MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Jumat, Juni 19, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Headline

Ratusan Anak di Aceh Terjangkit Virus Campak

Alfath Asmunda by Alfath Asmunda
13 Juni 2022
in Headline
0
Imunisasi Anak Aceh Terendah di Indonesia, Penyakit Campak Merebak

Sekda Aceh, Taqwallah, memberikan imunisasi kepada anak di Aceh Utara, Kamis 19/5/2022. (foto: untuk masakini.co)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Dinas Kesehatan (Dinkes) Aceh mencatat hingga Maret 2022, sebanyak 230 anak di Aceh terkena infeksi virus campak. Rendahnya cakupan vaksinasi lengkap disebut jadi penyebab, hingga tak terbentuk kekebalan kelompok.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Aceh Iman Murahman, mengatakan dari total kasus campak tersebut, paling banyak ditemukan di Bireuen sebanyak 111 kasus.

RelatedPosts

Breaking News: Ruang Mesin KMP Aceh Hebat 2 Meledak Saat Bersandar di Ulee Lheue, 14 Orang Terluka

Harga Pertamax Melonjak, Pengguna di Aceh Besar Mulai Beralih ke Pertalite

Tujuh Dapur MBG di Banda Aceh Tutup Sementara Akibat Dana Operasional Belum Cair

“Anak yang tidak diimunisasi lengkap tak memiliki kekebalan sempurna terhadap penyakit-penyakit berbahaya sehingga mudah tertular, menderita sakit berat, serta cacat bahkan meninggal dunia,” katanya, Senin (13/6/2022).

Menurut Iman, campak merupakan virus serius bagi anak kecil. Penyakit ini menyebar melalui udara dengan tetesan hasil pernapasan yang dihasilkan dari batuk atau bersin.

Gejala campak tidak muncul hingga 10 sampai 14 hari setelah paparan, diantaranya batuk, pilek, mata meradang, sakit tenggorokan, demam, dan ruam kulit berbercak kemerahan.

Selain itu, tutur Iman, campak rubella juga terdeteksi 5 kasus di Aceh.

“Tiga kasus di Kabupaten Pidie Jaya dan satu kasus masing-masing di Bireuen dan Aceh Utara,” ujarnya.

Tags: acehanakCampakImunisasiVirus
Previous Post

Operasi Gabungan Belum Temukan Bocah Tenggelam di Krueng Aceh

Next Post

Dodi dan Niva Dinobatkan Jadi Agam Inong Banda Aceh 2022

Related Posts

BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem hingga Akhir Mei

by Riska Zulfira
23 Mei 2026
0

MASAKINI.CO – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi di...

63 Persen Anak Banda Aceh Belum Pernah Diimunisasi, Kasus Campak dan TBC Jadi Alarm Serius

by Riska Zulfira
23 Mei 2026
0

MASAKINI.CO – Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal mengungkapkan rendahnya cakupan imunisasi dasar anak di Banda Aceh telah menjadi...

Kacang Koro Jadi Alternatif Pangan, Tempe Lokal Dikembangkan di Aceh

by Aininadhirah
29 April 2026
0

MASAKINI.CO – Kacang koro mulai dilirik sebagai alternatif pangan lokal yang potensial di Aceh. Komoditas ini dinilai mampu menjadi bahan...

Next Post
Dodi dan Niva Dinobatkan Jadi Agam Inong Banda Aceh 2022

Dodi dan Niva Dinobatkan Jadi Agam Inong Banda Aceh 2022

Bocah Tenggelam di Krueng Aceh Ditemukan Meninggal Dunia

Discussion about this post

CERITA

Dari Lahan Penggembalaan ke Destinasi Favorit, Savana Indrapuri Sedot Ribuan Pengunjung

24 Mei 2026

Dari Dapur Rumahan ke Tanah Suci, Keumamah Aceh Diburu Jemaah Haji

19 Mei 2026

Menabung dari Lumpur Sawah, Halimah Berangkat Haji di Usia 85 Tahun

12 Mei 2026

Ranup yang Perlahan Asing di Tanahnya Sendiri

7 Mei 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co