MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Kamis, Maret 5, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Sekolah Diduga Jual Beli LKS Mahal, DPRK Lhokseumawe Lakukan Sidak

Masa Kini by Masa Kini
29 Januari 2022
in News
0
Sekolah Diduga Jual Beli LKS Mahal, DPRK Lhokseumawe Lakukan Sidak

Anggota Komisi D DPRK Lhokseumawe, Azhari dan Masykurdin melakukan sidak ke SD di Kecamatan Banda Sakti. (foto: masakini.co/Mulyadi)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Anggota Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Lhokseumawe melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Sekolah Dasar di Kecamatan Banda Sakti. Kegiatan tersebut dilakukan terkait informasi adanya praktik dugaan jual beli Lembar Kerja Siswa (LKS) yang memberatkan wali murid.

Dua anggota Komisi D yang membidangi Kesejahteraan Rakyat dan Keistimewaan DPRK Lhokseumawe, yaitu Azhari dan Masykurdin El-Ahmadi, melakukan sidak pada, Sabtu (29/1/2022).

RelatedPosts

Kurangi Konsumsi Kafein Selama Puasa, Ini Dampaknya Jika Berlebihan

Panic Buying Picu SPBU Simpang Jam dan Ulee Lheue di Banda Aceh Kehabisan BBM

Harga Emas Hari Ini

Azhari mengatakan, pihaknya melakukan sidak karena mendapat informasi bahwa ada dugaan praktik jual beli buku LKS di sekolah yang memberatkan wali murid.

“Kami dibuat miris dengan informasi itu. Banyak wali murid merasa keberatan lantaran jumlahnya dianggap terlalu tinggi,” katanya.

Azhari menyebut, pihaknya melakukan sidak ke SD Negeri 1 dan SD Negeri 4 Banda Sakti, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe.

“Kami dari Komisi D beserta LBH LIMA Lhokseumawe sudah melakukan sidak ke lapangan. Hasilnya ada kedapatan SD yang kami temui melakukan praktik jual beli LKS, dan pihak sekolah juga mengakuinya,” ungkap Azhari.

Menindaklanjuti persoalan tersebut, Azhari menegaskan akan memanggil Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Lhokseumawe, guna melakukan klarifikasi terkait alasan utama pihak sekolah melegalkan praktik jual beli buku LKS.

Pihaknya pun berharap kepada Dinas Pendidikan Lhokseumawe ketika mengambil kebijakan agar melakukan kajian mendalam, supaya tidak membebani wali murid dan peraturan pemerintah.

“Intinya pendidikan harus berkualitas di Lhokseumawe. Ini menyangkut hajat dunia Pendidikan untuk mencerdaskan generasi,” ujar Azhari.

Sejumlah Sekolah Dasar di Kota Lhokseumawe diduga melakukan praktik jual beli alat dukung pembelajaran berupa buku LKS.

Wali murid diminta membayar LKS tersebut dengan klaim pihak sekolah untuk meningkatkan mutu pendidikan peserta didik. Siswa diwajibkan membeli 6 LKS dengan biaya Rp75 ribu.

Reporter: Mulyadi 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tags: DPRK LhokseumaweLKSpendidikansiswa
Previous Post

Berkat Kesigapan Satpam BRI, Penipu di Pematang Siantar Terciduk Saat Beraksi

Next Post

Restu Nova untuk Aceh Selatan Jaya

Related Posts

Disdik Aceh Perketat Aturan Gawai, Demi Konsentrasi Siswa dan Profesionalitas Guru

Disdik Aceh Perketat Aturan Gawai, Demi Konsentrasi Siswa dan Profesionalitas Guru

by Aininadhirah
11 Februari 2026
0

MASAKINI.CO - Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, mengeluarkan surat edaran baru Nomor: 100.3.4/1772/2026 terkait aturan penggunaan gawai di lingkungan sekolah....

Pembangunan Sekolah Rakyat di Suka Makmue Dimulai

by Ulfah
13 Januari 2026
0

MASAKINI.CO - Bupati Nagan Raya, TR Keumangan, melakukan peletakan batu pertama pembangunan Sekolah Rakyat di Suka Makmue, Senin (12/1/2026). Kegiatan...

Bukan Hanya Pemerintah, Peningkatan Mutu Pendidikan Juga Perlu Peran Masyarakat

Bukan Hanya Pemerintah, Peningkatan Mutu Pendidikan Juga Perlu Peran Masyarakat

by Ulfah
16 September 2025
0

MASAKINI.CO - Majelis Pendidikan Daerah (MPD) Kota Banda Aceh menegaskan peningkatan mutu pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata,...

Next Post
Restu Nova untuk Aceh Selatan Jaya

Restu Nova untuk Aceh Selatan Jaya

Bimtek Partai PNA Dibubarkan Massa, Buntut Dualisme?

Bimtek Partai PNA Dibubarkan Massa, Buntut Dualisme?

Discussion about this post

CERITA

Kisah Saidah: Hanya Sempat Menyusui Sehari, Lalu Kehilangan Selamanya

3 Maret 2026

Singkirkan 4.000 Peserta, Reza Wakili Indonesia ke Rusia

27 Februari 2026
Ismatul Rahmi pemeran Hasanah dalam dokudrama NOEH | Foto: dok pribadi

Air Mata Hasanah, Luka yang Tak Terlihat dalam Film Noeh

17 Februari 2026

Menembus Batas Negeri, Perjalanan Naufal Maulana Menggapai Beasiswa Pemerintah Rusia

14 Februari 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co