Realisasi Kebun untuk Mantan Kombatan GAM, Ini Rencana Lokasinya

Wali Nanggroe Aceh, Tgk Malik Mahmud Al-Haytar saat mendengarkan laporan pemetaan lahan di Aceh Timur. (foto: untuk masakini.co)

Bagikan

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp

Realisasi Kebun untuk Mantan Kombatan GAM, Ini Rencana Lokasinya

Bagikan

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp
Wali Nanggroe Aceh, Tgk Malik Mahmud Al-Haytar saat mendengarkan laporan pemetaan lahan di Aceh Timur. (foto: untuk masakini.co)

MASAKINI.CO – Dalam upaya realisasi distribusi lahan untuk mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM), Bupati Aceh Timur, BPN Aceh dan Kantor Pertanahan Aceh Timur melakukan pemetaan lahan.

“Hasil pemetaan itu kemudian dilaporkan kepada Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk. Malik Mahmud Al Haythar,” kata Kabag Humas dan Kerjasama Wali Nanggroe, M. Nasir Syamaun, Jumat (1/4/2022).

Ia menambahkan, laporan itu seperti disampaikan pada pertemuan dengan Wali Nanggroe pada Selasa 29 Maret kemarin, di Aula Ballroom Hotel Grand Royal, Idi Rayeuk, Aceh Timur.

Dari pertemuan tersebut, diketahui bahwa lokasi lahan yang nantinya akan didisribusikan kepada para mantan kombatan GAM berada di Desa Si Judo, Kecamatan Bidadari, Aceh Timur.

Menanggapi pertemuan tersebut, Wali Nanggroe meminta agar program tersebut harus secepatnya diproses untuk segera dibagikan.

Rencananya pada hari itu Wali Nanggroe beserta rombongan akan turun langsung meninjau lokasi lahan. Namun karena kondisi cuaca yang tidak mendukung, rencana itu urung dilaksanakan.

“Nanti akan jadwalkan ulang untuk tinjau langsung ke lokasi,” kata Wali Nanggroe.

Seperti diketahui, sebanyak 3000 mantan kombatan GAM akan mendapakan kebun siap pakai dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR).

Kepastian itu sebagai hasil pertemuan antara Ketua BRA, Wakil Ketua KPA Kamaruddin Abu Bakar atau Abu Razak, dengan Wakil Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, dan Menteri ATR, Sofyan Jalil, di Gedung Nusantara III, Kamis (24/3/2022) lalu di Jakarta.

Pada pertemuan di Jakarta itu, Abu Razak mengatakan, Menteri Agraria telah sepakat untuk mengalokasikan lahan bagi 3000 mantan kombatan GAM yang lokasinya berada di Aceh Timur.

Sebelumnya juga telah dilakukan pertemuan dengan Ahmad Muzani yang langsung dihadiri oleh Ketua KPA Pusat, Muzakir Manaf atau akrab disapa Mualem.

Saat ini realisasi lahan terus diupayakan, tidak hanya untuk mantan kombatan GAM, tapi juga kepada masyarakat korban konflik dan Tapol/Napol sesuai perintah MoU Helsinki.

Hadir pada pertemuan itu antara lain, upati Aceh Timur, Hasballah M. Thaib atau akrab disapa Rocky, Kepala BPN Aceh Mazwar, Kepala Kantor Pertanahan Aceh Tiur M. Taufik, Ketua BRA Azhari, Bupati Pidie Jaya Aiyub Abbas, dan Staf Khusus Wali Nanggroe M. Raviq.

TAG

Bagikan

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp

Berita Terkait

Tinggalkan Komentar

Berita Terbaru

Berita terpopuler

Add New Playlist