Pemerintah Aceh Bantu Pemulangan TKW Sakit dan Terlantar di Malaysia

Seorang TKW asal Aceh, Syarifah Mazidah, mengalami sakit dan terlantar di Malaysia. (foto: untuk masakini.co)

Bagikan

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp

Pemerintah Aceh Bantu Pemulangan TKW Sakit dan Terlantar di Malaysia

Bagikan

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp
Seorang TKW asal Aceh, Syarifah Mazidah, mengalami sakit dan terlantar di Malaysia. (foto: untuk masakini.co)

MASAKINI.CO – Pemerintah Aceh akan menanggung semua biaya pemulangan TKW asal Banda Aceh Syarifah Mazidah (53) yang mengalami sakit lumpuh di negeri jiran Malaysia.

“Kami dari Dinas Sosial Aceh sudah menerima Informasi terkait saudara kita Syarifah yang mengalami lumpuh di Malaysia dan berupaya melakukan penelusuran fakta lebih lanjut berkenaan hal tersebut. Atas arahan Gubernur, Insya Allah Pemerintah Aceh akan menanggung biaya pemulangannya,” kata Kadinsos Aceh, Yusrizal, Sabtu (15/1/2022).

Dia menyeu, saat ini tim Dinas Sosial Aceh sedang mengupayakan membangun komunikasi dengan para pihak di Malaysia, mengenai teknis pemulangan dan administrasi pemulangan di sana, terlebih saat ini masih dalam kondisi pandemi Covid-19.

“Kepada keluarga Syarifah mohon bersabar, kami sedang berusaha agar Syarifah bisa dengan segera dibawa pulang ke Aceh guna dilanjutkan perawatan medis,” pinta Yusrizal.

Pada prinsipnya, lanjut Yusrizal, Pemerintah Aceh siap membantu pemulangan Syarifah agar dapat berkumpul bersama keluarga.

Sementara itu, Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Aceh, Muhammad Iswanto, mengatakan Pemerintah Aceh menaruh kepedulian besar atas berbagai persoalan yang menimpa masyarakat Aceh di mana pun berada.

“Begitu pak Gubernur mendengar kabar bahwa ibu Syarifah dirawat di Malaysia dan butuh uluran tangan pertama, Pak Gubernur langsung menginstruksikan pejabat terkait untuk menanganinya,” kata Iswanto.

Dalam hal ini, lanjut dia, Gubernur telah memberikan arahan kepada Kepala Dinas Sosial Aceh untuk mengambil langkah cepat dan melakukan komunikasi dengan para pihak baik di Indonesia maupun di Malaysia.

“Alhamdulillah Pemerintah Aceh melalui Dinsos segera akan menangani permasalahan ini,” ujarnya.

TAG

Bagikan

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp

Berita Terkait

Tinggalkan Komentar

Berita Terbaru

Berita terpopuler

Add New Playlist