MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Juni 3, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Jadi Desa Budaya di Aceh, Desa Tanjung Mas Gelar Lokakarya Bina Warga

Masa Kini by Masa Kini
18 Juli 2021
in Daerah, News
0
Jadi Desa Budaya di Aceh, Desa Tanjung Mas Gelar Lokakarya Bina Warga

Lokakarya menyusun langkah strategis membina daya warga menuju desa budaya Tanjung Mas, pada Sabtu (17/07). Istimewa untuk masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) pada Juni 2021 telah menetapkan Desa Tanjung Mas, Kecamatan Simpang Kanan, Kabupaten Aceh Singkil sebagai desa budaya di Provinsi Aceh.

Menyambut program tersebut Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Singkil bersama pendamping desa kebudayaan Tanjung Mas, mengadakan Lokakarya menyusun langkah strategis membina daya warga menuju desa budaya Tanjung Mas, pada Sabtu (17/07).

RelatedPosts

Setiap Jumat, Satpol PP-WH Awasi Warkop dan Usaha yang Masih Buka

Pemko Banda Aceh Kucurkan Rp25 Miliar untuk Gaji ke-13 ASN

Lima Rumah Ludes Terbakar di Aceh Tenggara, Korban Mengungsi 

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Khalilullah Berutu, mengtakan siap bekerja sama dan mendukung program dari Kemendikbud ini. “Secara kriteria untuk menjadi desa budaya Tanjung Mas sudah memiliki kriteria itu, tinggal kita lagi harus bersama-sama mewujudkan ini,” kata Khalilullah dalam keterangannya diperoleh masakini, Banda Aceh, Minggu (18/07).

Khalilullah menambahkan pihaknya siap membantu program ini agar bisa segera terwujud. “Sebagai bekas kerajaan tua di Tanoh Singkel, setidaknya kita harus mengumpulkan sejarah dan bukti-bukti autentik terhadap peninggalan sejarah tersebut,” ujarya.

Lokakarya menyusun langkah strategis membina daya warga menuju desa budaya Tanjung Mas, pada Sabtu (17/07). Istimewa untuk masakini.co

Lokakarya ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan warga desa dalam membaca peluang, serta meningkatkan potensi desa yang selama ini belum dimanfaatkan dengan baik dan maksimal.

Pendamping Kebudayaan Desa, Wanhar Lingga, menjelaskan bahwa setidak ada tiga tahapan yang harus dilalui dalam program ini, pertama yaitu Temukenali menemukan atau mengidentifikasi potensi budaya yang ada di Desa Tanjung Mas, tahap berikutnya yaitu pengembangan kemudian pemanfaatan.

“Setelah dua bulan ini berjalan kita melakukan tahap Temukenali, ternyata sangat banyak potensi Desa Tanjung Mas yang bisa diangkat,” ungkap Wanhar.

Wanhar menuturkan, selama proses temukenali, ternyata makam ayahanda Syeikh Abdurrauf As-singkily yaitu Syeikh Ali Al-Fansuri berada di Tanjung Mas. Keberadaannya menjadi salah satu cagar budaya yang sangat berpotensi untuk dikembangkan, kemudian makam-makam tua yang diperkirakan dari bentuk batu nisan yang ditemukan berusia berkisar sekitar abad ke-15 atau sekita 500 tahun yang lalu.

Guna mengembangkan cagar budaya makam Syeikh Ali Al-Fansuri tersebut salah satu tokoh agama di desa tersebut yang juga Ketua Baitul Mal Aceh Singkil yaitu Ali Sadikin Pinto, siap menghibahkan tanah pribadinya guna membangun sarana dan prasarana menuju makam.

Hadir dalam kegiatan tersebutKetua MAA Zakirun Pohan; Kepala Desa Tanjung Mas Sabirin, Mantan Kepala Mukim Silatong Yasudin Siketang, pegiat Budaya Aceh Singkil Amrul Badri, pendamping desa dan kecamatan, serta masyarakat desa.[]

Laporan: Ali L

Tags: acehAceh SingkilDesa BudayaDesa Budaya di AcehDesa Budaya Tanjung MasDesa Tanjung MasTanjung Mas
Previous Post

BRIvolution 2.0, Transformasi BRI untuk Bertahan & tumbuh di Masa Mendatang

Next Post

Sapi Kurban Idul Adha 2021 Presiden Jokowi Diserahkan untuk Aceh Besar

Related Posts

BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem hingga Akhir Mei

by Riska Zulfira
23 Mei 2026
0

MASAKINI.CO – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi di...

Kacang Koro Jadi Alternatif Pangan, Tempe Lokal Dikembangkan di Aceh

by Aininadhirah
29 April 2026
0

MASAKINI.CO – Kacang koro mulai dilirik sebagai alternatif pangan lokal yang potensial di Aceh. Komoditas ini dinilai mampu menjadi bahan...

LKPJ 2025 Dipaparkan, Pendapatan Aceh Tembus Target

by Riska Zulfira
7 April 2026
0

MASAKINI.CO - Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, memaparkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat...

Next Post
Sapi Kurban Idul Adha 2021 Presiden Jokowi Diserahkan untuk Aceh Besar

Sapi Kurban Idul Adha 2021 Presiden Jokowi Diserahkan untuk Aceh Besar

Gubernur Aceh: Larangan Salat Idul Adha di Masjid atau Lapangan itu Hoaks

Discussion about this post

CERITA

Dari Lahan Penggembalaan ke Destinasi Favorit, Savana Indrapuri Sedot Ribuan Pengunjung

24 Mei 2026

Dari Dapur Rumahan ke Tanah Suci, Keumamah Aceh Diburu Jemaah Haji

19 Mei 2026

Menabung dari Lumpur Sawah, Halimah Berangkat Haji di Usia 85 Tahun

12 Mei 2026

Ranup yang Perlahan Asing di Tanahnya Sendiri

7 Mei 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co

 

Memuat Komentar...