MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Jumat, Mei 8, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Program WiFi Masuk Desa Terpencil Hadir di Aceh

Alfath Asmunda by Alfath Asmunda
3 Februari 2022
in Daerah
0
Program WiFi Masuk Desa Terpencil Hadir di Aceh

Peluncuran program WiFi Desa di kemukiman Lamteuba, Aceh Besar. (foto: masakini.co/Alfath)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Masih banyak desa-desa di provinsi Aceh yang belum tersentuh infrastruktur internet. Lewat program WiFi Desa, hasil kemitraan PT. Acehlink Media yang disupport Facebook Connectivity, beberapa desa di Aceh Besar dan Aceh Utara, kini mulai merasakan kehadiran internet masuk desa.

Berawal dari inisiasi diaspora asal Aceh, Aulia Velmy, yang sekarang bekerja sebagai Manajer Teknologi dan Ekosistem Konektivitas untuk wilayah Asia Pasifik di perusahaan Meta (Facebook), Singapura, program WiFi Desa ini hadir di Aceh.

RelatedPosts

Pemkab Aceh Besar Akan Perluas Program Beut Kitab ke Seluruh Sekolah Negeri

Pemko Banda Aceh Serius Garap Industri Parfum Lokal, Pelaku Usaha Dilatih Bangun Aroma Khas

Wamenkes Dijadwalkan Kunjungi Banda Aceh, Kemenkes Fokus Pantau Layanan Imunisasi

Menurut Aulia Velmy, infrastruktur jaringan internet dan literasi digital yang mumpuni, masih mengalami keterbatasan di daerah pedesaan di Indonesia, tak terkecuali Aceh, tanah kelahirannya.

Terlebih, tutur Aulia, kondisi Pandemi covid-19 yang melanda dunia saat ini, telah mengajari manusia betapa pentingnya infrastruktur jaringan internet dan literasi digital yang baik.

“Terutama dalam mendukung aktivitas masyarakat, seperti aktivitas sosial, pendidikan, pekerjaan, dan ekonomi,” katanya, Kamis (3/2/2022).

Aulia Velmy menyebut, dengan semangat membangun kemitraan dan saling bersinergi untuk membangun daerah, maka pemerataan digitalisasi dapat dilakukan dengan lebih baik.

“Ini akan membuka sekaligus menciptakan kesempatan dan peluang yang lebih luas lagi untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Aceh,” imbuhnya.

Sementara itu, CEO PT Acehlink Media M. Rusdi Aziz mengatakan, pembangunan jaringan WiFi Desa ini tersebar di 12 titik di Aceh Besar dalam kemukiman Lampanah Leungah. Kemudian, program ini juga hadir di 14 desa di Kabupaten Aceh Utara.

“Kami berharap, program pembangunan jaringan WiFi Desa seperti di dua kabupaten ini, akan terus berlanjut ke sejumlah desa terpencil lainnya di Aceh,” katanya.

Menurutnya, jaringan internet saat ini telah menjadi kebutuhan masyarakat sampai ke pelosok desa untuk menunjang kehidupan warga. Namun, PT. Acehlink Media yang bergerak dibidang jasa pelayanan internet, punya komitmen sebagai perusahaan yang konsen menghadirkan penggunaan internet positif di Aceh.

Program kemitraan WiFi Desa Aceh ini juga turut diinisiasi Pendamping Desa di permukiman Lampanah Leungah, Ferry Fadjmuhar. Dia mengatakan, pemerintah desa berkomitmen menjaga infrastruktur dan keberlanjutan program WiFi Desa melalui alokasi Dana Desa.

Ferry menyebut, berdasarkan Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Permendes PDTT), tentang prioritas penggunaan Dana Desa tahun 2022, membolehkan penggunaan Dana Desa digunakan untuk membangun infrastruktur internet desa.

“Permendes itu bertujuan demi mewujudkan desa digital. Nah, program kemitraan WiFi Desa ini sejalan dengan harapan pemerintah agar desa kian mandiri. Kami mengucapkan terima kasih kepada Facebook Connectivity, Acehlink, dan Perangkat Desa di Kemukiman Lampanah Leungah yang berkolaborasi mewujudkan progam WiFi Desa,” ujarnya.

Tags: Aceh BesarAceh UtaraFacebookProgram WiFi Desa
Previous Post

Pengukuhan Tuha Peut di Woyla Timur Dihadiri Unsur Forkopimcam

Next Post

Waspadai Salah, Kamerun Bersiap Tambah Gelar Piala Afrika

Related Posts

Pemkab Aceh Besar Akan Perluas Program Beut Kitab ke Seluruh Sekolah Negeri

by Redaksi
8 Mei 2026
0

MASAKINI.CO - Pemerintah Kabupaten Aceh Besar akan memperluas program Beut Kitab Bak Sikula ke seluruh sekolah negeri pada tahun ajaran...

Rencong Aceh, Dari Senjata Bersejarah Menjadi Simbol Identitas yang Terlindungi

Rencong Aceh, Dari Senjata Bersejarah Menjadi Simbol Identitas yang Terlindungi

by Ulfah
1 Mei 2026
0

MASAKINI.CO – Aceh dikenal sebagai “Tanoh Rencong”. Rencong merupakan senjata khas Aceh memiliki nilai sejarah dan filosofi yang kuat, serta...

Temuan 20 Hektare Ladang Ganja di Aceh Besar, Tiga Hektare Dimusnahkan

by Riska Zulfira
29 April 2026
0

MASAKINI.CO -  Polda Aceh menemukan sekitar 20 hektare ladang ganja di wilayah pedalaman Aceh Besar dalam Operasi Antik Seulawah 2026....

Next Post

Waspadai Salah, Kamerun Bersiap Tambah Gelar Piala Afrika

Baitul Mal Aceh Salurkan Bantuan untuk Korban KDRT

Diduga Melakukan Pemerkosaan, Pejabat Kemenag Pidie Dilaporkan ke Polda Aceh

Discussion about this post

CERITA

Ranup yang Perlahan Asing di Tanahnya Sendiri

7 Mei 2026

Dari Kuli Panggul ke Pencerita Visual, Perjalanan Sunyi Yulzi di Balik Lensa

1 Mei 2026

Berawal dari Angka Impor, Lahir Tempe Koro dari Dapur Aceh

1 Mei 2026

Latela Donut Olah Labu Jadi Produk Kekinian, Laris di Bazar Banda Experience

23 April 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co