MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Februari 25, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Headline

ARC Hasilkan Beragam Produk Berbahan Baku Nilam

Riska Zulfira by Riska Zulfira
21 Juni 2023
in Headline, News
0

Tanaman Nilam (idani555/Instagram)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Kepala Atsiri Research Center (ARC), Syaifullah Muhammad melalui Tim Budidaya dan Penyulingan Nilam, Faisal Alfarisi menyebutkan minyak nilam hasil budidaya masyarakat Aceh dapat menghasilkan beragam produk yang berkualitas.

Produk-produk itu seperti parfum, body lotion, sabun cuci piring, dan aroma terapi. Produk yang diolah, kata dia, merupakan hasil minyak nilam yang ditampung dari masyarakat ke ARC yang kemudian dibeli oleh lembaga Koperasi Innovac dan PT. Ugreen Aromatics Internasional.

RelatedPosts

Jelang Berbuka, Rumah Warga di Darussalam Aceh Besar Ludes Terbakar

BBPOM Aceh Temukan 38 Produk Bayi Kedaluwarsa, Dua Retail di Aceh Besar Langgar Ketentuan

Wagub Aceh Minta Percepatan Nasional Pembangunan Huntap dan Sinkronisasi Data Pascabencana

“Setiap produk yang dihasilkan kemudian dijual oleh mahasiswa USK dan oleh dua lembaga tadi dijual ke seluruh konsumen yang ada di Indonesia melalui marketplace dan bazar-bazar yang ada di Aceh,” kata Faisal saat dihubungi masakini.co, Selasa (20/6/2023).

Setiap minyak nilam yang didapatkan, pihaknya mengolah menjadi produk sekitar 15 hingga 20 persen. Sementara sebagiannya diekspor ke luar negeri seperti Amerika, Eropa, Kanada, Korea dan beberapa negara lainnya.

“Biasanya masyarakat menjual sebanyak 2 hingga 15 kilogram. Jika rutin tiap bulan maka tembus 500 kilo hingga 1 ton minyak nilam,” pungkasnya.

Namun karena banyaknya permintaan dari negara luar, Faisal mengaku hasil budidaya petani nilam Aceh masih mencukupi.

Hanya saja masih ada beberapa kendala sehingga menjadi tantangan industri nilam di wilayah ujung barat pulau Sumatera ini.

Ia mencontohkan, hingga saat ini masyarakat Aceh membudidayakan nilam masih secara tradisional, dimana menanam nilam masih menggunakan cangkul bahkan masih secara kecil-kecilan.

Sementara di negara India mereka membudidayakan secara besar-besaran dan sudah menggunakan teknologi canggih sehingga terus berkembang.

“Dari pemerintah maupun lembaga terkait belum menyediakan traktor untuk petani nilam, sehingga mereka kerap melakukan secara manual,” tukasnya.

Faisal berharap, petani tetap terus mengembangkan budidaya nilam meskipun di tengah gejolaknya persaingan mesin-mesin canggih. Apalagi saat ini harga yang ditawarkan begitu baik sehingga ini menjadi peluang besar bagi petani nilam.

“Harganya sudah bagus, jadi petaninya jangan takut menanam, pembelinya sudah jelas dan mereka dapat menanam secara berkelanjutan untuk  kebutuhan U Green dan kebutuhan masyarakat sendiri,” tutupnya.

Tags: Atsiri Research CenterMinyak NilamNilam AcehPenyulingan Nilam
Previous Post

Presiden Joko Widodo Ulang Tahun ke-62 Hari Ini

Next Post

Kuta Padang dan Ujong Kalak Ditetapkan Sebagai Gampong Moderasi

Related Posts

Aroma Nilam Aceh Menggoda Dunia: Wali Kota Illiza Perkenalkan Identitas Baru di INACRAFT

by Ahmad Mufti
5 Oktober 2025
0

MASAKINI.CO - Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, tampil sebagai pembicara di ajang INACRAFT 2025, Jakarta Convention Center (JCC),...

USK Ekspor Minyak Nilam Perdana ke Eropa

by Riska Zulfira
15 Oktober 2024
0

MASAKINI.CO - Universitas Syiah Kuala (USK) bekerja sama dengan Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengekspor 1,4...

Nilam Aceh Mendunia

Petani di Sabang Mulai Budidayakan Nilam

by Alfath Asmunda
10 Juni 2024
0

MASAKINI.CO - Pemerintah Kota Sabang mulai mengetes budidaya tanaman nilam untuk membantu meningkatkan perekonomian masyarakat. Tanaman nilam pun mulai dikembangkan...

Next Post
Kuta Padang dan Ujong Kalak Ditetapkan Sebagai Gampong Moderasi

Kuta Padang dan Ujong Kalak Ditetapkan Sebagai Gampong Moderasi

Polda Aceh Revitalisasi Masjid Baiturrahim dan Makam Syiah Kuala

Polda Aceh Revitalisasi Masjid Baiturrahim dan Makam Syiah Kuala

Discussion about this post

CERITA

Ismatul Rahmi pemeran Hasanah dalam dokudrama NOEH | Foto: dok pribadi

Air Mata Hasanah, Luka yang Tak Terlihat dalam Film Noeh

17 Februari 2026

Menembus Batas Negeri, Perjalanan Naufal Maulana Menggapai Beasiswa Pemerintah Rusia

14 Februari 2026

Meugang, Tradisi Turun-Temurun Aceh Menyambut Ramadan

4 Februari 2026

Ramadan di Tenda: Harapan Pengungsi Kalasegi untuk Rumah yang Terlambat Datang

3 Februari 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co