MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Selasa, Mei 5, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Headline

Ratusan Anak di Aceh Terjangkit Virus Campak

Alfath Asmunda by Alfath Asmunda
13 Juni 2022
in Headline
0
Imunisasi Anak Aceh Terendah di Indonesia, Penyakit Campak Merebak

Sekda Aceh, Taqwallah, memberikan imunisasi kepada anak di Aceh Utara, Kamis 19/5/2022. (foto: untuk masakini.co)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Dinas Kesehatan (Dinkes) Aceh mencatat hingga Maret 2022, sebanyak 230 anak di Aceh terkena infeksi virus campak. Rendahnya cakupan vaksinasi lengkap disebut jadi penyebab, hingga tak terbentuk kekebalan kelompok.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Aceh Iman Murahman, mengatakan dari total kasus campak tersebut, paling banyak ditemukan di Bireuen sebanyak 111 kasus.

RelatedPosts

Tuntutan Buruh Soal UMP dan Outsourcing, Pemerintah Tegaskan Ikut Aturan Pusat

Banda Aceh Siap Terapkan WFH ASN Setiap Jumat, Wali Kota Tunggu Aturan Teknis Pusat

Lonjakan Wisatawan ke Sabang, Trip Kapal Ditambah hingga Malam

“Anak yang tidak diimunisasi lengkap tak memiliki kekebalan sempurna terhadap penyakit-penyakit berbahaya sehingga mudah tertular, menderita sakit berat, serta cacat bahkan meninggal dunia,” katanya, Senin (13/6/2022).

Menurut Iman, campak merupakan virus serius bagi anak kecil. Penyakit ini menyebar melalui udara dengan tetesan hasil pernapasan yang dihasilkan dari batuk atau bersin.

Gejala campak tidak muncul hingga 10 sampai 14 hari setelah paparan, diantaranya batuk, pilek, mata meradang, sakit tenggorokan, demam, dan ruam kulit berbercak kemerahan.

Selain itu, tutur Iman, campak rubella juga terdeteksi 5 kasus di Aceh.

“Tiga kasus di Kabupaten Pidie Jaya dan satu kasus masing-masing di Bireuen dan Aceh Utara,” ujarnya.

Tags: acehanakCampakImunisasiVirus
Previous Post

Operasi Gabungan Belum Temukan Bocah Tenggelam di Krueng Aceh

Next Post

Dodi dan Niva Dinobatkan Jadi Agam Inong Banda Aceh 2022

Related Posts

Kacang Koro Jadi Alternatif Pangan, Tempe Lokal Dikembangkan di Aceh

by Aininadhirah
29 April 2026
0

MASAKINI.CO – Kacang koro mulai dilirik sebagai alternatif pangan lokal yang potensial di Aceh. Komoditas ini dinilai mampu menjadi bahan...

Hadapi Lonjakan Kasus Campak, IDAI Dorong Pelaksanaan Imunisasi Lebih Masif

Hadapi Lonjakan Kasus Campak, IDAI Dorong Pelaksanaan Imunisasi Lebih Masif

by Ulfah
23 April 2026
0

MASAKINI.CO - Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mendorong pelaksanaan imunisasi yang lebih masif dan merata, sebagai langkah preventif menghadapi potensi...

Imunisasi Rendah Penyebab Kasus Campak di Aceh

Imunisasi Rendah Penyebab Kasus Campak di Aceh

by Redaksi
15 April 2026
0

MASAKINI.CO - Dinas Kesehatan Aceh menyebutkan kasus campak di Aceh disebabkan rendahnya cakupan imunisasi pada anak. Tahun 2026, kasus campak...

Next Post
Dodi dan Niva Dinobatkan Jadi Agam Inong Banda Aceh 2022

Dodi dan Niva Dinobatkan Jadi Agam Inong Banda Aceh 2022

Bocah Tenggelam di Krueng Aceh Ditemukan Meninggal Dunia

Discussion about this post

CERITA

Dari Kuli Panggul ke Pencerita Visual, Perjalanan Sunyi Yulzi di Balik Lensa

1 Mei 2026

Berawal dari Angka Impor, Lahir Tempe Koro dari Dapur Aceh

1 Mei 2026

Latela Donut Olah Labu Jadi Produk Kekinian, Laris di Bazar Banda Experience

23 April 2026

Rumah Dibakar Ayah, Ibu dan Dua Anak Selamat dari Amukan Dini Hari

7 April 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co