Ini 6 Lokasi Pemantauan Hilal di Aceh

Ilustrasi pemantauan hilal. (sumber foto: Kemenag Aceh)

Bagikan

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp

Ini 6 Lokasi Pemantauan Hilal di Aceh

Bagikan

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp
Ilustrasi pemantauan hilal. (sumber foto: Kemenag Aceh)

MASAKINI.CO – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Aceh menyiapkan enam lokasi pengamatan rukyatul hilal 1 Ramadan 1443 H yang tersebar di berbagai daerah.

Keenam lokasi tersebut yakni; Observatorium Tgk. Chiek Kuta Karang Lhoknga, Tugu 0 KM Kota Sabang, Bukit Blang Tiron Perta Arun Gas Lhokseumawe, Pantai Lhokgeulumpang Setia Bakti Aceh Jaya, POB Suak Geudubang.Aceh Barat, dan di Pantai Nancala Teupah Barat, Kabupaten Simeulue.

Kepala Kanwil Kemenag Aceh Iqbal, mengatakan pengamatan hilal dilaksanakan bersamaan dengan pelaksanaan sidang isbat yang dipimpin oleh Menteri Agama Republik Indonesia di Jakarta, pada Jumat (1/4/2022) mendatang.

“Aceh menyiapkan 6 lokasi pengamatan pada 1 April nanti. Secara nasional, totalnya ada 101 lokasi pengamatan yang tersebar di seluruh wilayah di Indonesia,” katanya, Selasa (29/3/202).

Dia mengatakan, pengumuman hasil pengamatan tersebut akan disampaikan langsung oleh Menteri Agama dalam sidang isbat, setelah menerima hasil rukyatul hilal seluruh Indonesia.

Sementara itu, Ahli Falakiyah Kanwil Kemenag Aceh Alfirdaus Putra, mengatakan hingga saat ini pihaknya terus melakukan persiapan jelang pemantauan hilal. Tim telah mempersiapkan perangkat teleskop astronomi sebagai alat bantu dalam pemantauan nanti.

Berdasarkan data yang dirilis ijtima’ awal Ramadan 1443 H akan terjadi pada Jumat 1 April 2022 M pukul 13:24 WIB bertepatan dengan tanggal 29 Sya’ban 1443 H.

“Pada hari tersebut tinggi hilal pada markas Observatorium Tgk Chik Kuta Karang Lhoknga, Aceh Besar berada pada 2,07 derajat di atas ufuk dengan posisi 2,47 derjat dari arah barat ke utara dengan elongasi sebesar 3,45 derjat,” jelasnya.

Sedangkan untuk kepastian tanggal 1 Ramadan, tuturnya, akan diumumkan langsung pada sidang isbat di Jakarta oleh Menteri Agama pada 1 April nanti setelah rukyat selesai dilaksanakan.

Menurutnya, apabila hilal terpantau di tanggal 1 April maka diperkirakan 1 Ramadan akan jatuh pada tanggal 2 April 2022.

“Tetapi jika tidak terlihat maka awal Ramadan bisa saja jatuh pada tanggal 3 April 2022,” pungkasnya.

TAG

Bagikan

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp

Berita Terkait

Tinggalkan Komentar

Berita Terbaru

Berita terpopuler

Add New Playlist