Usai Seminar Anti Hoax, Jamal Dijagokan Jadi Ketua IJTI Aceh

Taufik (kiri/Sekretaris Panitia) dan Umar (kanan/Ketua Panitia Musda IJTI Aceh),

Bagikan

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp

Usai Seminar Anti Hoax, Jamal Dijagokan Jadi Ketua IJTI Aceh

Bagikan

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp
Taufik (kiri/Sekretaris Panitia) dan Umar (kanan/Ketua Panitia Musda IJTI Aceh),

BANDA ACEH | MASAKINI – Pengurus Daerah Aceh, Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) bakal gelar seminar bijak bermedia sosial era milenial di Kantor BKKBN Aceh, Sabtu (27/4).

Pemateri seminar tersebut Imam Wahyudi (Dewan Pers), membahas hoax di sekitar jurnalis. Sementara Kombes Pol Teuku Saladin (Dirkrimsus Polda Aceh), mengupas bagaimana bermedia sosial agar tak terjerat UU ITE.

“Seminar ini merupakan rangkaian dari Musyawarah Daerah (Musda) kepengurusan baru IJTI Aceh, diikuti seluruh anggota dan calon yang bekerja diberbagai media televisi yang tersebar di seluruh Aceh,” jelas Ketua Panitia, Raja Umar, Jumat (19/4).

Sementara Taufik Kelana, Sekretaris Panitia menyebutkan pihaknya telah menerima sejumlah kandidat Ketua IJTI Aceh yang mendaftar diantaranya Jamal dan Munir Noer (INewsTV), Hidayatullah (LKBN Antara TV), Fadhil Batubara (TV One), Arman Konadi (Beritasatu) dan Raja Umar (Kompas TV).

“Saat ini ada lima calon kandidat yang muncul, kami panitia menampung seluruh anggota yang ingin mendaftar untuk maju, namun ketentuannya sesuai dengan AD/ ART IJTI,” ujarnya.

Dari sejumlah kandidat, kata Taufik, hingga hari ini Jamal merupakan kandidat kuat calon Ketua IJTI Aceh. “Ia diusulkan oleh banyak anggota. Apalagi bang Jems (panggilan akrab Jamal), sering membimbing wartawan muda saat di lapangan,” ujarnya. (M1)

TAG

Bagikan

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp

Berita Terkait

Tinggalkan Komentar

Berita Terbaru

Berita terpopuler

Add New Playlist