MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Februari 25, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Headline

Tak Kenal Libur, Nakes Aceh Temukan 21 Kasus Baru

Redaksi by Redaksi
30 Oktober 2020
in Headline, News
0

Jubir Covid-19 Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani.

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Libur dan cuti bersama tidak menghambat tim surveilans di Aceh terus melakukan kontak tracing di lapangan, sehingga kasus-kasus baru terus ditemukan.

“Kasus-kasus baru itu hasil tracing kontak erat dengan penderita Covid-19,” kata Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Aceh, Saifullah Abdulgani (SAG), Jumat (30/10).

RelatedPosts

Jelang Berbuka, Rumah Warga di Darussalam Aceh Besar Ludes Terbakar

BBPOM Aceh Temukan 38 Produk Bayi Kedaluwarsa, Dua Retail di Aceh Besar Langgar Ketentuan

Wagub Aceh Minta Percepatan Nasional Pembangunan Huntap dan Sinkronisasi Data Pascabencana

Selain tim surveilans, ia mengapresiasi tim medis dan tenaga kesehatan. Mereka melaksanakan tugas di Puskesmas, Rumah Sakit Umum Daerah.

Menurut SAG, kasus baru dilaporkan dalam 24 jam terakhir sebanyak 21 orang, sembuh tujuh orang, dan tiga orang meninggal dunia.

Sektor kesehatan merupakan bidang pekerjaan yang berdenyut 24 jam. Pelayanan tidak boleh berhenti di pelbagai unit pelayanan.

“Pelayanan rumah sakit, kontak tracing, dan uji laboratorium, tak berhenti sebelum, dan apalagi dalam masa pandemi ini,” ujarnya.

SAG juga menghimbau tenaga kesehatan di bidang promosi kesehatan untuk meningkatkan promosi dan edukasi tempat-tempat wisata, dan memastikan protokol kesehatan dijalankan sebagaimana mestinya.

Menurut SAG, yang juga mantan Kasie Promosi Kesehatan, Dinas Kesehatan Aceh itu, tenaga kesehatan masyarakat merupakan benteng pertahanan pertama agar masyarakat tetap sehat, dan tidak sampai terserang penyakit. Mereka membidangi upaya preventif dan promotif.

“Bila benteng preventif dan promotif kedodoran, dikhawatirkan kasus Covid-19 akan melonjak usai libur dan cuti bersama ini. Akibatnya, rumah sakit maupun tempat isolasi bisa penuh dan pelayananan kesehatan menjadi tidak optimal lagi,” katanya.

Karena itu, lanjut SAG, masa pandemik Covid-19 ini merupakan waktu emas bagi tenaga kesehatan lingkungan maupun tenaga kesehatan masyarakat untuk proaktif dan berkreasi secara optimal sesuai bidang keahliannya, yakni preventif dan promotif.

“Mari semua tenaga kesehatan di segala lini proaktif dan gencar melakukan upaya-upaya preventif dan promotif di tengah-tengah masyarakat,” ajak SAG.[]

Tags: cucitangancucitangandengansabuningatpesanibuingatpesanibucucitanganingatpesanibujagajarakingatpesanibupakaimaskerjagajarakjagajarakhindarikerumunanpakaimaskersatgascovid19
Previous Post

Antisipasi Penyebaran Covid, Menhub Pantau Pelabuhan Tanjung Priok

Next Post

Pandemi Covid, Omzet Olshop Turun Hingga 60 Persen

Related Posts

MasakiniTalks | Joel’s Bungalow, Potensi Wisata Saat Pandemi

MasakiniTalks | Joel’s Bungalow, Potensi Wisata Saat Pandemi

by Redaksi
25 Februari 2021
0

5.080 Vaksin Sinovac Tiba di Aceh Besar

MPU Aceh: Vaksin Covid-19 Suci dan Halal

by Masa Kini
14 Januari 2021
0

MASAKINI.CO - Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh sependapat dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat terkait kesucian dan kehalalan vaksin covid-19....

Salat Idul Fitri di Tengah Pandemi

10 Warga Banda Aceh Konfirmasi Positif Covid-19

by Masa Kini
11 Januari 2021
0

MASAKINI.CO - Delapan pasien Covid-19 di Aceh dinyatakan sembuh. Empat diantaranya merupakan warga Kota Langsa sebanyak empat orang. Menurut Jubir...

Next Post
Pandemi Covid, Omzet Olshop Turun Hingga 60 Persen

Pandemi Covid, Omzet Olshop Turun Hingga 60 Persen

MOTION | Penanganan Covid-19 di Indonesia Lebih Baik dari Rata-rata Dunia

MOTION | Penanganan Covid-19 di Indonesia Lebih Baik dari Rata-rata Dunia

Discussion about this post

CERITA

Ismatul Rahmi pemeran Hasanah dalam dokudrama NOEH | Foto: dok pribadi

Air Mata Hasanah, Luka yang Tak Terlihat dalam Film Noeh

17 Februari 2026

Menembus Batas Negeri, Perjalanan Naufal Maulana Menggapai Beasiswa Pemerintah Rusia

14 Februari 2026

Meugang, Tradisi Turun-Temurun Aceh Menyambut Ramadan

4 Februari 2026

Ramadan di Tenda: Harapan Pengungsi Kalasegi untuk Rumah yang Terlambat Datang

3 Februari 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co