MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Juli 22, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Headline

Dampak Pandemi, Ojek Online Koala Kehilangan Lebih Separuh Omzet

Masa Kini by Masa Kini
11 Januari 2021
in Headline, News
0

Ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Pandemi Covid-19 telah menyulitkan pelaku bisnis kreatif. Setidaknya itu yang dirasakan Farah Febriani, mahasiswa Psikologi Universitas Syiah Kuala (USK).

Pengagas Komunitas Ojek Akhwat Syiah Kuala (Koala) yang berdiri sejak 2018 itu, mengaku mengalami penurunan omzet bahkan memberhentikan karyawan.

RelatedPosts

Taman Telepon Direvitalisasi, Pemko Banda Aceh Hidupkan Jejak Sejarah Kota Tua

Ekonom: Aceh Butuh Industri Besar untuk Ubah Struktur Ekonomi

Kemenag Perkuat Perlindungan Anak, Aplikasi AMAN Jadi Kanal Aduan Kekerasan

Sebelum pandemi Covid-19, menurutnya orderan ojek Koala bisa mencapai 350 orderan.

“Driver sekitar 10 orang yang masih bertahan, tapi kita akan terus rektrut sih. Biasanya setiap minggu sekali kita rekrut masuk lagi dua orang, tiga orang begitu,” ungkap Farah, Senin (11/2).

Tercatat 200 orang driver Koala sebelum pandemi, 35 di antaranya aktif mendapat orderan setiap hari di daerah Darussalam. Saat ini tersisa 10 orang driver aktif dan 30 orang tercatat sebagai driver.

“Total bersih pemasukan Koala sebulan maksimal sekitar 5 hingga 8 juta, kalau sekarang perbulannya yang paling banyak sekitar Rp500.000, sesuai dengan orderan perhari,” ujar Farah.

Ia juga memberhentikan dua orang karyawan yang bekerja sebagai admin, dampak minimnya pemasukan Koala selama pandemi.

Farah berharap Koala dapat bertahan di tengah kondisi yang belum pasti. Ia juga mengusahakan dana bantuan yang diberikan pada UMKM terdampak Covid-19 untuk keberlangsungan Koala.

“Yang paling penting masih bertahan lah. Di luar sana masih ada yang butuh sama Koala, kami sebagai driver dan pengelola juga butuh dengan pekerjaan ini,” pungkasnya.[Missanur Refasesa]

Tags: cucitangancucitangandengansabuningatpesanibuingatpesanibucucitanganingatpesanibujagajarakingatpesanibupakaimaskerjagajarakjagajarakhindarikerumunanpakaimaskersatgascovid19
Previous Post

Larangan WNA Masuk ke Tanah Air Diperpanjang 14 Hari

Next Post

BPOM Restui Vaksin COVID-19 Sinovac

Related Posts

MasakiniTalks | Joel’s Bungalow, Potensi Wisata Saat Pandemi

MasakiniTalks | Joel’s Bungalow, Potensi Wisata Saat Pandemi

by Redaksi
25 Februari 2021
0

5.080 Vaksin Sinovac Tiba di Aceh Besar

MPU Aceh: Vaksin Covid-19 Suci dan Halal

by Masa Kini
14 Januari 2021
0

MASAKINI.CO - Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh sependapat dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat terkait kesucian dan kehalalan vaksin covid-19....

Salat Idul Fitri di Tengah Pandemi

10 Warga Banda Aceh Konfirmasi Positif Covid-19

by Masa Kini
11 Januari 2021
0

MASAKINI.CO - Delapan pasien Covid-19 di Aceh dinyatakan sembuh. Empat diantaranya merupakan warga Kota Langsa sebanyak empat orang. Menurut Jubir...

Next Post
BPOM Restui Vaksin COVID-19 Sinovac

BPOM Restui Vaksin COVID-19 Sinovac

Kampus Sepi, Ramai Pedagang di Darussalam Tutup Usaha

Discussion about this post

CERITA

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

Dari Lhoknga, Anyaman Bambu Menganyam Jalan ke Pasar Dunia

19 Juli 2026

Kehilangan Kaki dan Suami, Asmiati Menyimpan Harapan untuk Kembali Berdiri

17 Juli 2026

Gigi Ngilu Jangan Diabaikan, Kenali 5 Varian Sensodyne Sesuai Keluhan Sebelum Membeli

16 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co