MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Senin, Oktober 19, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Sebagai Pendatang, Pengungsi Rohingya di Lhokseumawe Dikenalkan Hukum Adat

Alfath Asmunda by Alfath Asmunda
13 Januari 2022
in Daerah
0
Sebagai Pendatang, Pengungsi Rohingya di Lhokseumawe Dikenalkan Hukum Adat

Sosialisasi kepada pengungsi Rohingya di Lhokseumawe tentang hukum adat dan aturan yang berlaku di daerah setempat. (foto: Yayasan Geutanyoe untuk masakini.co)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Pengungsi etnis Rohingya yang ditampung sementara di Balai Latihan Kerja (BLK) Lhokseumawe, diberi sosialisasi tentang hukum adat yang berlaku di Aceh. Mereka diberi tahu tentang adat istiadat di Aceh, khususnya di Gampong Meunasah Mee, Kandang, Kecamatan Banda Sakti, yang berada di dekat lokasi penampungan.

Sosialisasi itu dilakukan Yayasan Geutanyoe bersama Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM), Satpol PP-WH Lhokseumawe, serta perangkat desa setempat kemarin, Rabu (12/1/2022).

RelatedPosts

Sekolah Rakyat Aceh Buka Akses Pendidikan bagi Anak Keluarga Kurang Mampu

Kualitas Udara Banda Aceh Memburuk, Pemko Siapkan Sekolah Daring dan Puskesmas 24 Jam

Gubernur Aceh Minta Bupati dan Wali Kota Mitigasi Dampak Kabut Asap

Humanitarian Coordinator pengungsi Rohingya di Lhokseumawe, Nasruddin, mengatakan sosialisasi ini bertujuan untuk memberitahukan tentang aturan adat serta qanun-qanun syariat Islam yang sudah disahkan dan berlaku di Lhokseumawe kepada para pengungsi.

“Berharap para refuge atau pengungsi ini tahu apa saja adat istiadat yang berlaku di gampong Meunasah Mee, selaku tempat lokasi keberadaan penampungan sementara mereka,” katanya, Kamis (13/1/2022).

Dia menyebut, selama ini warga desa setempat sangat baik dalam penerimaannya terhadap pengungsi Rohingya. Pihaknya mengucapkan terima kasih kepada warga Meunasah Mee, warga Kota Lhokseumawe dan Aceh khususnya, yang telah membuktikan bahwa provinsi ini sangat humanis dan toleran terhadap siapa saja.

“Dalam hal kemanusiaan, tidak pernah memandang ras, suku, agama dan bangsa, karena Aceh adalah satu bangsa yang sangat kosmopolit,” ujarnya.

Menurut Kepala Desa Meunasah Mee, Saifuddin Yunus, para pengungsi Rohingya itu perlu diberitahukan tentang apa saja norma-norma atau adat yang berlaku di desa setempat. “Mereka kan orang luar dan harus tahu semua aturan yang kita berlakukan di gampong ini,” ujarnya.

Sementara itu staf IOM, Bambang, menjelaskan kepada pengungsi tentang bagaimana cara supaya mereka tidak menjadi korban dan pelaku dari perdagangan manusia.

“Mereka perlu diberikan banyak edukasi atau pendidikan yang nantinya akan menambah pengetahuan, IOM tentunya akan selalu hadir untuk memberikan penguatan dan pengetahuan kepada mereka,” ujarnya.

Tags: Gampong Meunasah MeeLhokseumawepengungsi rohingyaSosialisasi Hukum AdatSyariat IslamYayasan Geutanyoe
Previous Post

Polisi Dihadang Ratusan Massa Saat Ungkap Tambang Ilegal di Pidie

Next Post

Kalah di Laga Penuh Kontroversi Dipimpin Wasit Iwan Sukoco, Persiraja Layangkan Protes

Related Posts

KNPI Aceh Sebut MBG Berperan Penting dalam Menunjang Prestasi Pelajar

by Redaksi
12 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dinilai berperan penting dalam mendukung kesehatan dan kebugaran pelajar agar mampu mengembangkan bakat...

Pemprov Aceh Koordinasikan Kendala Pemanfaatan Lahan KEK Arun ke Pemerintah Pusat

by Ahmad Mufti
29 September 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Aceh akan memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat untuk membahas kendala pemanfaatan lahan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK)...

Satpol PP-WH Banda Aceh Amankan Pasangan Muda-Mudi di Tanggul Lamnyong Usai Laporan Warga

by Aininadhirah
4 September 2026
0

MASAKINI.CO – Personel Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP-WH) Kota Banda Aceh mengamankan sepasang muda-mudi yang diduga...

Next Post
Kalah di Laga Penuh Kontroversi Dipimpin Wasit Iwan Sukoco, Persiraja Layangkan Protes

Kalah di Laga Penuh Kontroversi Dipimpin Wasit Iwan Sukoco, Persiraja Layangkan Protes

Jalan Rusak Akibat Banjir di Aceh Utara Ditambal Sementara

Jalan Rusak Akibat Banjir di Aceh Utara Ditambal Sementara

Discussion about this post

CERITA

Kisah Abdul Majid, 21 Tahun Menyambung Alas Kaki demi Menghidupi Keluarga

14 Oktober 2026

PFI Malang Rekam Cerita di Balik Pangan Lewat Pameran Foto

25 September 2026

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

16 September 2026

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co