MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Juni 3, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Sebagai Pendatang, Pengungsi Rohingya di Lhokseumawe Dikenalkan Hukum Adat

Alfath Asmunda by Alfath Asmunda
13 Januari 2022
in Daerah
0
Sebagai Pendatang, Pengungsi Rohingya di Lhokseumawe Dikenalkan Hukum Adat

Sosialisasi kepada pengungsi Rohingya di Lhokseumawe tentang hukum adat dan aturan yang berlaku di daerah setempat. (foto: Yayasan Geutanyoe untuk masakini.co)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Pengungsi etnis Rohingya yang ditampung sementara di Balai Latihan Kerja (BLK) Lhokseumawe, diberi sosialisasi tentang hukum adat yang berlaku di Aceh. Mereka diberi tahu tentang adat istiadat di Aceh, khususnya di Gampong Meunasah Mee, Kandang, Kecamatan Banda Sakti, yang berada di dekat lokasi penampungan.

Sosialisasi itu dilakukan Yayasan Geutanyoe bersama Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM), Satpol PP-WH Lhokseumawe, serta perangkat desa setempat kemarin, Rabu (12/1/2022).

RelatedPosts

Pemko Banda Aceh Kucurkan Rp25 Miliar untuk Gaji ke-13 ASN

Pemko Banda Aceh Cairkan Gaji ke-13 Pekan Ini

Turki Salurkan 40 Sapi Kurban untuk Banda Aceh, Apresiasi Fasilitas RPH yang Dinilai Profesional

Humanitarian Coordinator pengungsi Rohingya di Lhokseumawe, Nasruddin, mengatakan sosialisasi ini bertujuan untuk memberitahukan tentang aturan adat serta qanun-qanun syariat Islam yang sudah disahkan dan berlaku di Lhokseumawe kepada para pengungsi.

“Berharap para refuge atau pengungsi ini tahu apa saja adat istiadat yang berlaku di gampong Meunasah Mee, selaku tempat lokasi keberadaan penampungan sementara mereka,” katanya, Kamis (13/1/2022).

Dia menyebut, selama ini warga desa setempat sangat baik dalam penerimaannya terhadap pengungsi Rohingya. Pihaknya mengucapkan terima kasih kepada warga Meunasah Mee, warga Kota Lhokseumawe dan Aceh khususnya, yang telah membuktikan bahwa provinsi ini sangat humanis dan toleran terhadap siapa saja.

“Dalam hal kemanusiaan, tidak pernah memandang ras, suku, agama dan bangsa, karena Aceh adalah satu bangsa yang sangat kosmopolit,” ujarnya.

Menurut Kepala Desa Meunasah Mee, Saifuddin Yunus, para pengungsi Rohingya itu perlu diberitahukan tentang apa saja norma-norma atau adat yang berlaku di desa setempat. “Mereka kan orang luar dan harus tahu semua aturan yang kita berlakukan di gampong ini,” ujarnya.

Sementara itu staf IOM, Bambang, menjelaskan kepada pengungsi tentang bagaimana cara supaya mereka tidak menjadi korban dan pelaku dari perdagangan manusia.

“Mereka perlu diberikan banyak edukasi atau pendidikan yang nantinya akan menambah pengetahuan, IOM tentunya akan selalu hadir untuk memberikan penguatan dan pengetahuan kepada mereka,” ujarnya.

Tags: Gampong Meunasah MeeLhokseumawepengungsi rohingyaSosialisasi Hukum AdatSyariat IslamYayasan Geutanyoe
Previous Post

Polisi Dihadang Ratusan Massa Saat Ungkap Tambang Ilegal di Pidie

Next Post

Kalah di Laga Penuh Kontroversi Dipimpin Wasit Iwan Sukoco, Persiraja Layangkan Protes

Related Posts

Setiap Jumat, Satpol PP-WH Awasi Warkop dan Usaha yang Masih Buka

by Aininadhirah
2 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Satpol PP dan Wilayatul Hisbah (WH) Banda Aceh mengintensifkan pengawasan pelaksanaan Salat Jumat dengan menerjunkan personel perempuan ke...

Satpol PP-WH Banda Aceh Perketat Pengawasan Hotel, Patroli Berlangsung Sejak Pagi hingga Malam

by Aininadhirah
2 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Satpol PP dan Wilayatul Hisbah (WH) Banda Aceh menegaskan pengawasan terhadap hotel dan penginapan di ibu kota provinsi...

Satpol PP-WH Amankan Pasangan Nonmahram di Rusunawa Keudah

by Riska Zulfira
28 Mei 2026
0

MASAKINI.CO - Aksi nekat seorang pria asal Meulaboh yang diduga menyelundupkan kekasihnya asal Takengon ke Rusunawa Keudah, Banda Aceh, berujung...

Next Post
Kalah di Laga Penuh Kontroversi Dipimpin Wasit Iwan Sukoco, Persiraja Layangkan Protes

Kalah di Laga Penuh Kontroversi Dipimpin Wasit Iwan Sukoco, Persiraja Layangkan Protes

Jalan Rusak Akibat Banjir di Aceh Utara Ditambal Sementara

Jalan Rusak Akibat Banjir di Aceh Utara Ditambal Sementara

Discussion about this post

CERITA

Dari Lahan Penggembalaan ke Destinasi Favorit, Savana Indrapuri Sedot Ribuan Pengunjung

24 Mei 2026

Dari Dapur Rumahan ke Tanah Suci, Keumamah Aceh Diburu Jemaah Haji

19 Mei 2026

Menabung dari Lumpur Sawah, Halimah Berangkat Haji di Usia 85 Tahun

12 Mei 2026

Ranup yang Perlahan Asing di Tanahnya Sendiri

7 Mei 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co