasan Basri, mengatakan cuaca yang berubah dari panas terik menjadi hujan deras menyulitkan perawatan tanaman dan berdampak pada kualitas cabai yang dipanen.

Hasan menyebutkan hasil panennya pada pekan ini sekitar 20 kilogram, sama seperti sebelumnya. Namun, ia merasakan dampak cuaca lebih besar pada kualitas cabai daripada jumlah panen.

Di tengah tantangan tersebut, biaya produksi yang harus ditanggung juga tidak sedikit. Hasan mengaku menghabiskan lebih dari Rp20 juta untuk setiap masa tanam, sedangkan keuntungan yang diperoleh belum sebanding dengan biaya perawatan kebun.

“Setiap masa tanam, biaya yang saya habiskan bisa sampai Rp20 juta lebih. Sementara untung yang saya dapat juga enggak seberapa dibanding biaya yang dikeluarkan untuk perawatan kebun,” katanya.

Hasan menjual hasil panennya kepada pedagang dengan harga Rp70.000 per kilogram dan mendistribusikannya ke pasar di wilayah Indrapuri. Harga jual tersebut disesuaikan dengan kondisi pasar setempat.

Penulis: Alya Ulfa

Tags: Aceh Besarbiaya produksiharga cabai merahPasar LambaroPetani Cabai
Previous Post

Banda Aceh Perkuat Mitigasi Bencana, Fokus pada Infrastruktur dan Kesiapsiagaan Warga

Related Posts

BGN Resmikan 980 Dapur MBG di 16 Provinsi, Aceh Besar Jadi Pusat Kegiatan

by Redaksi
14 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Badan Gizi Nasional (BGN) meresmikan 980 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) secara serentak di 16 provinsi, Rabu (14/10/2026). Pengembangan...

BGN Tegaskan Penerima MBG Harus Terdata, Sekolah Diminta Perbarui Data Siswa

by Ahmad Mufti
14 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan penyaluran Makan Bergizi Gratis (MBG) hanya diberikan kepada penerima manfaat yang identitasnya tercatat dan...

Geulayang Tunang Kembali Semarak di Aceh Besar, Tradisi Pascapanen yang Terus Dijaga

by Riska Zulfira
13 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Layang-layang kembali menghiasi langit Gampong Reuleung Geulumpang, Kecamatan Kuta Malaka, Aceh Besar, Senin (12/10/2026). Puluhan peserta dari berbagai...

Discussion about this post

CERITA

Kisah Abdul Majid, 21 Tahun Menyambung Alas Kaki demi Menghidupi Keluarga

14 Oktober 2026

PFI Malang Rekam Cerita di Balik Pangan Lewat Pameran Foto

25 September 2026

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

16 September 2026

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co