MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Jumat, April 10, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Satgas: Aceh Butuh Bantuan Pemerintah Pusat Untuk Tangani COVID-19

Redaksi by Redaksi
2 Oktober 2020
in News
0
Satgas: Aceh Butuh Bantuan Pemerintah Pusat Untuk Tangani COVID-19

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof. Wiku Adisasmito.

Share on FacebookShare on Twitter

POPULARITAS.COM – Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito menyebutkan Provinsi Aceh membutuhkan bantuan pemerintah pusat untuk menangani COVID-19. Hal tersebut dikarenakan jumlah kasus di Provinsi paling ujung Sumatera ini terus bertambah

“Kenapa menambahkan Aceh? Kami pekan lalu ke Aceh dan bertemu dengan plt gubernur serta masyarakat adat Aceh, kami mendapatkan laporan bahwa di sana memerlukan bantuan karena kasusnya meningkat,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito seperti dilansir laman Antara, Jumat (2/10/2020).

RelatedPosts

39 Gempa Guncang Aceh Sepekan, Mayoritas Dangkal dan Tak Dirasakan

Data Tak Sinkron, Warga Miskin Malah Masuk Desil Tinggi dan Terbebani Iuran BPJS

Bea Cukai Langsa Musnahkan Rokok Senilai Rp1,29 Miliar

Sebelumnya pemerintah hanya menetapkan 9 provinsi, yaitu DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Papua, dan Bali menjadi provinsi prioritas yang ditangani Menteri Koordinator Bidang Maritin dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan. Namun, pemerintah menambah Banten dalam provinsi prioritas dan selanjutnya Aceh.

“Kasusnya meningkat ini berdasarkan laboratorium PCR yang mereka miliki dari 3 Litbangkes, Labkesda dan RS Zainul Abidin, terjadilah deteksi peningkatan kasus. Mereka merasa perlu bantuan dari pemerintah pusat, khususnya satgas agar laboratoriumnya bisa ditambah,” tambah Wiku.

Pada hari ini, berdasarkan data ada penambahan 112 kasus baru, sehingga jumlah total kasus di Aceh 4.666 dengan jumlah yang sembuh 2.487 kasus dan meninggal 179 orang.

“Khususnya laboratorium PCR di beberapa tempat tertentu, misalnya di Aceh Utara, Aceh Tengah dan Aceh Selatan. Dengan melakukan penambahan laboratorium PCR otomatis nanti bisa jadi terdeteksi kasus lebih banyak,” ungkap Wiku.

Penambahan kasus itu, menurut Wiku, karena mobilitasi penduduk yang tinggi.

“Penduduk dari luar Aceh juga datang ke Aceh, maka pembatasan mobilitas penduduk itu sangat penting dalam pengendalian COVID-19 ini. Jadi, tidak ada niat sedikit pun, termasuk dari pemerintah daerah untuk menutupi data, sama sekali tidak,” kata Wiku.

Dengan kondisi tersebut, akhirnya pemerintah pusat mengetahui kendala Aceh termasuk kebutuhan ICU dan ruang isolasi karena kasusnya meningkat. “Kami melihat sendiri ternyata masyarakatnya juga masih banyak yang belum menjalankan protokol kesehatan, sehingga kasusnya meningkat. Untuk itu kami juga akan memberikan bantuan masker,” tambah Wiku.

Wiku mengaku Satgas ikut menggerakkan ekonomi masyarakat Aceh dengan memberikan bahan masker agar masyarakat Aceh bisa membuat masker kain sendiri.

#satgascovid19 #ingatpesanibu #ingatpesanibupakaimasker #ingatpesanibujagajarak #ingatpesanibucucitangan #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitangandengansabun

Tags: CoronaCovidCovid-19
Previous Post

51 Nelayan Aceh Sudah Jalani Test Swab

Next Post

KMP Aceh Hebat 1 Resmi Dilaunching

Related Posts

Santos Umumkan Neymar Positif Covid-19, Liga Brasil Libur Sebulan

by Ali L
8 Juni 2025
0

MASAKINI.CO - Klub Brasil, Santos, mengonfirmasi bahwa Neymar telah dinyatakan positif Covid-19. Kabar ini diumumkan oleh klub melalui pernyataan resmi...

Pemakaman Jenazah Punya Riwayat Terpapar Covid-19 di Aceh Tenggara Sempat Ditolak Keluarga

Musk Klaim USAID Danai Penelitian Senjata Biologis

by Ahmad Mufti
3 Februari 2025
0

MASAKINI.CO - Elon Musk menuduh Badan Pembangunan Internasional AS (USAID) mendanai penelitian senjata biologis. Pengusaha miliarder itu juga menyebutkan lembaga...

Mantan Kadisdik Aceh Ditahan Terkait Kasus Korupsi Wastafel

Mantan Kadisdik Aceh Ditahan Terkait Kasus Korupsi Wastafel

by Alfath Asmunda
5 Agustus 2024
0

MASAKINI.CO - Mantan Kepala Dinas Pendidikan Aceh inisial RF resmi ditahan sebagai tersangka korupsi pengadaan wastafel atau tempat cuci tangan...

Next Post
KMP Aceh Hebat 1 Resmi Dilaunching

KMP Aceh Hebat 1 Resmi Dilaunching

Dewan Asal Tangse Bantu Santri Korban Kebakaran

Dewan Asal Tangse Bantu Santri Korban Kebakaran

Discussion about this post

CERITA

Rumah Dibakar Ayah, Ibu dan Dua Anak Selamat dari Amukan Dini Hari

7 April 2026

Dari Ditolak hingga Diakui: Jalan Sunyi Inayatillah Membuktikan Perempuan Bisa Memimpin

2 April 2026

Dari Balik Tenda, Suara Wara Bongkar Realitas Pengungsi Aceh Tamiang

27 Maret 2026
Sambut Idul Fitri, Kak Na Keliling Kota Berbagi Daging Meugang

Sambut Idul Fitri, Kak Na Keliling Kota Berbagi Daging Meugang

19 Maret 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co