BPMA – Repsol Andaman B.V Mulai Pemboran Laut Dalam di Perairan Aceh

Kapal pemboran West Capella, melakukan pemboran Sumur Rencong-1X di perairan Provinsi Aceh. (foto: dok BPMA)

Bagikan

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp

BPMA – Repsol Andaman B.V Mulai Pemboran Laut Dalam di Perairan Aceh

Bagikan

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp
Kapal pemboran West Capella, melakukan pemboran Sumur Rencong-1X di perairan Provinsi Aceh. (foto: dok BPMA)

MASAKINI.CO – Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) dan Repsol Andaman B.V telah berhasil melakukan tajak atau pemboran laut dalam Sumur Rencong-1X yang terletak di perairan Provinsi Aceh, pada Senin (18/7/2022). Pemboran eksplorasi Sumur Rencong 1X yang berlokasi di Perairan Selat Malaka itu berlangsung selama 66 hari.

Sumur eksplorasi lepas pantai terletak di Wilayah Kerja (WK) Andaman III dengan kedalaman air laut sekitar 1,100 M. Pemboran lepas pantai yang dilaksanakan kurang lebih berjarak 42 kilometer dari garis pantai Aceh Utara tersebut merupakan jenis pemboran laut dalam atau deepwater.

Sebelumnya, BPMA dan Repsol Andaman B.V telah melaksanakan sosialisasi kepada sejumlah pihak terkait baik ditingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

Deputi Operasi BPMA Edy Kurniawan, menyampaikan pihaknya terus mendorong Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) untuk melakukan kegiatan pemboran yang masif dalam rangka menemukan cadangan migas baru.

Edy mengatakan dengan adanya discovery yang baru, nantinya bisa menjaga ketersediaan migas nasional dan mendukung berjalannya roda ekonomi, terkhusus di Aceh.

“Kami mengapresiasi komitmen Repsol Andaman B.V selaku KKKS yang saat ini sedang melakukan pemboran laut dalam di perairan Aceh. Kegiatan ini tentunya dapat berjalan dengan baik karena ada dukungan dukungan stakeholder daerah dalam kelancaran kegiatan pemboran,” katanya dalam keterangan pers, Rabu (20/7/2022).

Edy Kurniawan menjelaskan WK Andaman III merupakan WK eksplorasi yang dimenangkan oleh Talisman pada lelang Wilayah Kerja pada tahun 2009.

Kontrak Kerja Sama WK Andaman III menggunakan skema cost recovery dengan jangka waktu kontrak selama 30 tahun. Pada tahun 2015, Repsol mengakuisisi Talisman sehingga WK tersebut dikelola oleh Repsol.

Lalu kemudian di tahun 2019, Petronas, perusahaan migas asal Malaysia, melalui anak usahanya Petronas Andaman B.V. resmi mengakuisisi 49% hak partisipasi WK Andaman III dari Repsol Andaman B.V., anak perusahaan Repsol S.A. (Repsol).

“WK ini terletak di lepas pantai Aceh dengan luas area saat ini setelah dilakukan penyisihan sebagian Wilayah Kerja seluas 4684.32 kilometer persegi,” sebutnya.

Repsol Andaman B.V telah mengerjakan beberapa kegiatan yaitu studi G&G, akuisisi data seismik 3D seluas 3,250 km2 yang telah dilaksanakan pada tahun 2016 hingga 2018 dan pemboran eksplorasi Rencong-1X.

Untuk diketahui, pemboran ini merupakan pembuktian dari interpretasi data yang telah didapatkan melalui seismik 3D dengan target kedalaman 1,100 m dari permukaan laut dan sedalam 3,500 m dari dasar laut.

Pelaksanaan pemboran ini dilakukan menggunakan drillship atau kapal pemboran bernama West Capella generasi ke 6 yang juga pernah digunakan Premier Oil pada Mei – Juli 2022 lalu saat kegiatan pemboran sumur eksplorasi Timpan-1.

TAG

Bagikan

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp

Berita Terkait

Tinggalkan Komentar

Berita Terbaru

Berita terpopuler

Add New Playlist