MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Sabtu, November 7, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Tingkatkan Ketahanan Pangan, Kementan & BNI Kolaborasi

Masa Kini by Masa Kini
21 Juli 2022
in News
0
Tingkatkan Ketahanan Pangan, Kementan & BNI Kolaborasi

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dan Direktur Hubungan Kelembagaan BNI Sis Apik Wijayanto Webinar Nasional: Antisipasi Krisis Pangan Global, Kamis 21/7/2022. (foto: dok BNI)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Ketahanan pangan menjadi isu yang semakin krusial dalam menghadapi perkembangan ekonomi tahun ini. Kolaborasi pemerintah bersama badan usaha milik negara (BUMN) harus semakin erat guna mendorong peningkatan produksi pangan.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menyampaikan kerawanan pangan dunia ditimbulkan oleh berbagai isu khususnya geopolitik.

RelatedPosts

Ketergantungan AI Dikhawatirkan Gerus Kemampuan Dasar Jurnalis

Wartawan Ingatkan Risiko Plagiarisme akibat Penggunaan AI dalam Jurnalistik

Pangdam IM Periksa Senjata Terkait Dugaan Penembakan Warga di Tiro

Terlebih, hal ini terjadi dalam masa pandemi Covid-19 yang sudah cukup menekan produksi pangan hingga menyebabkan tingginya inflasi beberapa periode terkahir.

Kendati demikian, dia memastikan ekosistem antara pemerintah dan BUMN yang terbangun saat ini bersifat kolaboratif sehingga berpeluang mendorong ketahanan sektor pertanian pangan.

Menurut Yasin Limpo, Kementan bersama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. atau BNI (kode saham: BBNI) bisa berperan proaktif dalam mendorong program Taksi Alsintan (alat dan mesin pertanian), salah satu program andalan pemerintah dalam memperkuat produksi pangan.

Terlebih, BNI memiliki fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang dapat dimanfaatkan petani untuk pengadaan sekaligus perawatan Alsintan.

“Saya berharap BNI menjadi paling di depan dalam peningkatan ketahanan pangan. Apalagi Presiden Joko Widodo sepakat dalam menggulirkan KUR. Saya berharap BNI bisa menerapkan strategi dan konsepsi ini dengan baik,” ujarnya.

Yasin Limpo melanjutkan, Indonesia merupakan salah satu pemasok pangan utama di dunia. Program untuk membangun pertanian bersifat mandiri serta modern menjadi hal yang krusial.

Tahun ini, dia melanjutkan, pihaknya pun terus mendorong program 1.000 Taksi Alsintan untuk sentra – sentra produk pertanian tanaman pangan di seluruh Indonesia.

“Kekuatan yang paling mendasar dan besar bangsa ini adalah di sektor pertanian. Nilai tukar petani (NTP) atau nilai kesejahteraan petani naik dibandingkan kebutuhannya yaitu 109,29 pada Maret 2022 atau naik 0,42% dibanding NTP bulan Februari 2022 yaitu 108,83,” paparnya.

Sementara itu, Direktur Hubungan Kelembagaan BNI Sis Apik Wijayanto menambahkan, perseroan berkomitmen memberikan perhatian khusus pada ketahanan pangan.

BNI akan proaktif untuk terus mendorong fasilitas pembiayaan yang berkelanjutan terutama di sektor pertanian. Terlebih, pemerintah telah mengingatkan ancaman krisis energi dan pangan dalam periode pandemi ini.

“BNI akan proaktif mengisi peluang-peluang yang ada dengan pembiayaan khususnya di sektor pertanian,” pungkasnya.[]

Tags: BNIKementanKerjasamaketahanan pangan
Previous Post

DPRA Dukung Pemerintah Aceh Benahi RSUDZA

Next Post

5 Hektar Lebih Ladang Ganja Dimusnahkan di Lamteuba

Related Posts

Koro Pedang Dikembangkan Jadi Alternatif Kedelai untuk Bahan Baku Tempe

by Redaksi
5 November 2026
0

MASAKINI.CO – Ketergantungan Aceh terhadap pasokan kedelai dari luar daerah mendorong pengembangan kacang koro pedang sebagai alternatif bahan baku tempe....

Impor Beras Tembus 7 Juta Ton, Produksi Nasional Naik Jadi 34,69 Juta Ton

by Riska Zulfira
25 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Produksi beras Indonesia meningkat menjadi 34,69 juta ton pada 2025, naik 13,29 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai...

Bulog Salurkan 1,8 Juta Kg Beras untuk 60.027 Penerima di Aceh Besar

by Riska Zulfira
14 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Sebanyak 60.027 keluarga penerima manfaat (PBP) di Kabupaten Aceh Besar akan menerima bantuan pangan berupa beras dari Perum...

Next Post
5 Hektar Lebih Ladang Ganja Dimusnahkan di Lamteuba

5 Hektar Lebih Ladang Ganja Dimusnahkan di Lamteuba

Ini Hasil Investigasi Ombudsman Soal Kebakaran Kilang Minyak Pertamina

Booth Konsultasi Subsidi Tepat MyPertamina di Banda Aceh, Ini Lokasinya

Discussion about this post

CERITA

Sabetan Pejabat dan Kusir Delman: Belajar dari Driver Ojol

6 November 2026

Di Sudut Punti, Rindu yang Panjang Menemukan Tempat untuk Pulang

2 November 2026

Menyusuri Kisah di Balik Nama Pulau Rubiah

28 Oktober 2026

Dari Lumpur Banjir, Kebun Edukasi MIN 42 Bireuen Tumbuhkan Semangat Baru

27 Oktober 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co