MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Minggu, Maret 1, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Headline

Plt Gubernur: Perguruan Tinggi Harus Ciptakan SDM unggul dan Inovatif

Masa Kini by Masa Kini
20 November 2019
in Headline
0
Plt Gubernur: Perguruan Tinggi Harus Ciptakan SDM unggul dan Inovatif
Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Pelaksana Tugas Gubernur Aceh, Nova Iriansyah mengatakan peran perguruan tinggi sangat dibutuhkan untuk menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul dan inovatif, karena keunggulan SDM tidak bisa dipisahkan dari kemajuan revolusi industri 4.0 yang telah menyentuh hampir semua sisi kehidupan.

Hal itu dikatakan Nova saat berbicara pada Dies Natalis ke-13 Universitas Teuku Umar (UTU) Meulaboh, Aceh Barat, Rabu (20/11).

RelatedPosts

Gamis Melayu “Bini Orang” Jadi Primadona Lebaran Tahun 2026

Sampel MBG Simpang Mamplam Diuji BBPOM Aceh, Hasil Keluar 4–5 Hari

Nyaris 200 Anak Diduga Keracunan MBG di SP Mamplam, Polisi Segel Lokasi

“Dies Natalis ini harusnya merupakan momentum bagi keluarga besar UTU melakukan kontemplasi dan evaluasi mendalam atas semua yang telah dikerjakan selama ini. UTU harus bisa melangkah lebih cepat, agar bisa sejajar dengan perguruan tinggi yang
telah hadir terlebih dahulu,” ujar Nova di hadapan rektor, para petinggi UTU serta ratusan mahasiswa yang hadir.

Nova menjelaskan, pendidikan di Aceh adalah hal utama yang sangat penting di samping masalah kesehatan. Karena itu dia mengajak semua pihak untuk terlibat dalam memajukan pendidikan.

Sementara itu, kepada seluruh civitas akademika UTU juga diminta menjadikan momen ulang tahun kampus tersebut sebagai ruang untuk menyiapkan rencana strategis guna berbenah menjadi kampus unggul di tanah air.

Nova juga mengapresiasi perkembangan yang berhasil dicapai UTU di usianya yang baru 13 tahun. Di usia yang relatif muda itu, kata Nova, UTU telah menunjukkan perkembangan cukup pesat.

Proses transformasi UTU disebut sejalan dengan perkembangan zaman, yang kini sudah memasuki Era Revolusi Industri 4.0, yang menuntut perubahan cepat di berbagai aspek.

Namun begitu, sebagai kampus yang tumbuh dan berkembang di era milenial, Nova berharap UTU lebih cekatan dalam mengembangkan SDM di kalangan generasi muda.

Selain itu, kampus UTU juga diminta tidak sekedar menjadi tempat mencetak anak-anak muda yang siap menjadi agen perubahan di masyarakat. Lebih dari itu, UTU harus siap membentuk agen yang mampu mengubah budaya dan karakter bangsa, sehingga setiap pergerakan zaman dapat dijawab dengan menghadirkan sistem didik yang berkualitas.

“Saya ingatkan lagi, bahwa setiap kampus memiliki kesempatan untuk bersaing di tingkat internasional, asal segenap civitas akademikanya serius mengejar mimpi-mimpi yang telah dicanangkan,” kata Nova.

Pada kesempatan itu, Nova juga berpesan agar UTU tidak hanya fokus pada pengembangan infrastruktur, tapi juga harus siap merancang sistem pembelajaran yang lebih berkualitas.
Hal itu disebut sesuai dengan program studi UTU yang sangat relevan dengan sumber daya Aceh yang fokus di bidang agro dan kelautan.

Bahkan, Nova berharap, ke depan UTU bisa menjadi center of excellent untuk semangat menciptakan kemandirian pangan di negeri ini.

Di hadapan ratusan mahasiswa dan civitas akademika UTU, Nova juga menjelaskan laporan terbaru Global Competitiveness Indeks (GCI) 2017-2018 yang belum lama ini disampaikan di World
Economic Forum.

Menurut laporan itu, Indonesia menduduki peringkat ke 36 dari 137 negara yang disurvey. Peringkat tersebut, kata Nova, naik lima tingkat dibanding tahun sebelumnya. Meskipun demikian, di Asia Tenggara, data GCI menyebut Indonesia masih berada pada posisi ke-4, di bawah Singapura, Malaysia dan Thailand.

“Dan saya sangat berharap, UTU lebih intensif mengaplikasikan revolusi industri 4.0 dalam sistem belajarnya, selain mempertajam strategi hilirisasi dan
komersialisasi dengan memperkuat kerjasama riset dengan industri. Dengan demikian, semangat berinovasi akan menjadi DNA bagi akademisi UTU, sehingga kampus ini mampu menjawab trend global dan kebutuhan masyarakat kekinian.”

