Pemerintah Aceh Luncurkan 101 Event Pariwisata Selama 2022

Peluncuran 101 event pariwisata di Aceh yang dikemas dalam Khazanah Piasan Nanggroe, Senin 22/3/2022. (foto: untuk masakini.co)

Bagikan

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp

Pemerintah Aceh Luncurkan 101 Event Pariwisata Selama 2022

Bagikan

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp
Peluncuran 101 event pariwisata di Aceh yang dikemas dalam Khazanah Piasan Nanggroe, Senin 22/3/2022. (foto: untuk masakini.co)

MASAKINI.CO – Pemerintah Aceh akan menggelar sebanyak 101 event wisata selama tahun 2022 yang meliputi wisata berbasis alam, budaya dan sejarah. Event tersebut dikemas dalam Khazanah Piasan Nanggroe.

Dari jumlah itu, tiga event wisata unggulan Aceh masuk dalam program Kharisma Event Nusantara (KEN) 2022 Kemenparekraf, yakni Aceh Festival Ramadhan, Aceh Culinary Festival, dan Aceh Perkusi.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh Jamaluddin, meyakini semakin banyak atraksi wisata tahun ini di Aceh, akan mempengaruhi jumlah kunjungan wisatawan ke Tanah Rencong.

“Khazanah Piasan Nanggroe akan menampilkan 101 event wisata dan budaya yang merupakan hasil kurasi event-event berkualitas pengajuan dari 23 kabupaten dan kota di Aceh,” katanya, Senin (22/3/2022).

Menurut Jamaluddin, peluncuran Khazanah Piasan Nanggroe dan Festival The Light Of Aceh ini, momentum kebangkitan industri dan promosi pariwisata di Aceh untuk pemulihan ekonomi masyarakat.

Sebelumnya, Khazanah Piasan Nanggroe 2022 atau yang selama ini dikenal sebagai Kalender of Event (CoE), merupakan kolaborasi Pemerintah Aceh melalui Disbudpar Aceh dan pemerintah kabupaten/kota serta instansi lainnya.

“Event Khazanah Piasan Nanggroe dilandasi pada prinsip pembangunan berkelanjutan, yakni meningkatkan kunjungan wisatawan, memberdayakan ekonomi lokal, dan memberikan dampak positif pada ekonomi, sosial, budaya, serta lingkungan,” ujarnya.

Aktivitas penyelenggaraan event dalam masa pandemi, tutur Jamaluddin, harus dilakukan dengan kombinasi online dan offline, adaptif dan inovatif, dan mengedepankan protokol kesehatan serta menerapkan CHSE.

Sementara itu, Gubernur Aceh Nova Iriansyah, menyambut baik agenda wisata di Aceh setelah sempat terhenti karena pandemi Covid-19.

“Aktivitas wisata kita sempat mengalami penurunan akibat pandemi, namun kita harus yakin, tahun ini pandemi bisa mereda dan geliat wisata normal kembali,” katanya.

Dia berharap masyarakat Indonesia dan dunia bisa mengambil momentum lewat 101 event Khazanah Piasan Nanggroe untuk mengenal lebih dekat wisata, seni dan budaya Aceh.

TAG

Bagikan

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp

Berita Terkait

Tinggalkan Komentar

Berita Terbaru

Berita terpopuler

Add New Playlist