MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Senin, April 13, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Aminullah Usman: Pemko Siap Tingkatkan Sinergitas dengan PNM

Masa Kini by Masa Kini
11 Maret 2020
in News
0
Aminullah Usman: Pemko Siap Tingkatkan Sinergitas dengan PNM
Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman menyatakan Pemko siap meningkatkan sinergitas dengan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dalam mendorong berkembangnya perekonomian masyarakat kecil dan menengah di Banda Aceh.

Hal ini disampaikan Wali Kota saat menerima kedatangan pejabat PNM pusat, Rabu (11/3/2020) di pendopo Wali Kota.

RelatedPosts

Warga Tak Masuk JKA? Ini 4 Cara Ajukan Sanggahan Data Desil

Ribuan Warga Padati CFD Banda Aceh, Funwalk TNI AU Angkat Isu Kemanusiaan

Warga Jantho Ultimatum Tambang Emas Ilegal: Hentikan dalam 3 Hari atau Ditindak

Dalam pertemuan ini, Aminullah menyampaikan sekilas profil Kota Banda Aceh, ibukota Provinsi Aceh yang hanya memiliki luas sekitar 61 KM persegi. Kota yang dulunya bernama Kutaraja ini mengandalkan sektor wisata dalam mendongkrak ekonomi.

“Kami tidak punya SDA dan hasil bumi, karenanya kami sangat komit menggenjot sektor wisata agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat kecil, seperti UMKM,” ungkapnya.

Selain melakukan promosi wisata, lanjut Aminullah, Pemko juga sangat konsen dalam membina pelaku UMKM. Seiring dengan meningkatnya kunjungan wisata, jumlah UMKM juga semakin meningkat. Tahun 2019 jumlahnya sudah mencapai 12.012 UMKM, jauh mengalami peningkatan dibanding tahun 2017, yakni hanya 9.591 UMKM.

Iapun menyampaikan apresiasi pada PNM atas capaian tersebut. Menurut mantan Dirut Bank Aceh ini berkembangnya sektor UMKM di ‘Kota Gemilang’ juga tidak terlepas dari peran PNM yang selama ini terus berkontribusi dengan berbagai programnya, seperti program UlaMM dan Mekaar.

Berkembangnya sektor usaha mikro, kecil dan menengah di Banda Aceh juga berdampak pada menurunnya angka kemiskinan dan pengangguran.

Diugkapkan Aminullah, terjadi penurunan angka kemiskinan di Banda Aceh dalam beberapa tahun terakhir. Dari 7,72 % pada tahun 2015 turun menjadi 7,22 % pada tahun 2019. Kemudian pengangguran, dari 12 % tahun 2015 turun drastis menjadi 6,92 % pada tahun 2019.

Wali Kota kemudian berharap sinergitas dengan PNM dapat terus meningkat dimasa mendatang.

“Kita siap meningkatkan sinergitas dengan PNM dalam mengembangkan ekonomi masyarakat kecil. Selama ini sudah sangat terbantu. Apa saja program yang bermanfaat utk masyakarat, kita akan dukung,” kata Aminullah.

Dalam pertemuan ini, Wali Kota juga menyinggung soal sistem ekonomi syariah yang akan berlaku di Aceh mulai tahun 2021 sesuai amanah Qanun Nomor 11 Tahun 2018.

Dalam kesempatan ini, pihak PNM yang juga dihadiri Ketua Dewan Pengawas Syariah, Didin Hafifuddin banyak berdiskusi, dimana Aminullah sebagai Ketum MES Aceh dinilai berperan penting dalam menyosialisasikan sistem keuangan syariah ini.

Dalam kapasitasnya sebagai Wali Kota, Aminullah juga dianggap sukses menerapkan sistem syariah dalam operasional PT Mahirah Muamalah Syariah (MMS), Lembaga Keuangan Mikro Syariah yang dibentuk untuk membantu pembiyaan usaha masyarakat kecil di Banda Aceh.

Pihak PNM sendiri termotivasi dan berharap sistem ini akan menjadi virus yang bisa ditularkan ke seluruh Indonesia.

Turut hadir dalam pertemuan ini, Komisaris PNM, M Sholeh Amin, Direktur Kepatuhan dan Manajemen Resiko, M Q Gunadi, Kepala Divisi Unit Usaha Syariah, Ramon Agustus, Pemimpin Cabang UlaMM Aceh, Muhammad Wazir, Regional Manager PNM Mekaar Wilayah Aceh, Agung Utomo dan Koordinator Pengawas PNM Mekaar Wilayah Aceh, Azhari.

Sementara dari jajaran Pemko hadir Kadis PTM-PTSP, Muchlis dan Kasubbag Kerjasama, Penanaman Modal dan Kerjasama Daerah Bagian Adm Perekonomian, Mustawati.[]

Tags: Info Banda Aceh
Previous Post

Setelah India, Giliran Thailand Tahan 29 Nelayan Aceh

Next Post

Mahasiswa Norwegia Belajar Pengelolaan Sampah di Sabang

Related Posts

BPBD Banda Aceh Kembali Semprot Disinfektan di Rumah Ibadah

by Masa Kini
24 Juli 2020
0

MASAKINI.CO - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banda Aceh kembali menyemprot disinfektan di rumah ibadah. Setelah penyemprotan di masjid-masjid,...

Angin Puting Beliung Landa Banda Aceh, Ini Pesan Kepala BPBD Kota

by Masa Kini
17 Juli 2020
0

MASAKINI.CO - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banda Aceh meminta masyarakat meningkatkan wawasan mitigasi bencana. "Agar dapat meminimalisir risiko,...

Swab Test Massal Banda Aceh Incar 1.300 Warga

by Masa Kini
4 Juni 2020
0

MASAKINI.CO - Pemko Banda Aceh menyasar 1.300 warga untuk menjalani Swab test Coronovirus Disease (COVID-19) selama sepekan. Wali Kota Banda...

Next Post

Mahasiswa Norwegia Belajar Pengelolaan Sampah di Sabang

Investor Abu Dhabi Tertarik Investasi di Aceh US$1 Miliar

Discussion about this post

CERITA

Rumah Dibakar Ayah, Ibu dan Dua Anak Selamat dari Amukan Dini Hari

7 April 2026

Dari Ditolak hingga Diakui: Jalan Sunyi Inayatillah Membuktikan Perempuan Bisa Memimpin

2 April 2026

Dari Balik Tenda, Suara Wara Bongkar Realitas Pengungsi Aceh Tamiang

27 Maret 2026
Sambut Idul Fitri, Kak Na Keliling Kota Berbagi Daging Meugang

Sambut Idul Fitri, Kak Na Keliling Kota Berbagi Daging Meugang

19 Maret 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co