Aceh Promosikan UMKM dan Pariwisata di Bali

Sejumlah penari tampil dalam acara Aceh UMKM Expo 2022 di Bali. (foto: Disbudpar Aceh)

Bagikan

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp

Aceh Promosikan UMKM dan Pariwisata di Bali

Bagikan

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp
Sejumlah penari tampil dalam acara Aceh UMKM Expo 2022 di Bali. (foto: Disbudpar Aceh)

MASAKINI.CO – ‎Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh ikut berpatisipasi dalam event Aceh UMKM Expo 2022 di Beachwalk Mall Kuta, Provinsi Bali. Kegiatan yang berlangsung pada 25-27 Mei 2022 ini diselenggarakan oleh Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (Diskop UKM) Aceh.

Rangkaian kegiatan Aceh UMKM Expo 2022 tak hanya menghadirkan beragam produk unggulan dari Tanah Rencong, tapi juga ikut dimeriahkan dengan ekshibisi seni dan budaya yang dibawakan para seniman Aceh.

Sejumlah penampilan kesenian khas Aceh seperti Tari Seudati, Ratoh Jaroe, Saman, dan Ranup Lampuan, unjuk diri di ajang pameran dan misi dagang produk unggulan UMKM Aceh di Bali.

Selain itu, Disbudpar Aceh juga ikut mempromosikan berbagai objek wisata guna menarik kunjungan wisatawan lokal dan internasional yang berada di Bali.

Kepala Dinas Koperasi (Diskop) Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Aceh, Helvizar menyampaikan, tujuan kegiatan ‘Aceh UMKM Expo 2022’ untuk mempromosikan produk UMKM Aceh.

“Harapan kita produk UMKM lokal Aceh ke depan bisa mulai dikenal pasar lokal dan pasar-pasar internasional. Kegiatan ini sesungguhnya wujud kongkrit keberpihakan Pemerintah Aceh kepada para pelaku UMKM,” katanya.

Ia menjelaskan, event ini diikuti 15 produk unggulan UMKM Aceh. Produk-produk tersebut merupakan perwakilan dari ribuan pelaku UMKM yang ada di Aceh.

“15 ini jumlahnya terlalu sedikit, tapi setidaknya ini sebuah langkah besar kita untuk mulai mengenalkan produk UMKM Aceh, betapa produk-produk lokal kita di Aceh juga cukup unggul dan juga siap masuk pasar nasional, dan insyaallah ke pasar internasional,” ucapnya.

Menurutnya, pangsa pasar di Bali dapat mendongkrak pengembangan produk UMKM lokal Aceh. Oleh karena itu, pihaknya akan menjadikan momen ini untuk mengembangkan bisnis UMKM Aceh yang berkelanjutan.

“Mari kita mulai saling mencintai, sekaligus membela dalam bentuk membeli produk-produk UMKM Aceh. Ini merupakan bentuk kerja sama dalam upaya meningkatkan omzet para pelaku usaha, yang terus menerus berusaha untuk meningkatkan taraf ekonomi Aceh,” sebutnya.

TAG

Bagikan

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp

Berita Terkait

Tinggalkan Komentar

Berita Terbaru

Berita terpopuler

Add New Playlist