MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Februari 18, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Cerita

Koloni Melina di Kebun Arabica Darassalam

Syah Antoni by Syah Antoni
30 Agustus 2023
in Cerita
0

Darassalam, peternak lebah madu asal Kampung Tingkem Bersatu, Kecamatan Bukit, Bener Meriah.(Mag. Syah Antoni/masakini.co)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Memakai pelindung wajah dari serangan lebah. Rompi kamuflase. Dilengkapi sarung tangan kuning. Ia mulai beraksi di kebun kopi. Persis jarum masa diangka sembilan.

Pria 32 tahun itu pindahkan stup, kotak budi daya lebah seukuran 40×30 cm dari kebun arabica ke rumah jaga. Di sana, ia pisahkan bee polen dan larva dari setiap sisirnya. Pagi itu, ia panen madu.

RelatedPosts

Air Mata Hasanah, Luka yang Tak Terlihat dalam Film Noeh

Menembus Batas Negeri, Perjalanan Naufal Maulana Menggapai Beasiswa Pemerintah Rusia

Meugang, Tradisi Turun-Temurun Aceh Menyambut Ramadan

“Sarang dimasukkan kembali. Nanti sarang berisi madu yang di panen akan dibuat sarang dan diisi madu kembali,” ujarnya.

Peternak lebah madu itu, warga Kampung Tingkem Bersatu, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah. Namanya Darassalam.

Sarang berisi madu selesai dikumpulkan. Darassalam bergegas membawanya ke dalam rumah. Sarang-sarang diperas lembut, madu kemudian jatuh ke saring, lalu mengalir ke botol kaca berukuran 400 ml.

Hari itu empat botol terisi, hasil panen dua stup lebah. Satu botol madu dihargai Rp150 ribu. Dalam sebulan Darassalam mampu menghasilkan sampai 50 botol madu ukuran 400 ml atau sebanyak 20 liter madu perbulannya.

Ia menjualnya offline dan online. Tidak hanya di Bener Meriah tetapi ke luar daerah seperti Aceh Tengah, Sigli, Banda Aceh dan Sumatera Utara.

Bila dikalikan jumlah botol madu dengan harga jual. Dalam sebulan Darassalam bisa meraup omzet kotor Rp7,5 juta perbulan. Pendapatan yang tergolong besar, lebih tinggi dari Upah Minimum Provinsi (UMP), Ibu Kota Indonesia, Jakarta.

Madu asli produksi Darassalam, Warga Bukit, Bener Meriah.(Mag. Syah Antoni/masakini.co)

Di kebun kopinya, sejumlah lebah dibiarkan terbang bebas. Menurut Darassalam lebah merupakan salah satu indikator banyak atau tidaknya hasil panen. Lebah cukup membantu proses penyerbukan bunga kopi.

Darassalam terus berusaha mengembangkan usahanya. Belakangan, ia mencoba menyatukan dua jenis lebah berbeda dalam satu stup. Perjodohan dilakukan antara lebah lokal, Apis Carena dan lebah impor, Apis Melifera. Ia menamainya Melina.

“Sepertinya pertama kali di lakukan peternak lebah di Aceh. Sementara ada satu koloni yang berhasil. Kita lihat perkembangannya. Bila bagus ya kita lanjutkan,” ungkapnya.

Darassalam mulai ternak lebah tahun 2017. Bermula dari kepincut rasa usai mencicipi madu asli bersama istri di Kampung Panji Mulia, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah. Karena madu mahal, lantas ia ternak lebah.

Mulanya madu Darassalam hanya dibeli warga sekitar. Hasil penjualan digunakan membeli gelodok dan stup. Berikutnya lebah baru dipindahkan ke kotak budi daya. Koloni glodok didapatnya gratis.

Bisnis madunya tak langsung berkembang. Awal merintis, koloni lebahnya sering kabur. Jaringan pemasaran yang sempit turut menjadi kendala. Tapi sekarang ilmunya telah mumpuni. Bahkan sering dipanggil memberi materi.

“Setiap merintis usaha pasti merasakan jatuh bangun. Saya jadikan rintangan sebagai bagian pendewasaan serta peningkatan profesionalisme. Kegagalan adalah guru bagi saya,” pungkasnya.

Laba hasil penjualan di gunakannya membeli gelodok dan stup kemudian satu persatu koloni lebah di pindahkan dari rumah warga ke dalam gelodok dan kotak budi daya. Koloni – koloni tersebut ia dapatkan gratis.

Seiring waktu serta bertambahnya ilmu dan pengalaman, Darassalam kini mampu memperbanyak koloni lebah sendiri tanpa harus memindahkan dari tempat lain.

Selain kekurangan modal, rintangan lain juga di hadapi Darassalam di awal merintis usaha ternak lebah, seperti koloni lebahnya kabur dan kurangnya jaringan pemasaran.

“Setiap merintis usaha pasti merasakan jatuh bangun. Saya jadikan rintangan sebagai bagian pendewasaan serta peningkatan profesionalisme. Kegagalan adalah guru bagi saya,” pungkasnya.

Tags: Bener MeriahBisnis MaduHarga MaduKebun KopiKecamatan BukitKopi ArabicaMadu AsliPeternak Lebah Madu
Previous Post

Juli 2023, Aceh Jadi Provinsi dengan Inflasi Terendah Ketiga di Sumatera

Next Post

Kredit Mikro Tumbuh 11,41%, BRI Makin Tangguh, Cetak Laba Rp29,56 Triliun

Related Posts

Polres Bener Meriah Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Pasutri di Blang Tampu

by Riska Zulfira
6 Februari 2026
0

MASAKINI.CO - Kepolisian Resor Bener Meriah menggelar rekonstruksi kasus perampokan yang berujung pembunuhan terhadap pasangan suami istri di Desa Blang...

Disdukcapil Bener Meriah Pulihkan Kembali Dokumen Korban Bencana

by Aininadhirah
6 Februari 2026
0

MASAKINI.CO - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bener Meriah telah memulihkan kembali dokumen warga yang terdampak bencana alam...

53 Sekolah di Aceh Tengah dan Bener Meriah Rampung Direvitalisasi Anggaran 2025

by Riska Zulfira
29 Januari 2026
0

MASAKINI.CO - Sebanyak 53 sekolah di Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah telah selesai direvitalisasi melalui anggaran tahun 2025 dan...

Next Post
Kredit Mikro Tumbuh 11,41%, BRI Makin Tangguh, Cetak Laba Rp29,56 Triliun

Kredit Mikro Tumbuh 11,41%, BRI Makin Tangguh, Cetak Laba Rp29,56 Triliun

Persiraja Kembali Ditantang Tim Liga Super Malaysia

Discussion about this post

CERITA

Ismatul Rahmi pemeran Hasanah dalam dokudrama NOEH | Foto: dok pribadi

Air Mata Hasanah, Luka yang Tak Terlihat dalam Film Noeh

17 Februari 2026

Menembus Batas Negeri, Perjalanan Naufal Maulana Menggapai Beasiswa Pemerintah Rusia

14 Februari 2026

Meugang, Tradisi Turun-Temurun Aceh Menyambut Ramadan

4 Februari 2026

Ramadan di Tenda: Harapan Pengungsi Kalasegi untuk Rumah yang Terlambat Datang

3 Februari 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co

 

Memuat Komentar...