MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Minggu, Oktober 25, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Meuseuraya Festival 2026 Buka Akses Pasar bagi 150 UMKM Aceh

Riska Zulfira by Riska Zulfira
25 Oktober 2026
in News
0

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh, Agus Chusaini saat menyampaikan laporan saat pembukaan Meuseuraya Festival 2026 di BMA, Jumat (22/10/2026) | Foto: Riska Zulfira/masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Sebanyak 150 usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) meramaikan Meuseuraya Festival 2026 di Balee Meuseraya Aceh, 22–25 Oktober 2026. Festival yang digelar Bank Indonesia (BI) bersama Pemerintah Aceh dan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Aceh itu menjadi salah satu upaya memperluas akses pasar produk lokal sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh, Agus Chusaini, mengatakan penguatan UMKM perlu didukung dengan akses pasar, pembiayaan, dan kemitraan agar mampu berkembang serta memberi dampak terhadap perekonomian masyarakat.

RelatedPosts

Harga Emas Perhiasan di Banda Aceh Turun Jadi Rp7,47 Juta per Mayam

Asrama Putra Kampus Abulyatama Terbakar, Peralatan Mahasiswa Hangus

Kapolda Aceh Ungkap Jejak Jaringan Sabu Internasional di Pidie

Melalui Meuseuraya Festival 2026, UMKM dari sektor makanan, minuman, fesyen, dan kerajinan mendapat ruang untuk mempromosikan produk sekaligus menjajaki peluang kerja sama dengan pelaku usaha dan rantai pasok.

“Penguatan UMKM tidak hanya melalui peningkatan kapasitas usaha, tetapi juga perlu dibarengi dengan pembukaan akses pasar dan pembiayaan agar usaha mereka dapat tumbuh dan berkelanjutan,” ujar Agus saat menyampaikan sambutan pembukaan, Jumat (22/10/2026).

Salah satu upaya memperluas pasar tersebut ditandai dengan penandatanganan kerja sama antara UMKM produsen telur ayam dan tempe dengan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Kemitraan ini diharapkan membuka pasar yang berkelanjutan bagi produsen lokal sekaligus memperkuat rantai pasok pangan di Aceh.

Kerja sama itu juga diarahkan untuk mendukung ketersediaan bahan pangan lokal dan membantu menjaga stabilitas harga melalui penguatan pasokan dari produsen daerah.

Selain membuka peluang kemitraan, festival ini menghadirkan berbagai kegiatan promosi produk dan budaya. Terdapat 12 peragaan busana wastra menampilkan kain tenun, bordir, dan songket khas dari 12 kabupaten/kota di Aceh.

Festival bertema “Meukarya Wastra Indatu: Berkarya dan Melestarikan Warisan Budaya Aceh” itu juga melibatkan talenta muda dan komunitas kreatif melalui kompetisi Ratoeh Jaroe dan Rapa’i Geleng. Sesi live cooking turut digelar untuk memperkenalkan produk kuliner kepada pengunjung.

Seluruh stan pameran juga menggunakan pembayaran digital melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) untuk mendukung transaksi non-tunai dan memperluas pemanfaatan layanan keuangan digital oleh pelaku UMKM.

Agus menjelaskan, pengembangan UMKM merupakan bagian dari upaya BI mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Dukungan tersebut mencakup pendampingan tata kelola usaha, fasilitasi akses pembiayaan perbankan syariah, serta kegiatan business matching untuk mempertemukan pelaku UMKM dengan calon mitra usaha.

Meuseuraya Festival 2026 dibuka melalui prosesi peniupan alat musik tradisional Serune Kalee oleh Deputi Gubernur Bank Indonesia Ricky P. Gozali, Pejabat Sekretaris Daerah Aceh Taufik, dan Agus Chusaini, bersama sejumlah pemangku kebijakan di Aceh.

Tags: Agus ChusainiBI Acehekonomi acehMeuseuraya Festival 2026QRISSPPGUMKM Acehwastra Aceh
Previous Post

Pemko Banda Aceh Subsidi Paket Sembako Rp80 Ribu untuk Kendalikan Inflasi

Next Post

Impor Beras Tembus 7 Juta Ton, Produksi Nasional Naik Jadi 34,69 Juta Ton

Related Posts

BI Aceh: 70 Persen Masyarakat Belum Konsisten Merawat Rupiah

by Riska Zulfira
18 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Bank Indonesia (BI) mencatat baru 30 persen masyarakat di Aceh yang konsisten menjaga kualitas fisik uang Rupiah. Kondisi...

20 Pelajar Raih Medali di Olimpiade CBP Rupiah Aceh 2026

by Riska Zulfira
17 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Sebanyak 20 pelajar meraih medali dalam Olimpiade Cinta, Bangga, Paham (CBP) Rupiah Provinsi Aceh 2026. Mereka terdiri atas...

Aceh Diminta Berhenti Jual Komoditas Mentah, Hilirisasi Jadi Arah Baru Ekonomi

by Redaksi
6 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Aceh mendorong perubahan pola pembangunan ekonomi dari penjualan komoditas mentah menuju hilirisasi dan industrialisasi. Langkah ini dinilai...

Next Post

Impor Beras Tembus 7 Juta Ton, Produksi Nasional Naik Jadi 34,69 Juta Ton

Discussion about this post

CERITA

Desa Wisata Ulee Lheue Tawarkan Sensasi Ngopi di Atas Perahu

22 Oktober 2026

Kisah Abdul Majid, 21 Tahun Menyambung Alas Kaki demi Menghidupi Keluarga

14 Oktober 2026

PFI Malang Rekam Cerita di Balik Pangan Lewat Pameran Foto

25 September 2026

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

16 September 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co