Harga Daging Meugang Capai Rp180 Ribu di Banda Aceh

Seorang penjual daging meugang di Kota Banda Aceh. (foto: Infopublik)

Bagikan

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp

Harga Daging Meugang Capai Rp180 Ribu di Banda Aceh

Bagikan

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp
Seorang penjual daging meugang di Kota Banda Aceh. (foto: Infopublik)

MASAKINI.CO – Hari meugang pertama, harga daging sapi lokal di pasar musiman Beurawe Banda Aceh dan pasar Lambaro Aceh Besar, merangkak naik mencapai Rp180 ribu per kilo.

“Tingginya harga daging disebabkan karena harga sapi dan kerbau yang dibeli dari peternak saat ini mengalami kenaikan,” kata Hanis, seorang penjual daging meugang di Beurawe.

Ia mengaku daging yang dijualnya berasal dari peternak sapi dan kerbau daerah Aceh Besar. “Di pasar Beurawe ini semua penjual daging membeli sapi dari peternak Aceh Besar dan sekitarnya, tidak ada sapi dari luar Aceh,” ujarnya.

Haris menyebut, untuk harga daging sapi dan kerbau kualitas nomor satu harganya mencapai Rp180.000 per kilo, dan kualitas nomor dua Rp170.000.

Selain itu ada juga harga Rp150.000 sampai Rp160.000 per kilo. Sementara untuk harga tulang berkisar Rp100.000 per kilo.

“Harganya tergantung dari kualitas,” ujar Haris.

Dia mengatakan, sampai sore ini harga daging masih tetap sama, dan kemungkinan akan naik besok. “Meugang kedua, harganya bisa jadi naik lagi tergantung dari permintaan pasar,” ujarnya.

Sebagaimana diketahui, meugang adalah tradisi memasak daging dan menikmatinya bersama keluarga, kerabat dan yatim piatu oleh masyarakat Aceh. Tradisi ini dilaksanakan setahun tiga kali; yakni Ramadan, Idul Adha, dan Idul Fitri.

TAG

Bagikan

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp

Berita Terkait

Tinggalkan Komentar

Berita Terbaru

Berita terpopuler

Add New Playlist