MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Selasa, Maret 17, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Headline

Ratusan Anak di Aceh Terjangkit Virus Campak

Alfath Asmunda by Alfath Asmunda
13 Juni 2022
in Headline
0
Imunisasi Anak Aceh Terendah di Indonesia, Penyakit Campak Merebak

Sekda Aceh, Taqwallah, memberikan imunisasi kepada anak di Aceh Utara, Kamis 19/5/2022. (foto: untuk masakini.co)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Dinas Kesehatan (Dinkes) Aceh mencatat hingga Maret 2022, sebanyak 230 anak di Aceh terkena infeksi virus campak. Rendahnya cakupan vaksinasi lengkap disebut jadi penyebab, hingga tak terbentuk kekebalan kelompok.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Aceh Iman Murahman, mengatakan dari total kasus campak tersebut, paling banyak ditemukan di Bireuen sebanyak 111 kasus.

RelatedPosts

Gamis Melayu “Bini Orang” Jadi Primadona Lebaran Tahun 2026

Sampel MBG Simpang Mamplam Diuji BBPOM Aceh, Hasil Keluar 4–5 Hari

Nyaris 200 Anak Diduga Keracunan MBG di SP Mamplam, Polisi Segel Lokasi

“Anak yang tidak diimunisasi lengkap tak memiliki kekebalan sempurna terhadap penyakit-penyakit berbahaya sehingga mudah tertular, menderita sakit berat, serta cacat bahkan meninggal dunia,” katanya, Senin (13/6/2022).

Menurut Iman, campak merupakan virus serius bagi anak kecil. Penyakit ini menyebar melalui udara dengan tetesan hasil pernapasan yang dihasilkan dari batuk atau bersin.

Gejala campak tidak muncul hingga 10 sampai 14 hari setelah paparan, diantaranya batuk, pilek, mata meradang, sakit tenggorokan, demam, dan ruam kulit berbercak kemerahan.

Selain itu, tutur Iman, campak rubella juga terdeteksi 5 kasus di Aceh.

“Tiga kasus di Kabupaten Pidie Jaya dan satu kasus masing-masing di Bireuen dan Aceh Utara,” ujarnya.

Tags: acehanakCampakImunisasiVirus
Previous Post

Operasi Gabungan Belum Temukan Bocah Tenggelam di Krueng Aceh

Next Post

Dodi dan Niva Dinobatkan Jadi Agam Inong Banda Aceh 2022

Related Posts

Lebih dari Dua Bulan Pascabencana, 13 Desa di Aceh Masih Gelap Tanpa Listrik

by Riska Zulfira
11 Februari 2026
0

MASAKINI.CO - Sebanyak 13 desa di wilayah terdampak bencana di Aceh hingga kini masih belum teraliri listrik. Padahal, bencana telah...

Meugang, Tradisi Turun-Temurun Aceh Menyambut Ramadan

by Aininadhirah
4 Februari 2026
0

MASAKINI.CO - Setiap dua hari menjelang Ramadan, Aceh memasuki babak waktu yang berbeda. Jalanan menuju pasar menjadi lebih padat, suara...

Waspada, Potensi Angin Kencang Ancam Aceh hingga Agustus

Cuaca Aceh Hari Ini Berpotensi Hujan Lebat dan Angin Kencang, Warga Diminta Waspada

by Aininadhirah
2 Februari 2026
0

MASAKINI. CO - Kondisi cuaca di sejumlah wilayah Aceh pada Senin, 2 Februari 2026, berpotensi didominasi hujan dengan intensitas sedang...

Next Post
Dodi dan Niva Dinobatkan Jadi Agam Inong Banda Aceh 2022

Dodi dan Niva Dinobatkan Jadi Agam Inong Banda Aceh 2022

Bocah Tenggelam di Krueng Aceh Ditemukan Meninggal Dunia

Discussion about this post

CERITA

Cinta Ibu yang Mengetuk Pintu Surga: Kisah di Balik Baju Lebaran Hasan dan Husein

15 Maret 2026
Warga Gampong Leu Ue Aceh Besar Mulai Tunaikan Zakat Fitrah

Warga Gampong Leu Ue Aceh Besar Mulai Tunaikan Zakat Fitrah

14 Maret 2026

Menunggu Lebaran di Tenda Pengungsian

12 Maret 2026

Culture Shock Ramadan Banda Aceh bagi Mahasiswa Non-Muslim

11 Maret 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co