DPRA Minta Pemerintah Tracking Polio di Seluruh Aceh

Ilustrasi virus polio. (sumber foto: Shutterstock)

Bagikan

DPRA Minta Pemerintah Tracking Polio di Seluruh Aceh

Ilustrasi virus polio. (sumber foto: Shutterstock)

MASAKINI.CO – Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), meminta pemerintah Aceh untuk serius menindaklanjuti temuan kasus polio di daerah Mane, kabupaten Pidie. Dinas terkait didesak melacak kasus polio di kabupaten dan kota lain untuk mencegah merebak virus itu di seluruh Aceh.

“Pemerintah harus melakukan tracking di semua kabupaten dan kota dengan bekerja sama dengan Dinkes setempat,” ujar Juru Bicara Fraksi PKS, Nova Zahara, saat menyampaikan pendapat akhir fraksi PKS dalam sidang paripurna DPRA, Rabu (23/11/2022) lalu.

Hal senada juga disampaikan anggota Fraksi PKS lainnya, yakni dr Purnama Setia Budi, pada sidang paripurna Pergantian Antar Waktu (PAW) Wakil Ketua DPR Aceh, Kamis (24/11/2022) kemarin.

Dia bahkan mengaku khawatir dengan tidak adanya koordinasi antara Pemerintah Aceh dengan Pemerintah Kabupaten/Kota dalam penanganan pasien polio.

Kekhawatiran tersebut dilatarbelakangi dari informasi yang diterima dr Purnama bahwa pasien polio dari Mane, Pidie, dirujuk ke Rumah Sakit Umum Zainal Abidin secara mandiri. Setiba di Banda Aceh, pasien polio tersebut justru masuk rumah singgah yang ada di Banda Aceh.

“Polio ini penyakitnya menular, dan bila kita tidak menaruh perhatian, ini yang kita takutkan, penyakit ini akan terus menular kepada anak-anak lain yang ada di Aceh,” katanya.

Dia juga meminta pemerintah melakukan pemeriksaan secara menyeluruh di seluruh Aceh. Apalagi, temuan polio di Pidie merupakan inisiatif Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat.

“Yang kita takutkan adalah polio ini sedang merebak di seluruh Aceh,” bebernya.

TAG

Bagikan

Berita Terkait

Tinggalkan Komentar

Berita Terbaru

Berita terpopuler

Add New Playlist