MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Minggu, Juli 19, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Sebagai Pendatang, Pengungsi Rohingya di Lhokseumawe Dikenalkan Hukum Adat

Alfath Asmunda by Alfath Asmunda
13 Januari 2022
in Daerah
0
Sebagai Pendatang, Pengungsi Rohingya di Lhokseumawe Dikenalkan Hukum Adat

Sosialisasi kepada pengungsi Rohingya di Lhokseumawe tentang hukum adat dan aturan yang berlaku di daerah setempat. (foto: Yayasan Geutanyoe untuk masakini.co)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Pengungsi etnis Rohingya yang ditampung sementara di Balai Latihan Kerja (BLK) Lhokseumawe, diberi sosialisasi tentang hukum adat yang berlaku di Aceh. Mereka diberi tahu tentang adat istiadat di Aceh, khususnya di Gampong Meunasah Mee, Kandang, Kecamatan Banda Sakti, yang berada di dekat lokasi penampungan.

Sosialisasi itu dilakukan Yayasan Geutanyoe bersama Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM), Satpol PP-WH Lhokseumawe, serta perangkat desa setempat kemarin, Rabu (12/1/2022).

RelatedPosts

Nyaris Delapan Bulan Pascabencana, Jalan Peureulak-Lokop-Gayo Lues Mulai Dipulihkan

Pencegahan Stunting di Banda Aceh Fokus pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan

Mualem Bawa Agenda Percepatan Ekonomi Aceh ke Forum APPSI

Humanitarian Coordinator pengungsi Rohingya di Lhokseumawe, Nasruddin, mengatakan sosialisasi ini bertujuan untuk memberitahukan tentang aturan adat serta qanun-qanun syariat Islam yang sudah disahkan dan berlaku di Lhokseumawe kepada para pengungsi.

“Berharap para refuge atau pengungsi ini tahu apa saja adat istiadat yang berlaku di gampong Meunasah Mee, selaku tempat lokasi keberadaan penampungan sementara mereka,” katanya, Kamis (13/1/2022).

Dia menyebut, selama ini warga desa setempat sangat baik dalam penerimaannya terhadap pengungsi Rohingya. Pihaknya mengucapkan terima kasih kepada warga Meunasah Mee, warga Kota Lhokseumawe dan Aceh khususnya, yang telah membuktikan bahwa provinsi ini sangat humanis dan toleran terhadap siapa saja.

“Dalam hal kemanusiaan, tidak pernah memandang ras, suku, agama dan bangsa, karena Aceh adalah satu bangsa yang sangat kosmopolit,” ujarnya.

Menurut Kepala Desa Meunasah Mee, Saifuddin Yunus, para pengungsi Rohingya itu perlu diberitahukan tentang apa saja norma-norma atau adat yang berlaku di desa setempat. “Mereka kan orang luar dan harus tahu semua aturan yang kita berlakukan di gampong ini,” ujarnya.

Sementara itu staf IOM, Bambang, menjelaskan kepada pengungsi tentang bagaimana cara supaya mereka tidak menjadi korban dan pelaku dari perdagangan manusia.

“Mereka perlu diberikan banyak edukasi atau pendidikan yang nantinya akan menambah pengetahuan, IOM tentunya akan selalu hadir untuk memberikan penguatan dan pengetahuan kepada mereka,” ujarnya.

Tags: Gampong Meunasah MeeLhokseumawepengungsi rohingyaSosialisasi Hukum AdatSyariat IslamYayasan Geutanyoe
Previous Post

Polisi Dihadang Ratusan Massa Saat Ungkap Tambang Ilegal di Pidie

Next Post

Kalah di Laga Penuh Kontroversi Dipimpin Wasit Iwan Sukoco, Persiraja Layangkan Protes

Related Posts

Haji Uma Ingatkan Warga Aceh Waspadai Tawaran Kerja di Kamboja dan Laos

by Aininadhirah
6 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Anggota DPD RI asal Aceh, H. Sudirman atau Haji Uma, kembali mengingatkan masyarakat agar tidak mudah tergiur tawaran...

KPI Aceh Perluas Pengawasan ke Media Sosial, Pemko Banda Aceh Siap Dukung Penertiban Konten Digital

by Ahmad Mufti
3 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Komisi Penyiaran Indonesia Aceh (KPIA) mulai memperluas pengawasan konten hingga ke media sosial dan platform digital seiring berlakunya...

Setiap Jumat, Satpol PP-WH Awasi Warkop dan Usaha yang Masih Buka

by Aininadhirah
2 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Satpol PP dan Wilayatul Hisbah (WH) Banda Aceh mengintensifkan pengawasan pelaksanaan Salat Jumat dengan menerjunkan personel perempuan ke...

Next Post
Kalah di Laga Penuh Kontroversi Dipimpin Wasit Iwan Sukoco, Persiraja Layangkan Protes

Kalah di Laga Penuh Kontroversi Dipimpin Wasit Iwan Sukoco, Persiraja Layangkan Protes

Jalan Rusak Akibat Banjir di Aceh Utara Ditambal Sementara

Jalan Rusak Akibat Banjir di Aceh Utara Ditambal Sementara

Discussion about this post

CERITA

Kehilangan Kaki dan Suami, Asmiati Menyimpan Harapan untuk Kembali Berdiri

17 Juli 2026

Gigi Ngilu Jangan Diabaikan, Kenali 5 Varian Sensodyne Sesuai Keluhan Sebelum Membeli

16 Juli 2026

Keberanian yang Mengantar Ghaisya ke Podium Emas

8 Juli 2026

Menunggu Rezeki di Bawah Tenda Musim Durian

28 Juni 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co