MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Jumat, Februari 27, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Imam Masykur Tewas Ditangan Paspampres, KontraS Aceh: Ada Potensi Pelanggaran HAM

Alfath Asmunda by Alfath Asmunda
27 Agustus 2023
in Daerah
0

Koordinator KontraS Aceh, Azharul Husna

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Kekerasan (KontraS) Aceh mengecam peristiwa dugaan penganiayaan yang mengakibatkan terbunuhnya seorang warga asal Aceh, Imam Masykur (25) di Jakarta. Kabar ini tersebar luas ke publik pada Sabtu malam (26/8/2023).

KontraS Aceh mempertanyakan simpang siurnya kronologi kasus tersebut. Terlebih, kasus kematian ini diawali dengan tindakan penculikan yang terjadi pada 12 Agustus, atau dua pekan lebih. Sementara korban belakangan diketahui meninggal dan jenazahnya baru bisa diambil pihak keluarga pada Kamis, 24 Agustus, di RSPAD Jakarta Pusat.

RelatedPosts

Aceh Besar Raih Penghargaan BRIN, Nilai IDSD 2025 Tembus 3,80

Kanji Glee Taron, Paduan 44 Dedaunan Hutan yang Jadi Primadona Berbuka di Aceh Besar

Sambai Oen Peugaga, Kuliner Ramadan Penuh Khasiat

Koordinator KontraS Aceh, Azharul Husna mendesak aparat penegak hukum segera melakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap para pelaku. Ia meminta kasus ini harus diadili agar memberikan kepastian hukum bagi korban maupun pelaku. Karena itu, proses hukum harus berjalan secara adil, objektif dan transparan.

“Yang juga paling penting, memberikan akses informasi kepada korban dan keluarga korban, motif dari tindakan jahat pelaku harus dibongkar,” ujar Husna, Minggu (27/8/2023).

Dia menyebut, status terduga pelaku juga penting diungkapkan kepada publik, pasalnya, beredar informasi bahwa pelaku merupakan TNI dan saat ini menjabat sebagai Paspampres.

Jika informasi ini benar, maka diduga kuat terdapat potensi pelanggaran HAM. KontraS Aceh meminta Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) memantau penuh kasus tersebut.

“Paspampres merupakan unit di TNI, maka instansi itu perlu melakukan evaluasi secara menyeluruh dalam lingkaran unit tersebut agar mencegah terjadinya tindakan serupa, ini jelas-jelas pelanggaran yang amat serius,” ujarnya.

KontraS Aceh juga menekankan pentingnya perlindungan dan pemulihan terhadap keluarga korban. Dalam banyak kasus kekerasan yang melibatkan pelaku dari oknum aparat, maka posisi keluarga korban sangat rentan diintimidasi.

Saat penculikan, tutur Husna, pihak keluarga korban bahkan sempat dikirimi video yang merekam korban tengah disiksa oleh para pelaku. Video ini sudah beredar di masyarakat dan menimbulkan kecaman yang meluas.

“Karena itu LPSK perlu memperhatikan kasus ini, serta memberikan perlindungan dan pemulihan terhadap keluarga korban kejadian tersebut menyebabkan keluarga mengalami teror psikis,” kata Husna.

KontraS Aceh juga menyayangkan banyaknya kekerasan yang dilakukan oleh aparat kepada warga sipil. Ini menunjukkan reformasi di sektor keamanan masih jauh dari harapan. Jika tidak dilakukan perubahan nyata, maka impunitas akan terus terjadi dan kasus-kasus serupa akan muncul lagi ke depannya.

“Ada banyak kita dengar kekerasan yang dilakukan aparat negara, perubahan yang dilakukan negara hanya di tahap jargon-jargon saja di institusi baik kepolisian maupun TNI, namun tampak minim komitmen, kita khawatir jargon itu hanya omong kosong,” pungkasnya.

Tags: acehBireuenImam MasykurJakartaKontraS AcehPaspampresTNI
Previous Post

DPRA Berduka, Minta Penyiksaan Warga Aceh di Jakarta Diusut Tuntas

Next Post

Pemerintah Aceh Harap Pelaku yang Membunuh Imam Masykur Dihukum Berat

Related Posts

KontraS Aceh Temukan 7 Dugaan Kekerasan Gender di Pengungsian Aceh Utara

KontraS Aceh Temukan 7 Dugaan Kekerasan Gender di Pengungsian Aceh Utara

by Riska Zulfira
13 Februari 2026
0

MASAKINI.CO - Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan menemukan sedikitnya tujuh dugaan kasus Kekerasan Berbasis Gender (KBG) di...

Lebih dari Dua Bulan Pascabencana, 13 Desa di Aceh Masih Gelap Tanpa Listrik

by Riska Zulfira
11 Februari 2026
0

MASAKINI.CO - Sebanyak 13 desa di wilayah terdampak bencana di Aceh hingga kini masih belum teraliri listrik. Padahal, bencana telah...

Meugang, Tradisi Turun-Temurun Aceh Menyambut Ramadan

by Aininadhirah
4 Februari 2026
0

MASAKINI.CO - Setiap dua hari menjelang Ramadan, Aceh memasuki babak waktu yang berbeda. Jalanan menuju pasar menjadi lebih padat, suara...

Next Post
Pemprov Bakal Vaksinasi Polio Anak di Seluruh Aceh

Pemerintah Aceh Harap Pelaku yang Membunuh Imam Masykur Dihukum Berat

Illiza Kecam Anggota Paspampres Penganiaya Warga Aceh Hingga Meninggal

Discussion about this post

CERITA

Ismatul Rahmi pemeran Hasanah dalam dokudrama NOEH | Foto: dok pribadi

Air Mata Hasanah, Luka yang Tak Terlihat dalam Film Noeh

17 Februari 2026

Menembus Batas Negeri, Perjalanan Naufal Maulana Menggapai Beasiswa Pemerintah Rusia

14 Februari 2026

Meugang, Tradisi Turun-Temurun Aceh Menyambut Ramadan

4 Februari 2026

Ramadan di Tenda: Harapan Pengungsi Kalasegi untuk Rumah yang Terlambat Datang

3 Februari 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co