MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Minggu, Februari 22, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Puja-puji Dewa Muruga di Kutaraja

Masa Kini by Masa Kini
29 April 2019
in Daerah, Foto lama, Headline
0

Pendeta melintas di samping api suci jelang ritual ibadah Thaipusam. Fahreza Ahmad/Freelance Photographer

Share on FacebookShare on Twitter

Api suci dinyalakan persis depan gerbang Palani Andawer, pertanda belasan umat Hindu etnis Tamil di Banda Aceh bersiap menyambut Thaipusam. Sementara pandita, bergegas memimpin umat memuja dan memanjatkan harapan pada Dewa Muruga.

Fahreza Ahmad dan M Aulia

RelatedPosts

Wali Kota Banda Aceh Instruksikan Pelayanan Publik dan Penguatan Syariat Islam Optimal Selama Ramadan

Personel Satpol PP WH Banda Aceh Perketat Pengawasan Selama Ramadan

Ayo Ramaikan Peukan Raya Ramadhan 2026 x Pekan QRIS Ramadhan Pasar Atjeh

Pandita memimpin ritual ibadah bulan pertama, Thaipusam di Kuil Palani Andawer, Banda Aceh. Fahreza Ahmad/Freelance Photographer

Tsunami Aceh 2004, melumat Palani Andawer termasuk puluhan etnis Tamil pemeluk Hindu di Gampong Keudah, Kecamatan Kutaraja, Banda Aceh. Sebelum gelombang raya itu, jumlahnya 100 orang namun yang tersisa saat ini hanya 15 orang. Walau minoritas, seluruh ritual keagamaan berjalan damai di kuil yang telah dibangun tahun 1934 ini.

Umat Hindu Tamil saat ibadah Maha Puja Pangguni Uthiram di Kuil Palani Andawer, Banda Aceh. Fahreza Ahmad/Freelance Photographer

Etnis Tamil tanpa sungkan sejak tahun 2012, menunjukkan kebudayaan dan ritual Thaipusam pada warga Banda Aceh yang mayoritas muslim. Bahkan tabuhan gendang dan tari-tarian kegembiraan merayakan Thaipusam, menarik ratusan warga serta wisatawan untuk menyaksikan.

Umat Hindu Tamil di Banda Aceh menari menyambut Hari Thaipusam, hari membayar nazar dan menebus dosa pada Dewa Muruga. Fahreza Ahmad/Freelance Photographer

Bagi pemeluk Hindu Keudah, Krueng Aceh juga bagian dari kehidupannya. Seakan sungai suci Gangga di India, penyucian diri dan pengharapan baru juga dialirkan di sungai yang membelah Banda Aceh ini. Tanpa risih mantra-mantra turut diucap di tepi sungai.

Pandita menabur bunga jelang penyucian diri dalam perayaan hari Thaipusam. M Aulia/Freelance Photographer

Pemeluk Hindu meyakini bila diri telah suci, walau besi menembus sebagian anggota tubuh tak akan ada darah menetes. Mantra-mantra Pandita sangat membantu pria-pria menjalankan nazar dan menebus dosa. Ritual sakral itu juga berlangsung di tepi Krueng Aceh.

Pandita mendoakan seorang pemuda dalam perayaan Thaipusam. M Aulia/Freelance Photographer

Menguyur diri dengan air Krueng Aceh saban tahun dilakoni sejumlah pria etnis Tamil Keudah, saat Maha Puja Pangguni Uthiram Thiruvila. Silih berganti dan saling membantu itulah yang dilakukan saat menyucikan diri.

Etnis India Tamil membersihkan diri dalam perayaan Thaipusam. M Aulia/Freelance Photographer

Usai penyucian diri, pria-pria bernazar bersimpuh di kaki pandita. Ritual penting dalam Taipusam yang tak terlewatkan,

Seorang pria bersujud di kaki pandita saat perayaan Thaipusam. M Aulia/Freelance Photographer

Menancapkan besi di pipi, lidah dan bahu cara lazim dilakukan etnis Tamil pemeluk Hindu sebagai upaya menebus dosa dan berharap pengampunan Dewa Muruga.

Sejumlah pria menusuk diri sebagai permohonan ampun pada Dewa Muruga. Fahreza Ahmad/Freelance Photographer
Etnis Tamil Banda Aceh penganut Hindu bersiap mengarak Arca Dewa Muruga. M Aulia/Freelance Photographer
Tags: acehDewa MuragaGampong Keudah Banda AcehHindu Banda AcehKuil Palani AndawerpilihanTaipusam Acehutama
Previous Post

Nova Resmikan Masjid Annur Aceh di Lombok Utara

Next Post

Arfiana Winandi Juara Moslem Wedding Dress

Related Posts

Lebih dari Dua Bulan Pascabencana, 13 Desa di Aceh Masih Gelap Tanpa Listrik

by Riska Zulfira
11 Februari 2026
0

MASAKINI.CO - Sebanyak 13 desa di wilayah terdampak bencana di Aceh hingga kini masih belum teraliri listrik. Padahal, bencana telah...

Meugang, Tradisi Turun-Temurun Aceh Menyambut Ramadan

by Aininadhirah
4 Februari 2026
0

MASAKINI.CO - Setiap dua hari menjelang Ramadan, Aceh memasuki babak waktu yang berbeda. Jalanan menuju pasar menjadi lebih padat, suara...

Waspada, Potensi Angin Kencang Ancam Aceh hingga Agustus

Cuaca Aceh Hari Ini Berpotensi Hujan Lebat dan Angin Kencang, Warga Diminta Waspada

by Aininadhirah
2 Februari 2026
0

MASAKINI. CO - Kondisi cuaca di sejumlah wilayah Aceh pada Senin, 2 Februari 2026, berpotensi didominasi hujan dengan intensitas sedang...

Next Post
Arfiana Winandi Juara Moslem Wedding Dress

Arfiana Winandi Juara Moslem Wedding Dress

Plt Sekda: Perizinan Perkebunan Berbasis Data Bakal Dongkrak Ekonomi Indonesia

Plt Sekda: Perizinan Perkebunan Berbasis Data Bakal Dongkrak Ekonomi Indonesia

Discussion about this post

CERITA

Ismatul Rahmi pemeran Hasanah dalam dokudrama NOEH | Foto: dok pribadi

Air Mata Hasanah, Luka yang Tak Terlihat dalam Film Noeh

17 Februari 2026

Menembus Batas Negeri, Perjalanan Naufal Maulana Menggapai Beasiswa Pemerintah Rusia

14 Februari 2026

Meugang, Tradisi Turun-Temurun Aceh Menyambut Ramadan

4 Februari 2026

Ramadan di Tenda: Harapan Pengungsi Kalasegi untuk Rumah yang Terlambat Datang

3 Februari 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co

 

Memuat Komentar...