MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Kamis, Juli 23, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Headline

17 Tahun Damai Aceh dan Harapan Sejumlah Tokoh

Alfath Asmunda by Alfath Asmunda
16 Agustus 2022
in Headline
0
17 Tahun Damai Aceh dan Harapan Sejumlah Tokoh

Sejumlah tokoh memperingati Hari Damai Aceh 2022 di Taman Ratu Safiatuddin, Banda Aceh, Senin 16/8/2022. (foto: Abdul Hadi untuk masakini.co)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Sudah 17 tahun damai bersemi di Aceh pasca Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dan Pemerintah Indonesia bersepakat menghentikan konflik bersenjata lewat perjanjian di Helsinki, Finlandia. Momen bersejarah yang tercatat di panggung dunia itu kini dirasakan nikmatnya oleh semua pihak.

Tak ada lagi anak kehilangan orang tua atau sebaliknya. Tak ada lagi tangis perempuan yang pecah ketika mendapat kabar sang suami telah tiada. Juga, tak ada lagi salak senjata kala senja rebah diperaduan. Selimut damai telah datang pada 15 Agustus 2005 dari negeri bersalju di tanah eropa.

RelatedPosts

Pasar Smep Peunayong Direvitalisasi, Illiza Siapkan Kawasan Ekonomi dan Ruang Publik Baru

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

Sejumlah Wilayah Aceh Berpotensi Dilanda Hujan Lebat hingga 22 Juli

Lantas, di umur 17 tahun damai Aceh kini bukan berarti perjuangan sudah berhenti. Sekelumit masalah masih mendera. Tapi, tak ada yang bisa memungkiri bahwa “kesejahteraan” adalah tujuan semua pihak yang berada dalam geladak kapal besar bernama “Aceh” itu.

Berikut harapan dari sejumlah tokoh di Aceh yang disampaikan pada momen peringatan Hari Damai Aceh yang dipusatkan di Taman Ratu Safiatuddin, Senin (15/8/2022).

Achmad Marzuki

Penjabat (Pj) Gubernur Aceh Achmad Marzuki, mengajak seluruh elemen masyarakat di tanah Serambi Mekkah untuk menghapus ego sektoral. Menurutnya, pembangun di Aceh hanya bisa dilakukan secara bersama-sama.

“Pembangunan Aceh yang bertujuan untuk menyejahterakan masyarakat, hanya bisa diwujudkan jika dilakukan secara bersama-sama. Mari kita hapus ego sektoral dan secara bersama-sama bekerja demi mewujudkan pembangunan Aceh yang berimbas positif bagi masyarakat,” katanya.

Penjabat (Pj) Gubernur Aceh, Achmad Marzuki. (foto: dok masakini.co)

Marzuki menyebut, selama ini berkembang stigma di luar Aceh bahwa provinsi di ujung barat Sumatera ini tak aman. Dia berharap stigma buruk itu harus dihapus secara bersama-sama.

“Ada stigma yang menyebutkan Aceh tidak aman, padahal bersama kita ketahui Aceh adalah daerah yang aman,” ujarnya.

Muzakir Manaf

Ketua Komite Peralihan Aceh (KPA) Muzakir Manaf, mengajak seluruh putra-putri Aceh yang masih berada di luar, untuk kembali dan menumpahkan pengetahuannya membangun Tanah Rencong.

Ketua Komite Peralihan Aceh (KPA), Muzakir Manaf. (foto: untuk masakini.co)

“Berikan sumbangsih terbaik untuk membangun Aceh bersama,” imbuhnya.

Pria yang akrab disapa Mualem itu, juga berharap seluruh lapisan masyarakat untuk terus merawat perdamaian, agar pembangunan di Aceh berjalan lancar dan para investor tertarik datang.

Malik Mahmud Al-Haytar

Wali Nanggroe Aceh, Paduka Yang Mulia Malik Mahmud Al-Haytar, berpesan agar seluruh jajaran di Pemerintah Aceh dapat menjalankan pemerintahan yang bersih dan berkeadilan. Serta selalu mengimplementasikan butir-butir MoU Helsinki

“Perdamaian Aceh bukanlah akhir dari perjuangan tapi awal dari peralihan perjuangan. Dari perjuangan bersenjata kepada perjuangan diplomasi dan perjuangan politik,” katanya.

Wali Nanggroe Aceh, Paduka Yang Mulia Tgk. Malik Mahmud Al Haytar. (foto: untuk masakini.co)

Malik Mahmud menegaskan, damai di Aceh belum dirasa cukup jika kehidupan ekonomi masih bergantung pada APBN dan APBA.

“Saya berharap, di masa pemerintahan Presiden, Bapak Joko Widodo, seluruh butir MoU Helsinki serta sejumlah permasalahan Aceh lainnya dapat segera dituntaskan dan diimplementasikan,” ungkapnya.

Tags: Achmad MarzukiAgam Inong Aceh 2021FinlandiaGAMHari Damai AcehHelsinkiKesejahteraan AcehMalik Mahmud Al-HaytarMuzakir Manaf
Previous Post

Pengelola Wisata Pantai di Aceh Diminta Buat Rambu Keselamatan

Next Post

Wali Kota Sabang: Imunisasi Penting untuk Jaga Imun Anak

Related Posts

Pemerintah Aceh Borong Tiga Penghargaan Nasional Forum Pemred Multimedia Award 2026

by Redaksi
19 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Aceh meraih tiga penghargaan sekaligus pada ajang Forum Pemred Multimedia Award 2026 yang digelar Forum Pimpinan Redaksi...

Pemerintah Aceh Pertahankan Rekor WTP Ke-11 dari BPK

by Ahmad Mufti
22 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Aceh kembali mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) atas...

Aceh Ajukan Tambahan Anggaran ke Kemenkeu, Pemerintah Pusat Masih Pelajari Permohonan

by Ahmad Mufti
20 Mei 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Aceh masih menunggu keputusan pemerintah pusat terkait permohonan tambahan anggaran yang diajukan Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, kepada...

Next Post
Wali Kota Sabang: Imunisasi Penting untuk Jaga Imun Anak

Wali Kota Sabang: Imunisasi Penting untuk Jaga Imun Anak

Dapat Remisi HUT RI, 12 Narapidana di Aceh Langsung Bebas

5 Ribu Lebih Narapidana di Aceh Diusul Dapat Remisi

Discussion about this post

CERITA

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

Dari Lhoknga, Anyaman Bambu Menganyam Jalan ke Pasar Dunia

19 Juli 2026

Kehilangan Kaki dan Suami, Asmiati Menyimpan Harapan untuk Kembali Berdiri

17 Juli 2026

Gigi Ngilu Jangan Diabaikan, Kenali 5 Varian Sensodyne Sesuai Keluhan Sebelum Membeli

16 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co

 

Memuat Komentar...