MASAKINI.CO – Banjir merendam 10 desa di empat kecamatan di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Minggu (18/10/2026) malam. Genangan juga terjadi di jalan nasional sehingga menghambat aktivitas masyarakat.
Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), banjir terjadi sekitar pukul 20.00 WIB setelah hujan berintensitas tinggi disertai angin melanda wilayah tersebut sejak pukul 15.40 WIB.
Staf Pusdatin BPBA, Haslinda, menyebutkan banjir melanda 10 desa di empat kecamatan.
Di Kecamatan Blangpidie, banjir menggenangi Desa Babah Lhung, Alue Manggota, Lhung Tarok, dan Meudang Ara. Di Kecamatan Jeumpa, banjir terjadi di Desa Cot Mane, sedangkan di Kecamatan Setia melanda Desa Alue Dama.
Sementara itu, di Kecamatan Susoh, banjir merendam Desa Tengah Rawa, Padang Baru, dan Pulau Kayu.
Hingga laporan diterima, tidak ada korban jiwa maupun warga yang mengungsi akibat kejadian tersebut.
Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB) BPBD Abdya telah turun ke lokasi untuk melakukan pendataan dan pemantauan. Tim tersebut dipimpin melalui koordinasi Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Abdya, Wanfadli, atas arahan Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana BPBD Abdya, Mukhsin.
BPBA melaporkan, banjir mulai surut di sejumlah titik, antara lain Desa Padang Baru dan Tengah Rawa di Kecamatan Susoh serta Desa Lhung Tarok di Kecamatan Blangpidie. Kondisi tersebut terjadi seiring berkurangnya intensitas hujan.
Meski demikian, personel TRC-PB BPBD Abdya masih melakukan pemantauan di sejumlah lokasi terdampak untuk mengantisipasi perkembangan kondisi banjir.








Discussion about this post