MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Februari 18, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Headline

Akui Terjemahan Diskiriminasi, Google Minta Maaf ke Masyarakat Aceh

Masa Kini by Masa Kini
16 Oktober 2019
in Headline, News
0
Warga Aceh Protes Google Translate Akibat Frasa Rasis
Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Google mengakui ada kesalahan terjemahan pada layanan Google Translate. Communication Manager Google Indonesia, Feliciana Wienathan mengungkapkan hal tersebut setelah Haekal Afifa asal Aceh melayangkan surat protes.

Pihaknya menemukan beberapa unsur diskiriminasi terhadap suku Aceh dan Melayu di Google Translate.

RelatedPosts

Permintaan Kurma Naik Tajam Saat Ramadan, Pembeli Mulai Borong

Aceh Diguncang 43 Gempa Sepekan, Mayoritas Berkekuatan Kecil dan Dangkal

Hindari Menu Sahur Bikin Mudah Haus dan Lapar saat Puasa

“Kami telah menyadari bahwa ada kesalahan terjemahan di Google Translate dan kami meminta maaf kepada siapa saja yang mungkin merasa tidak nyaman oleh terjemahan ini,” kata Feliciana dikutip dari Okezone, Rabu (16/10).

Feliciana juga menyebutkan pihaknya saat ini sedang meneliti hal ini dan mengerjakan perbaikan segera.

Sebelumnya warga Aceh, Haekal Afifa melayangkan keberatan dan protes ke pihak Google, khususnya layanan Google terjemahan (Google Translate).

Pasalnya, sejumlah kata dalam terjemahan dari bahasa Jawa (Javanese) dan bahasa Melayu ke bahasa Indonesia mendiskreditkan dirinya dan masyarakat Aceh umumnya.

Dalam surat terbuka untuk Managing Director Google Indonesia, ia turut mencantumkan sejumlah frasa yang ditemukan diskriminatif.

“Ya betul. Diketahui sekitar dua minggu lalu,” kata Haekal Afifa saat dikonfermasi masakini.co, Selasa (15/10) malam.

Ia menjelaskan frasa-frasa tersebut awalnya ditemukan sendiri saat melakukan pencarian. Berikutnya dishare oleh rekan-rekannya.

“Kemudian melakukan validasi, hingga sampai pada kesimpulan kita melakukan protes,” tegasnya.

Ia menyebutkan yang diprotesnya itu Google sebagai penyedia layanan.

“Persoalan user, kontributor atau orang yang menginput saya kira Google punya sistem verifikasi sendiri apalagi itu berkaitan dengan rasisme,” pungkasnya.[]

Tags: Feliciana WienathanGoogle TranslateHaekal AfifaTranslate Diskriminatif
Previous Post

Polri Deteksi Rencana JAD Serang Markas Polisi

Next Post

Aset Permodalan Mahirah Muamalah Tembus 15 Miliar

Related Posts

Koalisi NGO HAM Aceh Somasi Google

Koalisi NGO HAM Aceh Somasi Google

by Masa Kini
22 Oktober 2019
0

MASAKINI.CO - Koalisi NGO HAM Aceh melayangkan surat peringatan (somasi) untuk Kantor Perwakilan Google LLC Indonesia terkait permasalahan melalui fitur...

Warga Aceh Protes Google Translate Akibat Frasa Rasis

Warga Aceh Protes Google Translate Akibat Frasa Rasis

by Masa Kini
15 Oktober 2019
0

MASAKINI.CO - Warga Aceh, Haekal Afifa melayangkan keberatan dan protes ke pihak Google, khususnya layanan Google terjemahan (Google Translate). Pasalnya,...

Next Post

Aset Permodalan Mahirah Muamalah Tembus 15 Miliar

26 Grup Siap Bersaing di Festival Ratoh Jaroe

Discussion about this post

CERITA

Ismatul Rahmi pemeran Hasanah dalam dokudrama NOEH | Foto: dok pribadi

Air Mata Hasanah, Luka yang Tak Terlihat dalam Film Noeh

17 Februari 2026

Menembus Batas Negeri, Perjalanan Naufal Maulana Menggapai Beasiswa Pemerintah Rusia

14 Februari 2026

Meugang, Tradisi Turun-Temurun Aceh Menyambut Ramadan

4 Februari 2026

Ramadan di Tenda: Harapan Pengungsi Kalasegi untuk Rumah yang Terlambat Datang

3 Februari 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co