Kunjungi Daerah Terdampak Banjir, Ketua DPRK Pidie Upayakan Revitalisasi Sungai

Kunjungan Ketua DPRK Pidie, Mahfuddin, ke wilayah terdampak banjir di Tangse. (foto: masakini.co/Zian Mustaqin)

Bagikan

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp

Kunjungi Daerah Terdampak Banjir, Ketua DPRK Pidie Upayakan Revitalisasi Sungai

Bagikan

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp
Kunjungan Ketua DPRK Pidie, Mahfuddin, ke wilayah terdampak banjir di Tangse. (foto: masakini.co/Zian Mustaqin)

MASAKINI.CO – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Kabupaten Pidie, Mahfuddin Ismail, mengunjungi Gampong (Desa) Alu Calong dan Pulo Ie, Kecamatan Tangse, yang terdampak banjir beberapa waktu lalu di Pidie.

Dalam kunjungan tersebut, dia melihat sejumlah badan jalan yang rusak parah terkikis oleh banjir luapan, selain itu didampingi Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Distanpan) Pidie, Hasballah dan Ketua Fraksi Partai Aceh, Tgk Muhammad.

Mereka juga mengunjungi area perswu milik warga yang rusak parah terdampak banjir, Rabu (19/1/2022).

Melihat kondisi sejumlah tempat di dua Gampong tersebut, Mahfuddin, mengatakan ada ruas jalan yang telah terkikis oleh sungai Beungga, sehingga perlu segera ditanggani.

Menurutnya, jika dibiarkan dan curah hujan tinggi lagi, maka dikhawatirkan akan memakan semua badan jalan.

“Ada juga pemakaman umum yang abrasi karena posisi sungai. Info tadi dari Keuchik (Kepala Desa), ada sebanyak tiga makam yang telah dibawa oleh air karena longsor tanah. Ini juga butuh penangganan, karena semua fasilitas umum,” jelasnya.

Mahfuddin berjanji akan mengupayakan segera revalitasi sungai dengan mendatangkan alat berat untuk mengubah jalur sungai agar tidak langsung menghantam pemakaman umum dan jalan.

“Solusi tanggap cepat memang harus mengganti arah air di sungai, harus didatangkan alat berat bekho, supaya jika hujan lagi dibulan ini tak roboh tanah dan jalan itu,” ujarnya.

“Kalau pembangunan bronjong, butuh waktu penganggaran. Karena banjir kemarin tidak ada status darurat. Dananya butuh proses penganggaran. Tapi kami upayakan nanti solusi lain,” pungkasnya. [adf]

TAG

Bagikan

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp

Berita Terkait

Tinggalkan Komentar

Berita Terbaru

Berita terpopuler

Add New Playlist