Kemarau Landa Aceh Besar, 4 Kecamatan Terancam Tak Peroleh Air Bersih

Kolam penampungan air PDAM Tirta Mountala instalasi Mata Ie, Aceh Besar, alami kekeringan akibat kemarau, Senin 23/5/2022. (foto:masakini.co/Alfath)

Bagikan

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp

Kemarau Landa Aceh Besar, 4 Kecamatan Terancam Tak Peroleh Air Bersih

Bagikan

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp
Kolam penampungan air PDAM Tirta Mountala instalasi Mata Ie, Aceh Besar, alami kekeringan akibat kemarau, Senin 23/5/2022. (foto:masakini.co/Alfath)

MASAKINI.CO – Musim kemarau tengah melanda Kabupaten Aceh Besar dan Kota Banda Aceh. Empat kecamatan di Aceh Besar bahkan terancam tak memperoleh air bersih dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Mountala instalasi Mata Ie.

Pantauan masakini.co pada, Senin (23/5/2022) di instalasi Mata Ie, beberapa kolam penampung air yang bersumber dari gua yang berada tak jauh dari sana, tampak kering. Menurut petugas intalasi, kondisi seperti itu sudah terjadi sepekan yang lalu.

Kolam yang juga digunakan warga sebagai tempat pemandian itu, kini kosong tak dikunjungi wisatawan. Beberapa pondok wisata tutup.

Selain berdampak terhadap kebutuhan air bersih bagi puluhan ribu warga di empat kecamatan, yakni Darul Imarah, Darul Kamal, Peukan Bada, dan Lhoknga, keringnya air di instalasi Mata Ie turut pula mematikan geliat pariwisata di sana.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Besar, Ridwal, membenarkan bahwa kekeringan tengah melanda kolam-kolam penampung air di Mata Ie.

“Kami baru lihat dari laporan PDAM kekeringan itu sudah terjadi dalam minggu ini. Kemarau panjang penyebabnya. Tapi kalaupun ada persoalan lain ini perlu dikaji lagi apa sebabnya,” katanya.

Dia menyebut, kekeringan yang tengah melanda Aceh Besar itu belum sampai pemukiman warga. Masyarakat masih dapat menikmati air bersih yang dialiri oleh intalasi Mata Ie.

“Sejauh ini masih aman, hanya di kolam saja yang kekeringan, kolam itu juga salah satu sumber air untuk PDAM Aceh Besar,” ujarnya.

Sementara itu, Kasi Data dan Informasi BMKG Blang Bintang, Aceh Besar, Zakaria Ahmad, mengatakan musim kemarau sedang melanda Provinsi Aceh.

Bahkan, suhu udara di berapa daerah di antaranya Aceh Besar dan Banda Aceh, bisa mencapai 35 derajat Celcius pada siang hari. Diperkirakan, musim kemarau akan terjadi hingga bulan Agustus.

“Intensitas hujan yang sangat sedikit itu juga menyebabkan pada malam hari kita terasa panas dengan suhunya 28 derajat Celcius,” jelasnya.

TAG

Bagikan

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp

Berita Terkait

Tinggalkan Komentar

Berita Terbaru

Berita terpopuler

Add New Playlist