Manfaat Kopi untuk Kesehatan Berdasarkan Penelitian Ilmiah

Ilustrasi kopi. (foto: masakini.co/Eno)

Bagikan

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp

Manfaat Kopi untuk Kesehatan Berdasarkan Penelitian Ilmiah

Bagikan

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp
Ilustrasi kopi. (foto: masakini.co/Eno)

MASAKINI.CO – Secangkir kopi jadi minuman yang tepat untuk memulai aktivitas. Ini manfaat minum kopi yang telah dibuktikan secara ilmiah. Secangkir kopi hitam jadi minuman yang sering diminum sebagian orang saat pagi hari. Maklum saja, kopi dipercaya bisa meningkatkan mood dan energi.

Mengutip dari Healthline, tidak sedikit orang yang bergantung pada secangkir kopi ketika bangun tidur atau akan memulai aktivitas.  Selain bisa meningkatkan energi, kopi sering dihubungkan dengan manfaat baik untuk kesehatan. Berikut 9 manfaat minum kopi yang telah dibuktikan secara ilmiah.

1. Meningkatkan energi

Kopi mengandung kafein, stimulan sistem saraf pusat yang bisa melawan kelelahan dan meningkatkan energi.  Sekedar info, kafein memblokir reseptor neurotransmiter yang disebut dengan adenosin dan bisa meningkatkan kadar neurotransmiter lain di otak yang mengatur tingkat energi, termasuk dopamin.

Sebuah penelitian kecil menunjukkan bahwa konsumsi kafein meningkatkan waktu kelelahan selama latihan bersepeda sebesar 12 persen dan secara signifikan mengurangi tingkat kelelahan pada tubuh.  Penelitian lainnya memiliki temuan yang serupa yakni mengonsumsi kafein sebelum dan selama bermain golf bisa meningkatkan kinerja, meningkatkan tingkat energi subjektif, dan mengurangi rasa lelah.

2. Menurunkan risiko diabetes tipe 2

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi kopi secara teratur dikaitkan dengan penurunan risiko diabetes tipe 2 dalam jangka panjang. Faktanya, satu ulasan dari 30 penelitian menemukan bahwa setiap cangkir kopi yang dikonsumsi orang per hari dikaitkan dengan risiko 6 persen lebih rendah terkena diabetes tipe 2.

Hal ini diduga karena kemampuan kopi untuk mempertahankan fungsi sel beta di pankreas yang bertanggung jawab memproduksi insulin untuk mengatur kadar gula darah. Kopi juga kaya akan antioksidan dan bisa mempengaruhi sensitivitas insulin, peradangan, dan metabolisme yang semuanya terlibat dalam pengembangan diabetes tipe 2.

3. Menjaga kesehatan otak

Beberapa penelitian menunjukkan kopi bisa membantu melindungi seseorang dari gangguan neurodegeneratif tertentu, termasuk penyakit alzheimer dan parkinson. Menurut sebuah ulasan dari 13 penelitian, orang yang teratur mengonsumsi kafein memiliki risiko lebih rendah terkena penyakit parkinson.

Kafein juga bisa memperlambat perkembangan penyakit parkinson dari waktu ke waktu.  Tinjauan lain dari 11 penelitian observasional di lebih dari 29.000 orang juga menemukan bahwa semakin banyak orang mengonsumsi kopi semakin rendah risiko penyakit alzheimer.

Tidak hanya itu, beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi kopi secara moderat bisa dikaitkan dengan risiko demensia dan penurunan kognitif yang rendah.

4. Mengelola berat badan

Menurut beberapa penelitian, kopi bisa mengubah penyimpanan lemak dan mendukung kesehatan usus yang keduanya bermanfaat untuk mengelola berat badan. Sebuah ulasan dari 12 penelitian menyimpulkan konsumsi kopi yang lebih tinggi bisa dikaitkan dengan penurunan lemak tubuh pada laki-laki.

Penelitian lainnya menemukan bahwa orang yang minum satu sampai dua cangkir kopi per hari 17 persen lebih tinggi melakukan aktivitas fisik yang direkomendasikan dibandingkan mereka yang minum kopi kurang dari satu cangkir per hari.

5. Menurunkan risiko depresi

Beberapa penelitian telah menemukan bahwa minum kopi dihubungkan dengan risiko depresi yang lebih rendah. Menurut satu ulasan dari tujuh penelitian menunjukkan setiap cangkir kopi yang dikonsumsi orang per hari dikaitkan dengan risiko depresi 8 persen lebih rendah.

Sebuah penelitian yang dilakukan pada 200.000 orang menunjukkan bahwa minum kopi dihubungkan dengan risiko kematian akibat bunuh diri yang lebih rendah.

6. Melindungi liver

Sebuah penelitian menunjukkan semakin banyak orang minum kopi, semakin rendah risiko kematian akibat penyakit hati kronis. Minum satu cangkir kopi bisa menurunkan sekitar 15 persen penyakit hati dan minum empat cangkir kopi per hari dihubungkan dengan risiko 71 persen penyakit hati lebih rendah.

Penelitian terbaru menemukan bahwa konsumsi kopi dikaitkan dengan penurunan kekakuan hati yang merupakan ukuran yang digunakan prefesional kesehatan untuk menilai fibrosis, pembentukan jaringan parut di hati.

7. Menjaga kesehatan jantung

Sebuah ulasan menunjukkan minum tiga sampai lima cangkir kopi per hari dihubungkan dengan menurunkan sekitar 15 persen risiko penyakit jantung. Ulasan lainnya dari 21 penelitian menunjukkan minum tiga sampai empat cangkir kopi setiap hari bisa menurunkan sekitar 21 persen risiko stroke.

Namun, Anda perlu ingat kafein bisa mempengaruhi tingkat tekanan darah. Sebaiknya orang dengan tekanan darah yang tidak terkontrol membatasi konsumsi kafein.

8. Membuat panjang umur

Sebuah ulasan dari 40 penelitian menyimpulkan bahwa minum dua sampai empat cangkir kopi setiap hari dikaitkan dengan risiko kematian lebih rendah, terlepas dari faktor usia, status berat badan, dan konsumsi alkohol.

Satu penelitian tabung menunjukkan bahwa kopi mampu secara signifikan memperpanjang masa hidup ragi dengan melindungi tubuh dari radikal bebas serta kerusakan DNA.

Namun, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk menentukan apakah hasil tersebut berlaku pada manusia.

9. Meningkatkan kinerja atletik

Kopi sering digunakan sebagai bantuan ergogenik oleh atlet yang ingin meningkatkan kinerja dan meningkatkan tingkat energi. Bantuan ergogenik juga disebut penambah kinerja. Satu ulasan dari sembilan penelitian melaporkan bahwa minum kopi sebelum berolahraga meningkatkan daya tahan orang dan mengurangi pengerahan tenaga yang dirasakan, dibandingkan dengan kelompok kontrol.

Selain itu, ulasan besar melaporkan bahwa konsumsi kafein moderat dapat sedikit meningkatkan output daya dan waktu penyelesaian uji coba waktu. Namun, hasilnya bervariasi, sehingga para peneliti juga mencatat bahwa kafein dapat memengaruhi orang secara berbeda.

Sumber: kontan.co.id

TAG

Bagikan

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp

Berita Terkait

Tinggalkan Komentar

Berita Terbaru

Berita terpopuler

Add New Playlist