Sementara itu, Rektor UTU Prof. Dr. Jasman J. Ma’ruf, SE., MBA dalam sambutannya menjelaskan sejarah panjang lahirnya UTU yang dimulai pada tahun 1983. Kala itu lembaga pendidikan itu bernama Akademik Pertanian.

Ia berharap UTU terus melahirkan sarjana-sarjana berkembang yang tidak hanya mengejar satus Pegawai Negeri Sipil. Sebaliknya para lulusan diminta menjadi sarjana-sarjana yang inovatif dan kreatif yang melahirkan berbagai pemikiran dan terobosan baru dalam mewujudkan kemajuan Aceh.

Jasman juga menjelaskan, UTU pada saat baru dilahirkan hanya memiliki 11 prodi. Tapi dalam perkembangannya sekarang sudah memiliki 18 prodi.

“Kemudian dalam waktu dekat juga akan turun SK satu Prodi baru,” ujarnya.

Dalam perjalanannya, jumlah dosen UTU juga disebut semakin meningkat, di mana pada 2014 jumlah dosen hanya 108 orang dan hanya 4 orang yang berstatus PNS. Tetapi saat ini jumlah dosen sebanyak 289 orang dengan 143 berstatus PNS.

Jasman juga berharap Pemerintah Aceh mendukung pembangunan saran kampus, seperti jalan, sejumlah gedung hingga Masjid.

Sementara itu Rektor Universitas Syiah Kuala, Prof. Dr. Syamsul Rizal, M. Eng yang menjadi pembicara pada acara tersebut mengatakan, satu-satunya cara memajukan Aceh adalah dengan melahirkan sebanyak-banyaknya orang berpendidikan.

“Era revolusi industri 4.0 perguruan tinggi harus berpacu dengan waktu untuk terus berkreasi dan berinovasi,” kata Syamsul Rizal.

Syamsul Rizal juga mengatakan ingin seluruh perguruan tinggi berjalan beriringan demi kemajuan bersama. []

Tags: 13 tahun UTU MeulabohUTU
Previous Post

Satu Kemenangan Saja Persiraja Naik Kasta

Next Post

Tiga Tahun, KKR Aceh Kumpulkan Pernyataan 3.040 Korban Konflik

Related Posts

Aturan Wajib Berboncengan di Kampus UTU, Begini Penjelasan Rektor

Wacana Dapat Kelola Tambang Disambut Baik Kampus UTU Aceh Barat

by Alfath Asmunda
23 Januari 2025
0

MASAKINI.CO - Wacana agar perguruan tinggi dapat mengelola tambang disambut baik Universitas Teuku Umar (UTU) di Kabupaten Aceh Barat, Provinsi...

Sambangi UTU, AMANAH Goes to Campus Ajak Generasi Muda Berkreasi di Era Digital

Sambangi UTU, AMANAH Goes to Campus Ajak Generasi Muda Berkreasi di Era Digital

by Ahmad Mufti
2 Juli 2024
0

MASAKINI.CO - Aneuk Muda Aceh Unggul Hebat (AMANAH) kembali menggelar acara AMANAH Go To Campus. Kali ini, AMANAH berkolaborasi dengan...

Aturan Wajib Berboncengan di Kampus UTU, Begini Penjelasan Rektor

Aturan Wajib Berboncengan di Kampus UTU, Begini Penjelasan Rektor

by Alfath Asmunda
4 Oktober 2023
0

MASAKINI.CO - Universitas Teuku Umar (UTU) mewajibkan warga kampus berboncengan ketika memasuki wilayah kampus, baik bagi kendaraan roda dua maupun...

Next Post

Tiga Tahun, KKR Aceh Kumpulkan Pernyataan 3.040 Korban Konflik

PSSI Resmi Umumkan, Gelandang Asal Bireuen Lolos Timnas SEA Games

PSSI Resmi Umumkan, Gelandang Asal Bireuen Lolos Timnas SEA Games

Discussion about this post

CERITA

Singkirkan 4.000 Peserta, Reza Wakili Indonesia ke Rusia

27 Februari 2026
Ismatul Rahmi pemeran Hasanah dalam dokudrama NOEH | Foto: dok pribadi

Air Mata Hasanah, Luka yang Tak Terlihat dalam Film Noeh

17 Februari 2026

Menembus Batas Negeri, Perjalanan Naufal Maulana Menggapai Beasiswa Pemerintah Rusia

14 Februari 2026

Meugang, Tradisi Turun-Temurun Aceh Menyambut Ramadan

4 Februari 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co